Tantang Andrenalimu! Tapaki 10 Puncak Tertinggi di Dunia


Reni  December 19, 2019  0 Comments



Kita semua tahu bahwa puncak gunung tertinggi di dunia adalah Gunung Everest. Hal ini adalah sebuah pengetahuan umum dimana hampir seluruh orang di dunia ini mengetahuinya. Hal tersebut bukanlah sebuah rahasia lagi. Namun, perlu Anda ketahui bahwa tidak banyak orang yang tahu bahwa setidaknya ada 10 puncak tertinggi di dunia termasuk Gunung Everest.
Tentunya, dengan kecanggihan teknologi dewasa ini, kita dapat dengan mudah mengetahui gunung-gunung super tinggi yang dapat kita daki. Tak terkecuali dalam artikel ini. Kami akan memberikan informasi seputar gunung-gunung tinggi mana sajakah yang harus masuk dalam bucket list Anda.Berikut puncak tertinggi dunia idaman para pendaki


1. Gunung Everest

Everest
bbc.com


Seperti yang telah kami jelaskan pada Anda di awal paragraf, Gunung Everest merupakan gunung tertinggi di dunia dan berada pada daftar gunung yang ingin didaki oleh semua orang. Tidak heran apabila kemudian Gunung Everest menjadi gunung pertama yang akan kita bahas kali ini.
Sebagai informasi, Gunung Everest memiliki puncak kurang lebih 8.848 meter di atas permukaan laut. Gunung Everest sendiri terletak di perbatasan antara Nepal dengan daerah otonom Tibet. Secara resmi, pendaki pertama yang mampu mendaki Gunung Everest hingga ke puncaknya adalah Sir Edmund Hillary dan Tenzing Norgay pada tahun 1953. Diperkirakan, terdapat lebih dari 200 lebih jasad manusia yang ditemukan di Gunung Everest. Jasad mereka semua masih terjaga keutuhannya sebab suhu dingin yang sangat ekstrem di Gunung Everest.

Gotravelly

EXPLORE GUNUNGKIDUL – Puncak Kosakora, Surga Tersembunyi Di Gunungkidul Yogyakarta

HeHa Sky View ; Tempat Wisata Baru Di Jogja Yang Tawarkan Pemandangan Dari Ketinggian!


2. K2 atau Gunung Godwin-Austen atau Gunung Chhogori

Godwin-Austen
mountainplanet.com


Gunung kedua dalam daftar puncak tertinggi di dunia adalah Gunung K2 atau biasa disebut juga dengan Gunung Godwin-Austen atau juga Gunung Chhogori. Gunung K2 ini memiliki ketinggian kurang lebih 8.611 meter di atas permukaan laut. Gunung ini terletak di perbatasan antara Cina dan Pakistan.
Sisi gunung yang berada di Cina dinilai memiliki tingkat kesulitan serta bahaya yang tinggi. Jadi, biasanya, orang-orang akan memulai untuk mendaki gunung ini melalui sisi yang berada di Pakistan. Selain Pegunungan Annapurna, Gunung K2 ini memiliki tingkat kematian yang tinggi dibanding gunung lainnya dengan ketinggian melebihi 8.000 meter. Kira-kira, satu dari empat pendakian akan mengalami keguguran. Sehingga, tidak heran apabila gunung ini memiliki julukan sebagai Savage Mountain.


3. Gunung Kangchenjunga

Kangchenjunga
indoranking.com


Gunung berikutnya adalah Gunung Kangchenjunga. Gunung ini, selain memiliki nama yang cukup sulit untuk dilafalkan, juga merupakan gunung tertinggi ketiga di dunia. Gunung ini terletak di perbatasan antara Nepal dan India. Gunung Kangchenjunga memiliki ketinggian kurang lebih 8.586 meter di atas permukaan laut.
Gunung Kangchenjunga ini terletak kira-kira 125 kilometer dari Gunung Everest. Gunung Kangchenjunga juga merupakan gunung tertinggi kedua di Himalaya dengan Gunung K2 berada di daerah Karakorum. Hingga tahun 1852, Gunung Kangchenjunga masih dianggap sebagai gunung tertinggi di dunia. Namun, setelah melakukan perhitungan yang tepat, ditemukan bahwa Gunung Everest adalah gunung tertinggi di dunia dan Gunung Kangchenjunga berakhir pada peringkat ketiga.


4. Gunung Lhotse

Lhotse


Gunung berikutnya adalah Gunung Lhotse yang memiliki ketinggian kurang lebih 8.516 meter di atas permukaan laut. Yangmana kemudian, gunung ini menjadi gunung tertinggi keempat di dunia. Gunung ini bertetangga dengan Gunung Everest yangmana kemudian menjadi bagian dari Masif Everest.
Puncak Gunung Lhotse berada di perbatasan antara daerah Khumbu di Nepal dan Tibet. Pendakian pertama pada gunung ini dilakukan pada tahun 1956 oleh sekelompok orang Swiss yang dibentuk oleh Ernst Reiss dan Fritz Luchsinger.
Menariknya, ada pula Lhotse Middle yang merupakan cabang puncak Gunung Lhotse dengan ketinggian mencapai 8.410 meter. Yangmana, puncak ini belum memiliki puncak hingga 8000 meter tingginya hingga tahun 2001. Meskipun memiliki puncak yang lebih rendah daripada Gunung Lhotse, Middle dianggap sebagai gunung tersulit untuk didaki.


