Perkaya Wawasan Di 10 Wisata Budaya di Yogyakarta


prita  October 25, 2020  0 Comment

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang sangat kental akan budaya. Yogyakarta terkenal memiliki banyak sekali Wisata Budaya di Yogyakarta yang menarik banyak perhatian wisatawan karena hingga saat ini masih tetap dilestarikan. Jika berlibur ke Yogyakarta, rasanya belum lengkap jika tidak berkunjung ke sejumlah wisata budayanya. Nah, buat kamu yang tertarik untuk berwisata budaya di Jogya, berikut ini adalah daftar 10 Wisata Budaya di Jogya yang pantang untuk kamu lewatkan

1. Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat

keraton ngayogyakarta hadiningrat
indonesiakaya.com

Wisata budaya di Jogya yang pertama adalah Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Keraton ini sampai saat ini masih menjadi istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan menjadi ikon wisata di Jogya.

Selain menjadi tempat tinggal Sultan Jogya, keraton ini juga memiliki kompleks yang diperuntukkan sebagai museum yang menyimpan berbagai koleksi milik Sultan Keraton sejak Zaman dahulu. Seperti gamelan, pusaka dan masih banyak lagi lainnya.

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini juga dikenal sebagai pusat dari museum kebudayaan Jawa yang ada di Yogyakarta serta menjadi panduan perkembangan budaya Jawa. Selain berkunjung ke museumnya, keraton ini juga sering diadakan kegiatan seni dan budaya pada waktu-waktu tertentu, seperti pertunjukan tari klasik yang biasanya dihelat pada hari Minggu.

Gotravelly

Hutan Pinus Pengger, Destinasi Hits Jogjakarta Bikin Seger

Taman Sari Yogyakarta ~ Peninggalan Kerajaan Masa Lampau Yang Ramai Dikunjungi Wisatawan

2. Tamansari

tamansari
blog.tripcetera.com

Wisata budaya di Jogya selanjutnya adalah Tamansari. Wisata ini memang masih berhubungan juga dengan Kesultanan Yogyakarta pasalnya Tamansari dulunya menjadi tempat rekreasi bagi Keluarga Sultan dan seluruh kerabat istana.

Tamansari ini merupakan peninggalan dari Sultan Hamengkubuwono I, dimana kamu bisa menemukan lokasi bangunan berupa Sumur Gemuling. Sumur ini merupakan bangunan bertingkat yang lantai bawahnya berada di bawah tanah. Dulunya Sumur Gemuling ini digunakan sebagai tempat ibadah oleh Sultan.

Tak hanya sebagai tempat rekreasi dan beristirahat, Tamansari ini dulunya juga sering digunakan sebagai tempat persembunyian bagi kerabat dan keluarga Sultan saat mendapat serangan dari musuh.

3. Museum Ullen Sentalu

museum ullen sentalu
pegipegi.com

Museum Ullen Sentalu juga menjadi salah satu lokasi wisata budaya di Jogya yang tak boleh kamu lewatkan. Museum ini merupakan museum swasta yang ddidirikan oleh Keluarga Haryono dan saat ini dikelola oleh Yayasan Ulating Blencong.

Museum Ullen Sentalu ini didirikan pada tahun 1994 dan baru diresmikan 23 tahun kemudian pada 1 Maret 2017. Museum ini berlokasi di kawasan kaki Gunung Merapi, tepatnya di kawasan Taman Kaswargan di Kaliurang. Museum ini memiliki cerita tentang empat Keraton di Solo dan Yogyakarta pada masa lampau.

4. Museum Sonobudoyo

Museum Sonobudoyo
sonobudoyo.com

Wisata budaya di Jogya yang patut untuk kamu kunjungi selanjutnya adalah Museum Sonobodoyo. Sama halnya dengan Tamansari, museum ini juga berada di kawasan Keraton Yogyakarta, tepatnya di seberang barat Alun-alun Utara Keraton.

Museum Sonobodoyo ini merupakan museum sejarah dan kebudayaan Jawa yang menyimpan berbagai koleksi yang berkaitan dengan budaya dan sejarah Jawa. Tak hanya itu, museum ini dianggap sebagai museum dengan koleksi yang paling lengkap, hal ini dikarenakan museum ini memiliki koleksi patung perunggu dari abad ke-8 dan keramik yang merasal dari jaman Neolitik.

Koleksi lain yang bisa kamu temukan di museum ini adalah berbagai macam bentuk wayang kulit dan senjata tradisional Jawa, seperti keris dan topeng. Hal menarik lain yang ditawarkan oleh Museum Sonobudoyo ini adalah pertunjukan wayang kulit yang diiringi dengan gamelan yang dihelat pada malam harinya.

5. Museum Batik

museum batik
jogjastay.com

Museum Batik ini juga menjadi salah satu wisata budaya di Jogya yang menarik untuk dikunjungi. Museum ini merupakan museum batik pertama di Yogyakarta dan pernah mendapatkan penghargaan dari MURI pada tahun 2001.

