Menapaki Indahnya Coban Rondo, Air Terjun Legendaris Dengan Pemandangan Asri

coban rondo

pritagizela | Traveler
Malang, Jawa Timur, Indonesia | Waterfall
20 Nov 2020


Menapaki Indahnya Coban Rondo, Air Terjun Legendaris Dengan Pemandangan Asri
Sejak lama Coban Rondo memang dikenal sebagai salah satu wisata Malang yang paling banyak dikunjungi. Pemandangannya yang menawan dan kisah dibaliknya tentu menjadi daya tarik tersendiri..

How to Get There

Setelah puas menjelajah Taman Labirin yang cukup menyesatkan, saatnya melanjutkan perjalanan ke Coban Rondo, air terjun yang legendaris di Malang. Dari kawasan Taman Labirin tadi jaraknya Cuma 2 kilometer aja guys dan sepanjang perjalanan kamu akan dimanjakan dengan pemandangan hutan yang sejuk.

Air terjun Coban Rondo ini berlokasi di Jalan Coban Rondo, Pujon, Malang. Untuk menuju kesini, aku saranin buat naik kendaraan pribadi aja ya guys. Tempat parkir untuk kendaraan pribadi disini cukup luas kok, tapi kalian harus hati-hati yak arena jalanannya lumayan curam.

Sesampainya di kawasan Coban Rondo ini aku langsung parkir kendaraan yang mana ngga perlu bayar lagi guys, karena udah include dalam tiket terusan yang udah dibayar diawal tadi, yaitu Rp 35.000,- untuk tiket terusan dan Rp 4.000,- untuk parkir kendaraan roda dua.

Menapaki Indahnya Coban Rondo, Air Terjun Legendaris Dengan Pemandangan AsriArea parkir Coban Rondo

What to Do

 

Coban Rondo ini memang sudah lama jadi tempat wisata yang sering dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Terakhir kali kesini aku waktu ada wisata bareng temen-temen sekolah waktu SD dan itu udah lama banget guys.. hahaha..

wisata  Coban Rondo

rekomndasi wisata alam di batu

Anyway, pemandangan dari Coban Rondo ini ngga berubah. Udaranya masih sejuk dengan pemandangan hijau yang mengelilinginya. Untuk menuju ke air terjunnya kalian harus jalan kaki lagi dari tempat parkir guys, tapi ngga jauh kok. Selama perjalanan menuju air terjun, biasanya wisatawan akan disambut dengan monyet-monyet liar yang hidup di hutan sekitar air terjun tersebut.

Menapaki Indahnya Coban Rondo, Air Terjun Legendaris Dengan Pemandangan AsriJalanan menuju air terjun

coban rondo obyek wisata di batuPatuhi protokol kesehatan ya guys..

Coban Rondo berada diatas ketinggian 1.135 meter diatas permukaan laut yang airnya bersumber dari mata air dari Cemoro Dudo, di lereng Gunung Kawi. Air terjun ini memiliki debit air 150 liter per detik saat musim hujan dan 90 liter per detik saat musim kemarau. Saat aku berkunjung kemarin, debit air terjunnya lumayan deras. Dibawah ada kolam alami juga yang sayangnya pengunjung ngga boleh buat berenang disana.

air terjun di batu

Air terjun Coban Rondo ini memang selalu memikat siapapun yang datang. Pengunjung bisa melihat dan menikmati keindahan air terjun yang deras dengan keindahan alamnya yang eksotis. Ditambah lagi dengan udara yang sejuk juga keindahan pegunungan yang ada di kawasan ini.

Di balik keindahan air terjun Coban Rondo ini ternyata menyimpan cerita legenda yang cukup menarik untuk diulik. Asal mula dari nama Coba Rondo ini dari kisah yang konon masih dipercaya sampai saat ini. Legenda ini bermula dari pasangan pengantin yang baru menikah, yaitu Dewi Anjarwati dari Gunung Kawi dan Raden Baron Kusuma dari Gunung Anjasmoro. Saat itu usia pernikahan mereka memasuki usia selapan atau sekitar 36 hari. Menurut adat Jawa, saat pengatin masih berusia Selapan, masih belum diperbolehkan untuk meninggalkan rumah cukup jauh.  

Menapaki Indahnya Coban Rondo, Air Terjun Legendaris Dengan Pemandangan Asri

Saat itu mereka hendak bepergian menuju rumah Dewi Anjarwati yang berada di Gunung Kawi, namun dilarang oleh orang tua dari Raden Baron Kusuma. Meskipun begitu mereka tetap pergi. Hingga akhirnya di tengah perjalanan, mereka berdua bertemu dengan Joko Lelono, yang kemudian terpikat dengan kecantikan Dewi Anjarwati.

Dewi Anjarwati kemudian disembunyikan di area yang aman. Saat itu, kawasan air terjun atau Coban merupakan kawasan yang cukup aman sehingga Dewi Anjarwati bersembunyi di air terjun. Dibalik itu, Raden Baron dan Joko Lelono bertarung sengit guna memperebutkan Dewi Anjarwati. Sayangnya, mereka berdua tewas sehingga membuat Dewi Anjarwari menjadi Janda atau Rondo. Inilah yang membuat air terjun ini mendapat julukan sebagai Coban Rondo.

Air terjun ini memang dipenuhi dengan bebatuan yang besar dan salah satu bebatuan yang besar tersebut dipercaya sebagai tempat duduk Dewi Anjarwati saat ia bersembunyi menanti suaminya.

air terjun terindah di batu
Menarik sekali ya guys? Selain menjadi tempat wisata alam yang memukau, kawasan air terjun ini juga bisa menjadi sarana wisata sejarah dan edukasi yang cukup menarik untuk dikunjungi. Tertarik untuk berkunjung?

 

Tips and Trick
  • Gunakan kendaraan pribadi.
  • Pakai alas kaki yang nyaman.
  • Berhati-hati dengan barang bawaan karena banyak monyet.
  • Jaga kebersihan.
  • Patuhi protocol kesehatan.
Where to Stay
SUGGESTED PARADISE
No data.
SUGGESTED CULINARY
No data.