247 views | 1 Likes

Sembalun surga tersembunyi di pulau lombok

5 star (from 1 people)
Mataram, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
Category: City Trip

Posted on 09 October 2018, 10:01:43

Pulau lombok memang tak ada hentinya untuk menawarkan akan keindahan alamnya yang mempesona. Salah satunya adalah kawasan bukit dan pegunungan yang terletak di lombok timur yaitu kecamatan Sembalun.

How to Get There

      Sembalun merupakan salah satu kecamatan di pulau lombok dengan memiliki 6 desa yaitu sembalun bumbung , sembalun lawang , sajang , Bilok , Petung , sembalun timba gading dan desa sembalun. Desa – desa di kawasan sembalun ini memiliki ketinggian mulai dari 800 hingga 1200 meter di atas permukaan laut  sehingga suhu disini tergolong sejuk dan dingin. Terlebih lagi sembalun berada di kaki gunung rinjani sehingga tidak diragukan lagi ni guys akan panorama alam yang akan disuguhkan disini.


Lalu bagaimana cara untuk bisa sampai ke sembalun :

Kecamatan sembalun berada di lombok timur dan berjarak 94 km dari pusat kota mataram ni guys dan dapat di tempuh dengan motor ataupun mobil selama 2.5 jam dengan kondisi jalan yang tergolong bagus. Dari kota mataram ikuti jalan raya mataram hingga arah timur menuju ke labuhan lombok lalu terakhir ke jl.segara anakan hingga jl. Wisata rinjani. selama perjalanan kita akan di manjakan oleh suasana hutan rimbun nan asri setelah memasuki kawasan hutan yang berada di kaki gunung rinjani. kondisi jalan yang mulus membuat anda akan nyaman saat berada di dalam hutan sini guys. Oh ya ni guys kalian juga harus selalu waspada saat memasuki kawasan hutan, karena jalan berubah menjadi menanjak serta berkelok-kelok dan kalian harus selalu waspada ni guys saat mengendarai kendaraan disini.

 

What to Do

lalu apa saja yang bisa kita lakukan disini?

karena sebagian besar sembalun berada di kawasan perbukitan maka tak heran jika disini anda akan di manjakan oleh view bukit cantik yang memiliki ketinggian , keunikan serta keindahan yang berbeda-beda. Dan berikut saya informasikan beberapa spot yang bisa anda kunjungi saat berada di sembalun

  1. Pusuk sembalun

             Pusuk sembalun merupakan titik tertinggi saat berada di jalan raya menuju ke pusat desa sembalun. Dulu pusuk sembalun ini merupakan tempat istirahat para wisatawan setelah melepas lelah saat melewati jalan yang menanjak dan berkelok-kelok. Namun siiring berjalannya waktu tempat ini diubah menjadi rest area ataupun tempat nongkrong para wisatawan hingga di jadikan destinasi wisata yaitu pusuk sembalun. Tiap weekend tempat ini selalu ramai di kunjungi oleh wisatawan dan selalu macet  ataupun sesak oleh para pengunjung yang berdatangan. Di kawasan pusuk sembalun ini kita akan dimanjakan oleh view bukit-bukit cantik yang berjajar di depan kita sehingga sangat cocok untuk mengabadikan moment dengan bidikan camera kita ni guys. Harga tiket masuk relatif terjangkau ni guys cukup dengan Rp.5000/org dan tarif dasar parkir sebesar Rp.5000/motor dan Rp.10.000/mobil

  1.  Wisata Petik strawberry

 Karena sembalun berada di ketinggian lebih dari 1000 Mdpl maka tak heran guys disini kita akan menemukan kebun strawberry di sepanjang jalan sebelum sampai desa setelah kita turun dari pusuk sembalun. Selain faktor cuaca yang sangat cocok untuk menanam strawbeery, lahan disini juga sangat bagus untuk menanan strwbeerry ni guys , alhasil beberapa kebun warga sekitar di jadikan sebagai pusat wisata petik strawberry. Untuk bisa menikmati wisata ini kita akan di kenakan retribusi masuk sebesar Rp.10.000/org dan itu sudah termasuk kita bisa petik strawberry sendiri dan memakannya langsung disana guys. Namun jika anda ingin membawa strawbeery itu pulang  kita hanya perlu membayar mulai dari Rp.10.000/kg ni guys. Sangat terjangkau ni guys sehingga sangat cocok untuk berlibur bersama keluarga disini , apalagi view di sekitar wisata petik strawberry ini sangat indah dengan bukit-bukit  cantik yang berjajar di depan kita ni guys.

  1. Desa adat blek

Puas menikmati kebun strawberry , kita bisa melanjutkan perjalana menuju ke spot selanjutnya yaitu desa adat Blek. Desa adat Blek ini merupakan desa adat tertua di lereng gunung rinjani yang berada di dusun belek , desa sembalun lawang. Oh ya ni guys desa adat ini hanya memiliki 7 rumah saja dan sudah berusia ratusan tahun. Bentuk rumahnya berbeda dengan rumah adat suku sasak pada umunya yang biasanya berbentuk setengah lingkaran. Oh ya ni guys asal kalian tahu bahan dasar lantainya terbuat dari kotoran sapi dan adukan tanah , hal ini berfungsi agar tidak ada nyamuk di dalam rumah. Untuk tiangnya berasal dari pohon nangka dan untuk atap rumahnya terbuat dari bambu dengan ilalang sebagai atapnya. Jadi sangat tradisional sekali namun memiliki kekuatan dan ketahanan yang sangat lama ni guys.



 

  1. Bukit Selong

Setelah menikmati suasana tradisional di desa adat blek kita tinggal naik ke bukit sebelah untuk menuju ke spot selanjutnya ke sebuah bukit yang memiliki panorama alam yang sangat keren dan kece yaitu bukit selong. Letaknya tak jauh dari desa adat blek hanya memerlukan 10 menit berjalan menuju ke atas bukit melalui anak tanga. Karena bukit ini sempat fenomenal di sosial media , jadi tak heran jika anda saat berada disini suasanya sangat ramai akan pengunjung. Sesampai di puncak bukit kita akan di manjakan oleh panorama hamparan persawahan warga yang berjajar rapi dan indah di tambah lagi di depan kita terdapat bukit besar kokoh berwarna hijau membuat kita akn betah berlam-lama disini guys. Untuk retribusi mausk kita akan di kenakan tiket masuk sebesar Rp.5000/org.













Tips and Trick

Tips dan Trik saat berkunjung ke kawasan sembalun :

 

  1. Siapkan kendaraan anda dengan vit karena jalur menuju ke kawasan sembalun ini menanjak dan berkelok-kelok
  2. Bawalah jas hujan karena disini sering hujan ataupun gerimis
  3. Pakailah jaket dan baju panjang karena udara disini sangat dingin
  4. Bawa camera andalan kalian ni guys karena setiap sudut di sembalun ini memiliki keindahan yang bakal bikin kalian terpanah dengannya
  5. Tidak perlu khawatir kelaparan saat berkunjung ke sembalun karena banyak sekali yang berjulan makanan disini.

Gallery (0)

Comments (6)