Share your paradise and culinary and get chance to win IDR 1.000.000

7 Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Traveling dan Cara Menghindarinya


sisil angelin  September 21, 2019  0 Comment

Kesalahan saat traveling acap kali terjadi secara tidak disengaja. Bisa jadi karena si pelancong kurang berpengalaman dalam melakukan perjalanan atau memang kesalahan itu terlanjur menjadi sebuah kebiasaan yang dibenarkan. Apa saja deretan kesalahan yang sering terjadi ketika bepergian dan bagaimana cara untuk mengatasi hal tersebut?

Rentetan Kesalahan Saat Traveling

Sebenarnya, terkadang traveler secara tidak langsung menyadari ada sesuatu yang salah, namun terkadang memilih mengabaikannya. Bisa juga karena banyak orang mempraktikkan hal yang sama lantas membuat si pelancong mencontoh dan mengira bahwa kesalahan umum saat traveling menjadi suatu hal yang wajar. Jadi, apa saja rentetan kesalahan yang sepatutnya dihindari itu?

1. Salah Kostum

Biasanya, tragedi salah kostum terjadi pada tamu undangan saat menghadiri sebuah acara. Tapi, insiden semacam itu juga bisa menimpa traveler. Contohnya, Anda hendak melakukan perjalanan ke daerah dataran tinggi di mana suhu udaranya dingin hingga menusuk tulang. Seharusnya, Anda mengenakan pakaian yang tebal dan hangat, tapi justru memakai baju tipis.

2. Salah Jalan alias Tersesat

Kesalahan saat traveling selanjutnya adalah salah jalan atau tersesat. Hal ini biasanya terjadi saat traveler baru pertama kali mengunjungi wilayah tersebut dan tidak menggunakan jasa pemandu wisata. Bermodalkan GPS yang sering salah memberikan petunjuk, akhirnya waktu tersita untuk mencari jalan yang benar. Asal tidak tersesat ke hutan belantara saja, ya.

3. Overpacking

Mengemas barang bawaan secara berlebihan saat traveling juga bisa menjadi kesalahan yang merepotkan. Kesalahan overpacking biasanya terjadi akibat beberapa kemungkinan :

  • Si pelancong tidak pandai memilah barang yang penting dan tidak untuk perjalanan.
  • Traveler tidak mengetahui medan tujuan sehingga memilih untuk mengemas barang-barang sebanyak mungkin sebagai persiapan.
  • Individu yang bersangkutan terlalu malas untuk mengemas dengan baik.
  • Wisatawan tersebut memiliki kecenderungan OCD sehingga tidak dapat menggunakan barang yang sama lebih dari sekali sehingga barang bawaan membludak.

4. Memesan Tiket di Detik Terakhir

image credit : https://merahputih.com

Kesalahan fatal traveler yang sebaiknya benar-benar dihindari yaitu memesan tiket transportasi pada detik terakhir menjelang keberangkatan. Hal ini tidak perlu dipusingkan bila si pelancong menggunakan kendaraan pribadi ke tujuan, tapi kalau naik transportasi umum seperti kereta api, bus, atau pesawat? Harga tiket yang didapat bisa mencapai 2x lipat.

5. Memesan Hotel Jauh dari Tempat Tujuan

Ketika belum pernah berkunjung sama sekali ke tempat tujuan, traveler cenderung hanya mengandalkan aplikasi-aplikasi booking untuk persiapan kebutuhan akomodasi. Hotel termasuk di dalamnya. Hal inilah yang kemudian memicu terjadinya kesalahan saat traveling. Aplikasi memang menawarkan banyak pilihan hotel dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan reservasi manual.

Tapi, sudah sering terjadi hotelnya ternyata jauh dari tempat wisata yang dituju. Padahal, pemesanan online via aplikasi semacam itu sulit dibatalkan. Kalaupun bisa, pemesan akan dikenakan denda mencapai 10% dari total nilai booking. Kadang juga banyak daftar hotel murah dekat lokasi yang justru tidak masuk dalam penawaran dalam aplikasi tersebut.

6. Tidak Menyimpan Dokumen Penting dengan Baik dan Tanpa Back Up

image credit : https://www.brilio.net

Saat bepergian, ada dokumen-dokumen penting yang dibutuhkan. Contohnya kartu identitas, untuk wisata domestik. Sementara jika melancong ke luar negeri, dokumen yang dibutuhkan lebih banyak lagi, seperti paspor dan visa. Kesalahan traveler yang umum terjadi adalah lalai dalam penyimpanan dokumen padahal tidak memiliki salinannya. Jika sampai terjadi pasti merepotkan sekali, bukan?