5. Gunung Makalu

Makalu
liveabout.com


Gunung berikutnya adalah Gunung Makalu yang memiliki tinggi kurang lebih 8.485 meter di atas permukaan laut. Gunung ini terletak 19 kilometer sebelah tenggara Gunung Everest. Lebih tepatnya, Gunung Makalu ini terletak di perbatasan antara Nepal dan Cina. Gunung ini terkenal akan puncaknya yang berbentuk piramida. Pendakian pertama gunung ini dilakukan oleh Lionel Terray dan Jean Couzy pada tahun 1955.
Gunung Makalu dinilai sebagai gunung yang paling sulit untuk ditaklukkan karena letak gunung yang terpencil. Yangmana kemudian, gunung ini memiliki banyak sekali tepi-tepi yang sangat terjal. Tidak hanya itu, untuk mencapai puncak, Anda haruslah menguasai teknik panjat tebing dan es.


6. Gunung Cho Oyu

Cho Oyu
alpineinstitute.com


Gunung berikutnya yang tak kalah sulit untuk ditaklukkan adalah Gunung Cho Oyu. Meskipun kelihatannya Gunung Cho Oyu mudah untuk didaki seperti sedang berjalan-jalan di taman, Gunung Cho Oyu ini memiliki ketinggian kurang lebih 8.188 meter di atas permukaan laut. Dibandingkan dengan gunung-gunung lainnya, Gunung Cho Oyu dianggap yang paling mudah untuk didaki karena aksesnya yang mudah serta kemiringan lereng yang sedang.
Gunung Cho Oyu pada dasarnya memiliki arti Turquoise Goddess. Gunung ini terletak di perbatasan antara Cina dan Nepal. Pendakian pertama yang dilakukan pada gunung ini dilakukan oleh dua orang dari Austria yang bernama Joseph Jöchler dan Herbert Tichy dan satu orang dari Nepal yang bernama Pasang Dawa Lama pada tahun 1954.


7. Gunung Dhaulagiri

Dhaulagiri
beautifulworld.com


Dengan ketinggian kurang lebih 8.167 meter di atas permukaan laut, Gunung Dhaulagiri merupakan gunung tertinggi ketujuh didunia. Gunung ini terletak di Nepal dan pertama kali didaki oleh sekelompok yang terdiri dari orang Swiss, Austria, dan Nepal pada tahun 1960.
Menariknya, Gunung Dhaulagiri ini sempat dinobatkan sebagai gunung tertinggi di dunia pada tahun 1808 yangmana kemudian posisi itu digantikan oleh Gunung Kangchenjunga pada tahun 1838 dan kemudian diambil alih oleh Gunung Everest pada tahun 1858.


8. Gunung Manaslu

Manaslu
high5adventures.com


Menjadi gunung tertinggi kedelapan adalah Gunung Manaslu. Gunung Manaslu terletak di bagian barat Nepal dan memiliki ketinggian kurang lebih 8.163 meter di atas permukaan laut. Pendakian pertama pada gunung ini dilakukan oleh Toshio Imanishi dari Jepang dan Sherpa Gyalzen Norbu dari Nepal pada tahun 1956.


9. Gunung Nanga Parbat

Nanga Parbat
npr.org


Gunung tertinggi kesembilan adalah Gunung Nanga Parbat. Puncak gunung ini kurang lebih sekitar 8.126 meter di atas permukaan laut. Gunung Nanga Parbat ini terletak di Gilgit-Baltistan, sebuah daerah di Pakistan. Gunung ini terletak di bagian paling barat di Himalaya dan juga merupakan gunung dengan ketinggian lebih dari 8.000 meter yang terletak di paling barat dunia. Pendakian gunung ini dilakukan oleh kelompok ekspedisi yang terdiri dari orang Jerman dan Austria pada tahun 1953.
Gunung ini dijuluki sebagai Killer Mountain dan Huge Mountain karena ukurannya yang besar serta sulit untuk didaki. Terdapat pula Rupal Face yang memiliki ketinggian kurang lebih 4.600 meter. Rupal Face ini terletak di bagian selatan Gunung Nanga Parbat.


10. Pegunungan Annapurna

Annapurna
tirto.id


Gunung yang terakhir yang berada di daftar puncak tertinggi di dunia adalah Pegunungan Annapurna. Sebenarnya, pegunungan ini adalah masif di Himalaya yang terdiri dari 30 gunung yang memiliki ketinggian lebih 6.000 meter. Namun, satu-satunya gunung di masif yang mencolok adalah Gunung Annapurna I yang memiliki ketinggian kurang lebih 8.091 meter.
Gunung yang terletak di bagian utara Nepal ini dianggap sebagai gunung yang paling sulit dan berbahaya untuk didaki. Pendakian pertama pada gunung ini dilakukan pada tahun 1950 oleh kelompok ekspedisi dari Perancis yang dipimpin oleh Maurice Herzog dan Louis Lachenal.



Leave a Reply

One Response
  1. Erlangga says:

    Keren nih, bisa banget jd referensii. Terimakasih…