280 views | 0 Likes

Ladang Bunga Marigold, Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Agung

0 star (from 0 people)
Tabanan, Bali, Indonesia
Category: Photography

Posted on 12 October 2018, 11:09:44
biosel
Tourist

Ngomongin tempat Indah di Bali itu memang ngga ada habisnya ya guys. Tapi kalo soal wisata indah yang bisa diakses semua orang dengan harga murah...

How to Get There

Lagi cari wisata indah yang murah meriah di Bali? Dateng aja ke Ladang Bunga Marigold. Sebenernya aku udah tau lama soal tempat ini, secara kan aku sehari-hari tinggal di Bali. Tapi meskipun begitu, aku belum pernah sama sekali kesana. Dan kemarin, kebetulan salah satu temen ngajakin buat hunting foto kesana soalnya katanya sih bagus dan kekinian.

Lokasi Ladang Bunga Marigold dari Denpasar adalah sekitar 58 km dan butuh waktu perjalanan sekitar 97 menit. Ladang ini menghampar di sepanjang kanan kiri jalan raya antara Bedugul dan Kintamani, tepatnya sebelum lokasi kebun raya Bali. Kalo kalian udah sampai di Bedugul, pilih rute menuju Desa Belok, bukan ke Tabanan. Setelah melewati kawasan pedesaan di daerah ini, kalian akan menemukan kawasan perkebunan bunga yang terhampar luas dan sangat indah.

Video by BENIH PERTIWI TV

What to Do

Ngomongin tempat Indah di Bali itu memang ngga ada habisnya ya guys. Tapi kalo soal wisata indah yang bisa diakses semua orang dengan harga murah meriah, menurut aku Ladang Bunga Marigold ini worth banget buat dikunjungi. Sebenernya bukan murah meriah sih, tapi gratis. Pasalnya masuk ke ladang ini sama sekali ngga dikenakan biaya. Wah, rasanya cukup menyegarkan yaa setelah beberapa waktu yang lalu berwisata horor di Desa Trunyan. Hahaha..

Lokasinya yang yang berada di area tinggi pegunungan dengan kontur jalannya yang berbukit membuat ladang ini memiliki pemandangan indah khas perbukitan. Ladang bunga ini biasa disebut Kebun Bunga Gemitir oleh masyarakat sekitar, dimana masyarakat sekitar pula yang membudidayakan bunga-bunga disini dan menjadi sumber mata pencaharian mereka.

Ladang luas ini ditumbuhi oleh bunga-bunga marigold yang berwarna kuning keemasan. Bunga Marigold memiliki nama latin Tagetes Erecta yang berasal dari Amerika Tengah dan Meksiko. Marigold sendiri memiliki arti “tiap sepanjang bulan” alasan diberi nama ini karena bunga ini selalu tumbuh setiap awal bulan. Saat musim panas, kabarnya bunga Marigold ini tumbuh nonstop dan jarang menemui kendala. 

Di Bali sendiri, petani membudidayakan bunga ini karena Marigold digunakan dalam rangkaian pemujaan atau dalan sesajen yang disatukan bersama beras dan dupa sehingga membuatnya menjadi paduan yang cantik dan sempurna. Biasanya para petani disini memilih menanam bunga Marigold dan menjualnya, soalnya sih panennya cepet dan harga jualnya baik. Sayangnya, saat musim panen jangan harap kalian akan menemukan warna bunga kuning keemasan disini, soalnya waktu mekarnya yang ngga pasti dan membuat tempat ini semakin berharga untuk dikunjungi. Bunga ini dijual dengan harga Rp 8000 per kilo saat hari biasa dan saat banyak upacara umat Hindu, harganya bisa mencapai Rp 20.000 per kilo.

Bunga Marigold ini konon disakralkan atau dianggap suci oleh umat Hindu. Menurut legenda, bunga ini berasal dari darah Bhatari Durga yang merupakan ibu dari Dewa Ganesha, Dewa Kumara Ashokasundari dan Dewa Kala. Bhatari Durga digambarkan sebagai seorang wanita cantik berkulit kuning yang menunggangi seekor harimau. 

Ladang ini sukses mencuri perhatian netizen di media sosial karen foto-foto yang diunggah disana. Pemandangan bunga-bunga itulah yang mengundang banyak orang untuk datang kesini dan mengabadikan momen lalu mengunggahnya di media sosial. Selain itu, ngga sedikit pula para pasangan yang menjadikan tempat ini sebagai lokasi foto prewedding mereka. 

Tips and Trick

Karena dianggap sakral, bagi kalian yang ingin datang kesini diharap untuk tidak merusak atau memetik bunga ini sembarangan. Jangan kotori juga ladang ini dengan membuang sampah sembarangan. Jangan lupa buat bawa kamera untuk foto-foto ya. So, buat kalian yang lagi mau jalan-jalan ke Bedugul atau Kintamani, jangan lupa sempatkan untuk mampir ke ladang bunga ini ya.

Gallery (5)

Comments (2)