Museum Batik ini menyimpan setidaknya 1.259 koleksi seputar dunia batik, mulai dari berbagai jenis kain batik hingga berbagai peralatan membatik. Koleksi pralatan membatik yang bisa kamu temukan disini seperti canting tulis, canting cat, bahan warna tradisional dan malam batik. Tak hanya itu, kamu pun bisa melihat koleksi batik tertua yang dibuat di tahun 1840.

6. Candi Prambanan

candi prambanan
riaupos.jawapos.com

Wisata budaya di Jogya yang satu ini juga menjadi destinasi wisata utama saat berkunjungke Yogyakarta, yaitu Candi Prambanan. Candi Prambanan merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 oleh Raja Wamca Sanjaya dan telah ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO.

Candi Prambanan ini berada di perbatasan antara Provinsi Yogyakarta dan Klaten di Jawa Tengah dan menjadi magnet bagi wisatawan lokal dan mancanegara. Waktu terbaik untuk berkunjung ke Candi Prambanan adalah saat sore hari menjelang matahari terbenam dimana kamu bisa menikmati indahnya pemandangan matahari terbenam diantara candid an pada malam harinya kamu bisa menikmati pertunjukan drama dan tari di Sendratari Ramayana.

7. Kotagede

 Kotagede
asiamedan.com

Kotagede juga menjadi destinasi Wisata Budaya di Yogyakarta yang tak boleh kamu lewatkan begitu saja. Kotagede adalah sebuah kawasan yang berada di Yogyakarta dan menyimpan bayak kisah sejarah, terutama sejarah yang berkaitan dengan Kerajaan Islam Mataram.

Diberi nama Kotagede karena dulunya kawasan ini merupakan sebuah desa kecil yang ditinggalkan oleh warganya dan menjadi hutan. Kemudian Ki Gede Pemanahan membangun kembali kawasan ini karena mendapatkan kekuasaan dari Sultan Hadiwijaya. Lalu kawasan ini semakin ramai dan munculah istilah Kotagede atau Kota Besar.

Di kawasan Kotagede iin banyak ditemukan bangunan kuno yang usianya ratursan tahun yang menjadi saksi bisu berkembangnya kebudayaan Mataram pada abad ke-16. Tak hanya itu, kawasan Kotagede ini juga banyak ditemukan pengrajin perak dan batik yang bisa kamu temui.

8. Desa Wisata Tembi

Desa Wisata Tembi
pidjar.com

Desa Wisata Tembi ini juga menjadi salah satu wisata budaya di Jogya yang menarik untuk dikunjungi. Desa Wisata Tembi ini berada di kabupaten Bantul, Yogyakarta dan menawarkan suasana pedesaan yang sangat kental dengan budaya Jawa.

Disini kamu bisa belajar untuk membuat kesenian batik hingga belajar untuk membuat beberapa sajian tradisional Jogya seperti tempe dan sangon. Kegiatan yang ditawarkan di desa wisata ini terbilang cukup menarik dan tidak mudah untuk ditemukan di kawasan lain pastinya. Tak hanya belajar membuat berbagai kerajinan seperti batik dan tembikar, kamu pun bisa belajar untuk menanam padi di sawah, menangkap itik dan belut, naik dokar keliling desa hingga berlajar bermain angklung.

9. Museum Affandi

museum affandi
heikaku.com

Wisata Budaya di Yogyakarta selanjutnya adalah Museum Affandi. Museum ini sebenarnya adalah tempat tinggal sekaligus studio milik Affandi yang merupakan seorang pelukis terkenal di Indonesia.

Di museum ini kamu tentunya bisa menikmati lukisan karya Affandi dan karya pelukis lainnya. Karya seni yang disimpan di museum ini tentunya mampu membuat siapapun takjub karena keindahannya. Kamu pun bisa naik ke Menara dan melihat keseluruhan komplek bangunan museum ini. Jika sudah lelah menjelajah, kamu bisa bersantai sejenak di Café Loteng untuk makan sambil menikmati suasana disekitar museum.

10. Masjid Gedhe Kauman

Masjid Gedhe Kauman
myjogja.id

Wisata Budaya di Yogyakarta yang terakhir adalah Masjid Gedhe Kauman. Masjid ini juga berada dikompleks Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan menjadi masjid Kesultanan yang sampai saat ini masih ada.

Masjid ini berlokasi di sebalah barat Alun-alun Yogyakarta dan didirikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I dan Kyai Fatih Ibrahim Diponingrat. Masjid Gedhe Kauman ini juga menjadi simbol Kerajaan Islam Mataram di Yogyakarta. Tak hanya itu, masjid ini juga menjadi salah satu masjid tertua di Indonesia karena telah berdiri sejak tahun 1773.



Leave a Reply