Share your paradise and culinary and get chance to win IDR 1.000.000

Cerita di Wisata Air Terjun Pengantin Ngawi


Reni  December 18, 2017  0 Comment

Air Terjun Pengantin (ATP) adalah salah satu objek wisata yang sedang hits di Kota Ngawi. Bagi Anda yang suka berpetualang di alam bebas, tempat yang masih asri ini sangat direkomendasikan.

Berlibur ke Air Terjun Pengantin

air terjun pengantin

Kabupaten Ngawi memiliki sebuah destinasi wisata air terjun yang masih perawan dan belum banyak diketahui oleh masyarakat luas. Warga setempat menyebutnya dengan nama Air Terjun Pengantin, yang memiliki tinggi sekitar 12 meter. Uniknya, air terjun ini berasal dari sumber yang berbeda, yang satu dari sungai lahar Gunung Lawu, sedangkan yang lain dari sumber mata air setempat. Karena keberadaannya yang bersandingan seperti halnya pria dan wanita itulah mengapa warga sekitar mengganti namanya dari Grojogan Ndungji atau Jumog menjadi ATP.

Air terjun di Kecamatan Ngrambe tersebut menawarkan pemandangan yang berbeda. Kawasannya benar-benar masih alami dengan nuansa yang sejuk dan nyaman. Anda bisa mendengar gemercik suara airnya yang seolah mengajak berbicara. Anda pun dapat mandi dan berenang di bawah air terjun serta menikmati suasana hutan di sekitarnya.

Objek wisata yang baru diresmikan enam tahun silam oleh Pemerintah Kabupaten Ngawi ini sangat membantu perekonomian warga setempat. Apalagi dari tahun ke tahun selalu ada peningkatan pada jumlah pengunjung. Menurut salah satu perwakilan dari KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) Tirto Hargo Kencana, di hari biasa ada sekitar 300 pengunjung yang datang, sementara pada hari libur membludak hingga 1000 orang. KSM Tirto Hargo Kencana sendiri adalah kelompok masyarakat yang mengelola air terjun tersebut.

Spot Foto di Air Terjun Pengantin

Di tahun 2017 ini, ATP semakin giat berbenah. Terbukti dengan adanya beberapa ornamen baru yang menambah pesona air terjun itu, seperti Jembatan Selfie, terletak tepat di hadapan air terjun. Tidak hanya satu, ada dua jembatan yang kini telah selesai dibangun, yaitu Jembatan Kapal dan Jembatan Cinta. Keduanya sering dikunjungi para kawula muda untuk ber-selfie ria dengan background air terjun. Selain jembatan, ada pula Gazebo Area yang bakal membuat Anda betah menikmati pemandangan alam di sana.

Ornamen-ornamen tersebut merupakan hasil karya KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Negeri Malang tahun 2017 yang telah berkoordinasi dengan Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) setempat.

Mitos Air Terjun Pengantin

Objek wisata air terjun biasanya tidak jauh-jauh dari yang namanya legenda atau mitos, begitu pula dengan ATP. Menurut warga sekitar, barang siapa yang membawa pasangan ke sana, hubungannya akan semakin awet. Mereka juga menyebutkan bahwa, konon dulu ada sepasang kekasih yang berwisata ke ATP. Setelah pulang dari sana, hubungan keduanya semakin langgeng dan awet, bahkan hingga naik ke pelaminan.

Mitos lain yang dipercaya warga sekitar adalah bila ada suami istri yang menyentuh air di area air terjun tersebut, hubungan mereka juga akan langgeng.

Cerita Unik Dibalik Air Terjun Pengantin

Keberadaan ATP tidak terlepas dari seorang tokoh ningrat keturunan Adipatih Gendingan, yakni Eyang Galiman yang merupakan penyiar Islam di Dusun Besek. Saat itu, beliau tertarik dengan adat mantu atau pernikahan warga setempat. Beliau mengatakan ketika daup mantu harus dilakukan sesuai cara agama supaya keturunan sang pengantin kelak berkualitas. Akhirnya, Eyang Galiman dipercaya warga untuk memimpin prosesi pernikahan.

Setiap melakukan ritual, beliau selalu mengawalinya dengan berpuasa, lalu mengambil air suci dari ATP yang diminumkan pada kedua mempelai. Menurutnya, air terjun tersebut adalah lambang dua manusia berbeda jenis yang diciptakan Tuhan YME.

