Zulfa | Traveler
Gresik, Jawa Timur, Indonesia | Mangrove Center
14 Feb 2020


Susuri Keasrian Banyu Urip Mangrove Center
Tidah hanya menikmati rindang pepohonana mangrove, di sini kita juga bisa melihat aktifitas nelayan mencari ikan, tempat pengembangbiakan kerrang dan juga pantai yang cakep.

How to Get There

Gunakan kendaraaan Pribadi, karena tidak ada kendaraam umum.

Berada di Kecamatan Ujung Pangkah, Menuju ke Banyu Urip Mangrove Center melewati perkampungan dengan jalan yang sempit, kemudian disusul dengan melewati galangan tambak yang juga sempit. Lebarnya hanya bisa dilewati satu mobil saja. Jadi ketika berpapasan dengan motor, sangat mepet sekali.  Motornya harus minggir dan berhenti. Tapi jangan khawatir, didalam ada tempat parkir yang cukup untuk parkir motor dan mobil.

What to Do

Hari minggu kemarin melakukan wisata hat trick, lho maksudnya? Well maksudnya dalam sehari langsung mengunjungi tiga wisata sekaligus. Tempatnya satu wisata dengan lainnya tak berjauhan. Satu kecamatan. Letaknya juga tak jauh dari rumah, berjarak sekitar 40 KM. Itu hampir sama dengan jarak rumah ke kantor.

Pagi hari pertama kali saya mengunjungi wisata terbaru, Wisata Setigi. Selo Tirto Giri. Selanjutnya kami (saya, anak dan teman mbolang beserta keluarganya) menuju wisata kekinian yakni WAGOS, wisata alam Gosari, keduanya berada di bukit di wilayah bekas pertambang kapur. Terakhir, ketika menjelang sore kami mengunjungi Banyu Urip Mangrove Center.

Meski berada di kecamatan yang sama, Banyu Urip Mangrove Center ini berada di desa berbeda. Jika Setigi dan WAGOS berada di desa Sekapuk, kalau Banyu Urip ini berada di desa BanyuUrip. Letaknya juga berada diujung Utara, berdekatan langsung dengan pantai.

wisata di surabaya


Sampai disini sore sekitar jam tiga, disambut jajaran perahu nelayan diatas sungai lebar diapit rimbun pepohonan mangrove. Suara mesin perahu ikut menyemarakkan sore itu.  Angin berhembut kencang, segar. Nelayan berjalan kesana kemari mempersiakan berlayar sore atau malam nanti.

wisata di surabaya

wisata di surabaya



Masuk ke dalam hutan mangrove, kita melewati sebuah jembatan yang cakep. Jembatan yang kalau menurut anak muda kekinian, jembatan instagramable. Di jembatan ini  berdampingin dengan deretan perahu nelayan berlatar belakang hutan mangrove.

Seperti halnya hutan mangrove lainnya, tersedia jembatan kayu yang panjang untuk menyusuri hutan mangrove. Kanan kiri diapit pohon mangrove. Dari jauh nampak aliran sungai yang digunakan  nelayan menuju ke laut. Sebelah kiri juga terlihat area tambak yang luas, terkadang burung putih bercengkrama disana. Suasana tenang dan asri.

wisata di surabaya

wisata di surabaya


wisata di surabaya



Ditengah hutan, ada tempat pendopo besar. Letaknya menjorok ke sungai. Ada jendela besar menatap langsung ke sungai besar. Pendopo besar ini bisa diunakan untuk bersantai dengan membawa makanan. Atau sekedar duduk duduk santai sambil menatap kawanan burung yang berterbangan diatas sungai. Atau melihat nelayan datang dan pergi membawa hasil laut. Menyenangkan!

wisata di surabaya


wisata di surabaya


wisata di surabaya


Berselehan dengan pendopo besar terdapat pendopo kayu yang lebih kecil dikenal dengan ruang baca. Ada beberapa tumpukan buku didalam. Bacanya lesehan. Tapi kayaknya lebih enak membaca diluar, diatas jembatan, lebih terang dan lebih enak udaranya. Saya pribadi sangat menghargai ruang baca ini. Kapan kapan pingin kesini  next menghabiskan waktu seharian membaca buku berteman mangrove dan kicauan burung.

wisata di surabaya


Terakhir diujung jembatan, ada beberapa spot sederhana untuk berfoto foto, Jembatannya juga sedikit lebar digunakan untuk duduk dan bercengkrama bersama teman dan keluarga. Tempatnya juga asri dan rindang. Dan juga lumayan bersih.

Oh ya, kalau kesini kita bisa menyewa perahu untuk melihat tempat perngembangbiakkan kerang. Sayang sekali saat itu sudah terlalu sore, jadi kami melewati kesempatan ini. Kata penduduk lokal juga ada pantai yang cakep dekat sini, dan hanya bisa dituju dengan jalan kaki atau menggunakan motor. Karena kami datang dengan mobil dan juga terlalu sore, kami lewati dulu kesempatan ini. Mungkin lain kali datang kesini, kami bakalan mengunjungi tempat pengembangbiakan kerang dan juga pantai.

Tips and Trick
  • -          Sebaiknya datang sore hari, suasa lebih segar dan tidak terlalu panas. Juga bisa menikmati Sunset
  • -          Bawa autan karena banyak nyamuk
  • -          Tidak ada tiket masuk, hanya dikenakan biaya parkir saja.
  •  

Where to Stay
Tidak ada penginapan disini. Penginapan terdekat berada di wisata Setigi, yang berjarak sekita 2 KM. Sebagai pilihan penginapan di daerah kota Gresik Yang berjarak sekitar 40 KM.
SUGGESTED PARADISE
SUGGESTED CULINARY