5 Makanan Khas Keraton Yogyakarta Kegemaran Para Raja


Fida  September 15, 2021  0 Comment

Makanan Khas Keraton Yogyakarta ini kegemaran para Raja. Yogyakarta dikenal sebagai salah satu daerah yang menawarkan banyaknya tempat wisata, kuliner lezat, hingga berbagai budaya khas. Tidak sedikit wisatawan yang memilih Yogyakarta sebagai lokasi untuk menghabiskan waktu berlibur karena banyaknya tempat wisata yang ditawarkan.

Gudeg menjadi salah satu makanan yang sangat populer di Yogyakarta. Selain itu, Anda dapat menjumpai berbagai jenis makanan lainnya. Namun tahukah Anda ada beberapa makanan khas keraton Yogyakarta yang dikenal lezat dan legendaris? Berikut daftar 5 makanan khas Keraton Yogyakarta yang bisa Anda coba saat berkunjung ke Yogyakarta maupun memutuskan untuk membuatnya sendiri di rumah.

1. Selat Usar

Selat Usar
lifestyle.okezone.com

Salah satu makanan khas Keraton Yogyakarta yang cukup populer adalah selat usar. Selat usar merupakan hidangan yang dikenal sebagai salad versi Jawa. Jika dilihat sekilas, isian selat usar memang tidak jauh berbeda dengan salad yakni berisi mentimun, selada, tomat, telur rebus, dan berbagai isian lainnya.

Hidangan yang satu ini memiliki saus khas yang dibuat dengan berbagai bahan seperti kuning telur, garam, merica, pala, gula pasir, dan cuka. Beberapa bahan yang telah dicampur kemudian ditambahkan dengan air dan mentega. Anda akan dimanjakan dengan cita rasa manis dan asam yang pas. Hampir mirip dengan salad, tetapi hidangan ini memiliki saus dengan rasa yang cocok dengan lidah Indonesia. Karena dibuat dengan menggunakan berbagai bahan yang menyehatkan, tidak heran jika hidangan yang satu ini memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Saat ingin mencoba sensasi lezatnya makanan khas Keraton Yogyakarta yang satu ini, Anda dapat membuatnya sendiri dengan paduan beberapa resep yang ada.

Kuliner ini menjadi makanan pembuka di keraton Yogyakarta yang cukup populer dan dikenal sebagai salah satu hidangan kegemaran Sri Sultan Hamengkubuwono VIII. Hidangan yang satu ini juga merupakan pengaruh kuliner barat pada keluarga Keraton Yogyakarta yang terjadi pada tahun 1921 – 1939.

Gotravelly

Sekar Kedaton: Makan Mewah Ala Keraton Khas Yogyakarta

Paviljoen Koffie Huis & Restoran, Cafe Unik Nan Klasik Di Tengah Kota Surabaya

2. Bistik Djawa

Bistik Djawa
id.quora.com

Ada cukup banyak pilihan makanan khas Keraton Yogyakarta yang populer, salah satunya adalah Bistik Djawa. Hidangan yang satu ini merupakan kuliner bergaya Eropa yang telah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia khususnya Jawa. Bistik Djawa dibawakan pada akhir pemerintahan Hindia Belanda. Tidak hanya terkenal di Yogyakarta, hidangan yang satu ini juga cukup populer di Solo.

Bistik Djawa awalnya dibuat oleh koki Belanda yang memasak dengan berbagai bahan lokal. Pada saat itu, Bistik Djawa sangat disukai oleh Kanjeng Sri Sultan yang menjabat. Bistik Djawa kemudian menjadi salah satu hidangan yang populer dengan cita rasanya yang lezat.

Bistik Djawa dibuat dengan menggunakan bahan utama daging sapi cincang. Dilihat dari tampilannya saja, hidangan yang satu ini sudah sangat menggugah selera. Bistik Djawa memiliki bentuk yang lebih padat jika dibandingkan steak khas Negeri Barat, bentuknya juga cenderung lebih bulat. Hidangan yang satu ini disajikan bersama dengan tambahan sayuran seperti jagung muda, brokoli dan juga wortel. Tidak lupa adanya siraman saus dengan cita rasa khas menjadikan kuliner yang satu ini memiliki kelezatan yang luar biasa. Jika penasaran, anda dapat membuatnya sendiri maupun mencobanya di beberapa restoran di Yogyakarta.