Akses Lokasi Air Terjun Pengantin

ATP terletak di Dusun Besek, Desa Hargomulyo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Untuk menuju ke sana, pengunjung bisa menempuh perjalanan dengan motor, mobil maupun kendaraan umum. Lokasinya sendiri mudah dijangkau dengan akses jalan yang mulus beraspal dan cor. Ada beberapa rute yang bisa dilalui, yaitu:

  1. Dari arah Madiun, Magetan dan Ngawi. Silahkan mengambil rute Ngawi – Paron – Jogorogo – Pasar Ngrambe. Dari situ, Anda bisa menuju ke Desa Hargomulyo atau belok ke selatan pada pertigaan yang terletak 100 meter di timur Pasar Ngrambe sampai pertigaan SDN Hargomulyo 2. Dari sana, lurus saja sekitar 500 meter dan ikuti papan arah hingga Anda tiba di loket masuk.

Bila menggunakan kendaraan umum, pilih bus Jaya Agung jurusan Ngawi-Ngrambe dari Terminal Kertonegoro Ngawi. Selain itu, Anda juga dapat naik bus engkel kecil, turun di Pasar Ngrambe lalu disambung dengan ojek sampai ke lokasi.

  1. Dari arah Sragen, Jalan Raya Solo-Surabaya. Ambil rute Sragen – SPBU Tunjungan – Winong – Sine – Pasar Ngrambe. Setelah itu, pergilah ke arah Hargomulyo hingga sampai di SDN Hargomulyo 2. Lurus dan ikuti petunjuk jalan menuju lokasi air terjun.

Kalau ingin menempuh perjalanan dengan kendaraan umum, silahkan naik bus Harta Sanjaya jurusan Sragen-Sine dari Terminal Pilangsari. Turunlah di Sine dan sambung dengan Andy’s Kencono atau Colt untuk berhenti di Pasar Ngrambe. Alternatif lain bisa dengan bus Gaya Kerja jurusan Sragen-Ngrambe. Anda bisa turun di Pasar Ngrambe dan meneruskan perjalanan dengan ojek menuju lokasi.

  1. Dari arah Widodaren, Jalan Raya Solo-Surabaya. Ambil jalur Terminal Gendingan – Walikukun – Pasar Ngrambe. Selanjutnya, silahkan menuju ke Hargomulyo hingga pertigaan SDN Hargomulyo 2. Dari sana, lurus saja kurang lebih 500 meter sampai loket masuk.

Untuk via kendaraan umum, Anda bisa berangkat dari Terminal Gendingan dan naik Bus Gaya Kerja atau Andy’s Kencono. Setelah turun di Pasar Ngrambe, sambung dengan naik ojek untuk sampai ke lokasi.

Sebelum sampai ke kawasan air terjun, Anda akan melewati jalan yang menanjak. Di musim penghujan, jalanan tersebut sangat sulit karena dipenuhi lumpur. Jadi, disarankan untuk datang pada musim kemarau supaya bisa menikmati pemandangan sekitar dengan nyaman.

Harga Tiket dan Fasilitas Air Terjun Pengantin

Untuk masuk ke tempat wisata ATP, Anda hanya perlu membeli tiket seharga Rp6.000 (sudah termasuk parkir). Fasilitas di lokasi tersebut sudah cukup memadai, mulai dari jalan menuju air terjun yang telah diberi anak tangga berjumlah 300 buah, tempat parkir, toilet, warung makan dengan menu-menu sederhana serta toko souvenir.

Penduduk juga menawarkan akomodasi bagi para pengunjung yang ingin menginap. Cukup membayar Rp30.000,- per malam setiap kamar. Jika memilih paket keluarga, Anda harus membayar Rp200.000,- per malam dan sudah termasuk makan tiga kali sehari.

Tidak perlu khawatir dengan keamanannya, sebab area parkir dijaga oleh warga sekitar. Selain itu, sudah ada papan-papan peringatan untuk mencegah pengunjung menuju ke area berbahaya, terutama di daerah yang rawan kecelakaan, seperti tebing atau jalan yang licin dan semak-semak. Terkadang di semak-semak tersebut terdapat rumput berduri dan hewan liar.

Demikian informasi mengenai tempat wisata recommended di Ngawi. Anda juga bisa mampir ke Gua Jepang dan Perkebunan Teh Jamus yang merupakan ikon wisata kota tersebut setelah puas bermain di Air Terjun Pengantin.



Leave a Reply