Bukit Pampaea: Bukit Teletabis yang Menghampar di Bumi Bombana

bukit pampaea

pribadiganda | Tourist
Bombana, Sulawesi Tenggara, Indonesia | Hiking & Trekking
01 Apr 2020


Bukit Pampaea: Bukit Teletabis yang Menghampar di Bumi Bombana
Menghampar seluas sekitar 1.500 hektar, Bukit Pampaea adalah salah satu wisata alam perbukitan di Sulawesi Tenggara yang banyak dicari wisatawan.

How to Get There

Bila Anda senang berwisata sambil mendaki ke daerah pegunungan atau perbukitan, cobalah berkunjung ke bukit Pampaea. Areanya yang cukup luas dan bisa disaksikan dengan jelas dari jalan poros provinsi, membuat tempat wisata ini sebagai spot cantik untuk berfoto.

Tidak hanya menjadi spot berfoto, bukit Pampaea juga mudah untuk dijelajahi. Ada begitu banyak bukit bergelombang yang dipenuhi rerumputan dan cukup landai. Karena itu pula bukit ini dinamakana oleh penduduk sekitar sebagai Bukit Teletabis.

bukit pampaea
bukit pampaea
Untuk mengunjungi tempat ini, Anda hanya butuh menempuh jarak sekitar 150 kilometer atau perjalanan empat jam dari Kota Kendari, ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara. Jalur awal pendakian pun berada di beberapa titik, sehingga memudahkan wisatawan untuk menjelajahinya.

Salah satu jalur pendakian yang banyak diambil oleh wisatawan adalah melalui area Taman Nasional Rawa Aopa, yang terletak di jalan poros Tinanggea – Lantari Jaya. Dari sana, Anda akan melalui jalan trail yang telah mengalami pengerasan alami karena tanahnya terdiri dari pasir, kerikil, dan bebatuan.

bukit pampaea

What to Do

Saat Anda ingin berkunjung ke bukit Pampaea tapi tidak memiliki tempat penginapan, maka pastikan peralatan berkemah Anda lengkap. Pastinya Anda juga ingin menyaksikan indahnya momen matahari terbit dari Timur di atas perbukitan. Belum lagi sejuknya udara perbukitan akan menambah sensasi pengalaman Anda berada di sana.

Keindahan alam di bukit Pampaea memang tergolong eksotis dan berbeda dari wisata alam lainnya. Ekosistem tumbuhannya tergolong unik, karena rerumputan yang tumbuh tidak begitu tinggi dan melebihi ukuran 50 cm, baik di musim penghujan maupun kemarau.

bukit pampaea
bukit pampaea
Pepohonan pun sangat jarang tumbuh di bukit-bukitnya, karena faktor komposisi tanah yang hanya terdiri pasir, kerikil, dan bebatuan. Karena itu, saat berada di atas salah satu puncak bukit, pemandangan perbukitan tampak landai dan indah. Sejauh mata memandang, seakan hanya tampak kombinasi sempurna warna hijau hamparan bukit dengan warna biru langit di batas horizon.

Selain perbukitan, Anda juga bisa mengunjungi sebuah gua persembunyian bekas peninggalan warga di zaman penjajahan Belanda. Gua tersebut digali hingga sedalam lima meter di salah satu bukit dekat jalan poros, di Desa Kampung Baru. Di dalam gua tersebut terdapat tangga untuk turun ke dalamnya dan di ujungnya ada terowongan vertikal untuk keluar dari dalam gua.

bukit pampaea
bukit pampaea

Tips and Trick
  1. Bawalah peralatan berkemah yang lengkap dan aman saat Anda dan rombongan ingin bermalam di atas bukit

  2. Anda dapat beristrahat dan berbelanja ransum di dekat gerbang masuk Taman Nasional Rawa Aopa, yang berada sejalur dengan jalur awal pendakian ke bukit

  3. Abadikan beberapa momen perjalanan menuju jalur awal pendakian, karena pemandangan yang Anda saksikan belum tentu sama sepanjang jalan
  4. Anda juga dapat melakukan solo tracking tanpa harus melalui jalur awal pendakian utama, karena kaki bukit hanya berjarak paling jauh sekitar satu kilometer dari jalan poros

  5. Senantiasa jaga kebersihan lingkungan tempat wisata dan bawalah plastik sampah untuk mengumpulkan sampah yang mungkin Anda hasilkan selama perjalanan
Where to Stay
Ada beberapa penginapan kecil milik warga yang tersedia di sekitar Taman Nasional Rawa Aopa yang bisa disewa, menuju jalur awal pendakian. Namun lebih baik Anda membawa sendiri peralatan berkemah dan menginap bersama rombongan di lokasi bukit Pampaea.
SUGGESTED PARADISE
SUGGESTED CULINARY