7. Pemilihan Waktu yang Tidak Tepat

image credit : https://kumparan.com

Sering kali, traveler juga salah dalam pemilihan waktu perjalanan. Misalnya destinasi tujuan adalah daerah pantai agar dapat berjemur, berenang, snorkeling, dan sebagainya, tapi ternyata sedang musim hujan. Otomatis kegiatan yang sudah direncanakan selama perjalanan itu tidak bisa terlaksana sama sekali. Sayangnya, masih banyak pelancong yang tidak memedulikan hal ini.

Tips Pencegahan Agar Kesalahan Saat Traveling Tidak Terjadi

Lantas bagaimana tips yang efektif untuk menghindari deretan kesalahan saat traveling sebagaimana yang tercantum di atas? Ini dia hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah insiden semacam itu terjadi :

a) Riset Semaksimal Mungkin

Langkah antisipasi kesalahan saat traveling yang pertama adalah dengan melakukan riset atau pengumpulan data sebanyak mungkin. Informasi yang perlu benar-benar diketahui antara lain :

  • Detail informasi tentang lokasi wisata yang dituju.
  • Sarana transportasi umum yang dapat menjangkau.
  • Daftar hotel di sekitar destinasi tujuan.
  • Prakiraan cuaca di tempat tujuan.

b) Mengumpulkan Informasi dan Menyeleksi Transportasi dan Akomodasi

Persiapan kedua agar tidak sampai salah booking hotel dan memesan tiket last minute adalah dengan mengumpulkan informasi sebanyak mungkin perihal transportasi dan akomodasi yang tersedia. Pertimbangkan soal tarif yang ditawarkan dan bandingkan secara saksama dengan para kompetitor. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan hotel dekat tempat wisata dan transportasi termurah.

c) Meminta Bantuan Orang Lain Saat Packing

Kalau Anda memiliki kecenderungan overpacking, sebaiknya minta saran orang lain ketika berkemas. Pastikan Anda meminta tolong orang yang benar-benar pandai berkemas. Pastikan packing barang-barang yang memang dibutuhkan. Prinsip berkemas yang benar untuk traveling adalah hanya menyertakan benda-benda yang bersifat penting seperti peralatan mandi, dokumen, dan pakaian.

d) Menyiapkan Wadah Khusus Untuk Dokumen Penting

Kesalahan saat traveling yang dapat diantisipasi selanjutnya adalah kemungkinan kehilangan dokumen. Siapkan wadah khusus dokumen dan simpan di tempat strategis dalam tas. Usahakan untuk tidak terlalu sering mengotak-atik wadah tersebut kecuali memang benar-benar dibutuhkan. Jangan mencampur dokumen dengan barang lain, terutama yang sering digunakan untuk menghindari risiko kehilangan.

e) Gunakan Jasa Pemandu Wisata

Jika Anda baru pertama kali berkunjung ke suatu tempat, usahakan untuk menggunakan jasa pemandu wisata. Manfaat menggunakan pemandu wisata seperti ini cukup banyak :

  • Dapat mengeksplorasi lebih maksimal tempat-tempat wisata yang ada di daerah tersebut.
  • Menghindari tersesat akibat hanya mengandalkan GPS sebagai penunjuk jalan.
  • Mendapatkan informasi yang lebih baik tentang destinasi tujuan maupun lingkungan sekitarnya.

Kalau Anda merasa keberatan akibat mempertimbangkan soal tarif pemandu yang biasanya sangat tinggi, saat ini sudah banyak yang menawarkan jasa tersebut dengan harga terjangkau. Anda cukup mencari informasinya di situs daring karena banyak yang mengiklankan jasa mereka di internet. Mudah sekali, bukan?

f) Bersikap Ramah dengan Penduduk Lokal

Salah satu cara menghindari kesalahan traveling adalah dengan menjalin hubungan baik dengan penduduk lokal. Ini penting untuk dilakukan bila Anda memilih tidak menggunakan jasa pemandu wisata. Dengan demikian, Anda bisa mengumpulkan informasi-informasi penting. Tidak ada ruginya melakukan hal ini karena informasi yang didapat tidak kalah akurat dari pemandu wisata.

Kesalahan saat traveling memang sangat sering terjadi. Terlebih pada para traveler pemula. Namun, sudah diuraikan pula secara lengkap bahwa hal-hal tersebut juga dapat dihindari. Tentunya, persiapan yang matang sangat dibutuhkan jika ingin mencegah insiden terjadi dalam perjalanan. Lagi pula, langkah-langkah antisipasinya juga tidak sulit sama sekali untuk dipraktikkan, bukan?



Leave a Reply