3. Perawan Kenes

Perawan Kenes
tandaseru.id

Pernah mendengar sebutan salah satu makanan khas Keraton Yogyakarta yakni Perawan Kenes? Hidangan yang satu ini merupakan camilan yang dulunya menjadi favorit Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Jika dilihat dari namanya, perawan kenes memiliki arti gadis genit atau lincah.

Tampilan hidangan yang satu ini sangat menggugah selera bukan? Perawan kenes disajikan dengan topping cherry di atasnya. Cara membuat hidangan yang satu ini adalah dengan menggunakan bahan utama pisang kepok kuning. Pisang kepok kuning terlebih dahulu dibelah menjadi dua tetapi dibiarkan tetap menyatu. Langkah selanjutnya adalah mengikat pisang dengan pandan. Setelah itu, pisang kemudian dimasukkan dalam adonan santan kental. Proses memasaknya adalah dengan cara dibakar hingga agak kering.

Camilan yang satu ini cocok dinikmati untuk bersantai bersama satu cangkir teh atau kopi. Proses pembuatannya yang mudah menjadikan siapapun dapat mencobanya sendiri di rumah. Tidak hanya dikenal sebagai makanan khas Keraton Yogyakarta, perawan kenes juga dikenal menyehatkan. Cita rasanya yang lezat dan khas membuat siapapun tertarik untuk mencobanya. Saat berkunjung ke Yogyakarta, tidak ada salahnya untuk berburu jajanan perawan kenes.

4. Sup Timlo

Sup Timlo
kompas.com

Sup timlo menjadi salah satu makanan khas Keraton Yogyakarta menawarkan cita rasa lezat dan gurih. Sesuai dengan namanya, hidangan yang satu ini merupakan sup berkuah dengan berbagai isian yang khas. Dulunya ini juga merupakan makanan khas Keraton Solo yang dibawa oleh Sultan Ke Keraton Yogyakarta. Akhirnya, sup timlo menjadi makanan favorit Sultan Hamengkubuwono X.

Kuah timlo dikenal kaya akan rempah-rempah dan dibuat dengan tambahan kuah kaldu ayam. Beberapa isian yang ditawarkan diantaranya mie soun, wortel, telur pindang, telur gulung, udang, empal, hati ayam, daging ayam, dan juga jamur. Hingga saat ini, sup timlo tidak hanya terkenal di Yogyakarta tetapi juga populer di daerah Solo.

Hidangan yang satu ini memiliki tampilan yang sangat menarik serta aroma yang sangat menggugah selera. Hangatnya hidangan berkuah ini sangat cocok dinikmati saat cuaca dingin. Karena memiliki berbagai bahan yang mudah dijumpai, tidak heran jika sup yang satu ini sangat mudah dibuat sendiri di rumah.

5. Dendeng Age

Makanan Khas Keraton Yogyakarta
sajiansedap.grid.id

Salah satu makanan khas Keraton Yogyakarta yang dikenal lezat adalah Dendeng Age. Makanan yang satu ini merupakan hidangan yang sangat digemari oleh Sultan Hamengkubuwono VII.

Seperti dendeng pada umumnya, Dendeng Age juga dibuat dengan bahan utama daging yang kaya protein. Dendeng dibuat dengan daging sapi yang diolah khas dendeng kering dan disangrai bersama dengan parutan kelapa. Tidak lupa adanya berbagai varian rempah yang digunakan juga menjadikan hidangan yang satu ini memiliki cita rasa lezat dan khas.

Dendeng Age menjadi salah satu makanan khas Keraton Yogyakarta yang dapat Anda jumpai di beberapa tempat makan di Yogyakarta. Karena berbagai bahan yang digunakan sangat mudah dijumpai, hidangan yang satu ini juga dapat dibuat sendiri dirumah dengan banyaknya pilihan resep yang ada. Empuknya daging yang berpadu dengan olahan parutan kelapa menghasilkan cita rasa khas.

Nah itulah daftar 5 makanan khas Keraton Yogyakarta yang populer dan masih dikenal hingga saat ini. Beberapa makanan tersebut masih bisa dijumpai di beberapa tempat makan di Yogyakarta. Dari kelima makanan diatas, hidangan manakah yang tampak paling menggugah selera dan ingin Anda coba?



Leave a Reply