Sego Boranan, Makanan Khas Lamongan Gengan Guyuran Bumbu Spesial

sego boranan

Zulfa | Traveler
Gresik, Jawa Timur, Indonesia | halal
26 Dec 2019


Sego Boranan, Makanan Khas Lamongan Gengan Guyuran Bumbu Spesial
Sego Boranan yang merupakan makanan khas Lamongan Jawa Timur sangat populer ini sajikan nasi, lauk pauk dengan guyuran rasa bumbu merah pedas menggoyang lidah

Jika biasanya saya share seputar kuliner enak di Gresik, kali ini saya mau review kuliner khas daerah sebelah, Lamongan. Apalagi kalau bukan makanan khasnya yang sangat populer yakni Sego Boranan. Tapi tetep ya, belinya di Kota santri, Gresik.

sego boranan


Meski jualannya di Gresik, tapi penjualnya datang langsung dari Lamongan. Karena memang letak kedua daerah tersebut tidak berjauhan. Jualannyaweekendsaja, Sabtu dan Minggu. Lokasinya berada di daerah Gresik Kota baru, GKB. Seperti halnya daerah asalnya, sego boranan dinikmati dengan lesehan.

Saya lihat beberapa pembeli mengantri dan silih berganti pengunjung datang dan pergi. Kebanyakan sih dibungkus ya, untuk dimakan dirumah. Saya sendiri datang setelah senam pagi, jadi lebih enak saya nikmati sambil lesehan.

Sego boranan atau nasi boranan ini berasal dari kata boran. Yakni sebuah wadah yang terbuat dari anyaman bambu. Biasanya digunakan untuk menyajikan nasi.

sego boranan


Seperti halnya, nasi krawu khas Gresik, nadi boran ini juga disajikan diatas daun pisang. Dipincuk istilah jawanya. Sedikit berbeda, nasi boran disini dijasikan diatas piring rotan, kemudian dilapisi kerta minyak, baru dikasih daun pisang.

Kemudian diatas daun pisang disajikan nasi hanga, ditambahkan dengan urap urap, kemudian saya memilih lauknya. Ada banyak pilihan untuk lauknya, ada telur dadar, sate telurayam dan usus, ikan bandeng goreng, gimbal empuk, berbagai macam ikan, termasuk ikan sili. Ikan favourite yang sering disajikan bersama nasi boran. Saya memilih lauk berupa satu tusuk sate yang berisi kuning telur ayam dan usus.

sego boranan


Nasi kemudian diguyur dengan bumbu merah. Bumbu inilah yang menjadi ciri khas sego boranan. Dalam bumbu ini biasanya berisi ayam, saya minta tambahan bumbu beserta ayam bagian sayap. Terakhir ditambahkan rempeyek.

sego boranan


 Nasinya biasa saja, hangat dan punel. Urap urapnya dari sayur kacang panjang dan daun papaya. Bumbu kelapa urap urapnya di sangrai. Rasanya biasa saja, sedikit pedas dan daun pepayanya tidak pahit.

Bumbu merahnya tekturnya kental. Rasanya pedas. Tidak pakai sambalpun sudah terasa pedas. Enak, gurih dan kaya rasa. Lumeran bumbunya banyak banget.  Membuat rasa nasi boranan terasa spesial. Ayam dalam bumbu merah terasa sedikit alot mungkin karena menggunakan ayam kampung. Bumbu merahnya meresap kedalam daging.

sego boranan


Sate jeroan yang terdiri dari telur ayam dan usus juga terasa gurih. Oh ya, telur ayamnya beda, ya. Bukan telur ayam yang berkulit itu. Tapi telur ayam yang masih belum jadi dan masih berada dalam perut ayam. Jika biasanya membeli soto Lamongan, telur ayam seperti ini juga disajikan. Rasa telurnya enak, gurih dan nggak terlalu seret kayak kuning telur ayam. Tekturnya sedikit kenyal. Ususnya pun beda, bukan usus ayam kecil kecil itu ya. Ususya ini tempat menyimpan telur, jadi lebih lebar.

sego boranan


Gimbal empuk nya ukurannya tidak terlalu besar. Terbuat dari parutan singkong kemudian dibumbuin dan digoreng. Sekilas mirip gorengan singkong yang biasanya kita jumpai dalam tahu campur Lamongan. Kalau di tahu campur, gorengan singkongnya terasa padat, keras dan rasanya biasa. Nah gimbal empuk ini memiliki tekstur yang lebih empuk dan bumbu yang lebih terasa. Enak dimakan apa adanya.

sego boranan

sego boranan



Untuk rempeyeknya hanya satu macam rasa saja rempeyek kacang. Enak, renyah dan tidak terlalu berminyak. Rasanya juga kalem, bumbunya nggak terlalu kuat. Jadi ngimbangin rasa nasi boran dengan guyuran bumbu.

Setelah makan kenyang, saya segera membayar dan betapa kaget saya ketika si Ibu bilang hanya Rp. 10.000. Saya sampai bilang ke Ibu, kalau saya tadi makan pakai lauk sate jeroan, ayam, gimbal empuk dan rempeyek juga. Dan beliau tersenyum membenarkan hanya segitu saja. Wah, seneng ya, enak, kenyang dan murah lagi. Next time, bawa pasukan sekeluarga makan kesini pasti seneng semua!

 

Opening Hours
jam 5.30 - 08.00
SUGGESTED PARADISE
SUGGESTED CULINARY