174 views | 1 Likes

Pesona 7 Air Terjun Penuh Tantangan Nan Menawan. Konon, Bisa Bikin Awet Muda, Lho!

4 star (from 1 people)
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Category: Waterfall

Posted on 24 August 2018, 11:18:21
sandal
Tourist

Sesampainya di pintu masuk tempat wisata air terjun ini, pengunjung diharuskan membayar tiket masuk sebesar Rp 6000 per orang. Lalu buat kalian yang...

How to Get There

Masih seputaran perjalanan aku di Kota Hujan Bogor pas liburan Agustusan kemarin. Jadi, setelah mengunjungi Curug Luhur, aku dan temanku melanjutkan perjalanan menuju salah satu air terjun yang lagi hype juga, yaitu Curug Cilember. Sebenernya, setelah mengunjungi Curug Luhur kami sempat menginap di salah satu penginapan di kota Bogor karena kami berencana untuk mengeksplor lebih banyak tempat di kota hujan ini.

So, hari kedua di Bogor, aku pergi ke Curug Cilember yang lokasinya ada di Desa Cilember, Cisarua, Puncak, Bogor. Dari Kota Bogor, kami langsung menuju Cisarua lalu belok kiri menuju Curug Cilember yang juga searah dengan Taman Matahari. Setelah menemukan lokasi Taman Matahari dan melewatinya, kami bisa melihat banyak tumah penduduk dan juga vila di sepanjang. Lalu, setelah berjalan sejauh beberapa kilometer, kami akhirnya menemukan gerbang kawasan air terjun ini. 

Jalanan menuju air terjun ini memang berliku dan agak sempit, tapi sudah beraspal. Buat kalian yang mau kesini, harus ekstra hati-hati ya ketika harus berpapasan dengan mobil lain di tengah perjalanan.




What to Do

Sesampainya di pintu masuk tempat wisata air terjun ini, pengunjung diharuskan membayar tiket masuk sebesar Rp 6000 per orang. Lalu buat kalian yang bawa kendaraan pribadi, kalian harus bayar parkir lagi sebesar Rp 4000 per motor dan Rp 8000 per mobil. Setelah melewati pintu masuk dan memarkir kendaraan, ternyata air terjun ini tidak langsung kelihatan lho guys. Jadi, kita harus trekking alias jalan kaki. Huhuhu...

Tapi ngga masalah sih, karena sebelum kesini aku sudah sarapan dan sudah siap untuk trekking dan menikmati indahnya Curug Cilember ini. Ngga usah khawatir tersesat karena ada banyak papan penunjuk jalan dan informasi kawasan air terjun di tempat wisata ini. Meskipun trekking menuju air terjun ini akan terasa cukup melelahkan, percayalah guys, ini akan sepadan dengan keindahan yang bakal dinikmati.

Kawasan air terjun ini berada di ketinggian 800 mdpl dan dikelilingi oleh hutan hijau yang sejuk. Kalo kalian merasa lelah saat trekking, kalian bisa beristirahat sejenak di warung-warung kecil sambil mengobati perut yang lapar dengan berbagai makanan seperti jagung bakar, sate kelinci dan mie instant. Selain itu, ada banyak juga penjual berbagai souvenir untuk oleh-oleh.

Setelah beberapa lama kita trekking dan cukup kelelahan juga, tibalah aku di air terjun yang menawan ini. Ohya, sebelum berangkat, aku sempet baca-baca tentang air terjun ini yang ternyata punya 7 air terjun yang lokasinya berbeda-beda namun tetap berada dalam satu kawasan. Banyak dari pengunjung yang ingin menaklukan ketujuh air terjun yang ada disini, namun rata-rata mereka hanya bisa menaklukan campai air terjun kelima yang sebelumnya bisa kalian datangi air terjun ketujuh dengan mudah. 

Air terjun ketujuh merupakan yang paling mudah diakses karena lokasinya paling dekat dan paling ramai pengunjung. Lalu, kalian bisa lanjut menuju air terjun kelima karena air terjun keenam masih belum memadai. Air terjun kelima ini cenderung lebih sepi daripada air terjun yang ketujuh tadi.

Untuk menuju ke air terjun keempat, medan yang harus ditempuh akan semakin sulit dan terjal. Namun, ngga jauh dari lokasi air terjun keempat, kalian juga bisa menjumpai air terjun ketiga dengan pemandangan dan suasana yang alami menyejukkan.

Buat kalian yang masih pengen lanjut, jalan saja menuju ke air terjun kedua. Perjalanannya cukup jauh dari lokasi air terjun ketiga tadi. Melalui perjalanan ini, kalian harus ekstra hati-hati karena banyak sekali lintah yang hinggap di daun. Maklum, karena semakin kesini hutannya semakin lebat. 

Setelah puas di air terjun kedua ini, perjalanan bisa dilanjutkan ke air terjun pertama yang merupakan air tertinggi di Curug Cilember ini. Estimasi waktu yang dibutuhkan untuk menaklukan sampai ke air terjun yang teratas butuh waktu sekitar 2 hingga 3 jam. Setelah tiba disini, rasanya puas sekali karena perjuangan yang cukup melelahkan ini terbayar dengan keindahan alam yang sangat menawan. Rasanya ingin berlama-lama disini bermain air dan menikmati kesejukan alam.

Ohya guys, ada legenda yang berkembang hingga saat ini tentang Curug Cilember ini. Konon, area ini dulunya merupakan tempat bersemayam putri dari kerajaan Pasundan yang cantik dan baik hati. Ia sering berbasuh dengan menggunakan air di air terjun ini dan memiliki raut wajah yang awet muda. Hingga akhir hayatnya, ia tetap berada di sekitar air terjun ini untuk menjaga area tersebut. 

Sampai sekarang, masyarakat setempat percaya Curug Cilember ini adalah lokasi pemandian para putri dari Kerajaan Siliwangi dan percaya jika mandi di air terjun ini akan awet muda. Tak hanya itu, beberapa juga percaya bahwa dengan mandi di air terjun ini mampu mengobati segala penyakit sampai bisa menemukan jodoh setelah mandi disini. Bahkan, mitos yang beredar lagi bahwa mandi di posisi kanan di air terjun ketujuh bisa menambah kekuatan sementara di posisi kiri untuk awet muda dan keberkahan. Who knows ya guys!

Puas bermain-main di air terjun, kami pun memutuskan untuk turun karena hari sudah semakin siang. Dalam perjalanan turun, kami sempatkan untuk beristirahat sejenak di warung-warung kecil untuk menikmati sepiring indomie yang super lezat dan jagung bakar yang nikmat. Setelah tiba di bawah, kami pun mengunjungi salah satu wisata yang masih ada di kawasan ini yaitu Taman Konservasi Kupu-kupu. 

Sebelum masuk ke taman kupu-kupu ini, kami dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 5000 per orang. Masih cukup terjangkau untuk kalangan pelajar seperti aku ya guys. Hehehe.. Lalu ada apa aja di taman ini? Taman ini menampung beragam jenis tanaman dan jenis kupu-kupu yang diletakkan di dalam bangunan berbentuk kubah raksasa. Kupu-kupu disini ada sekitar 12 jenis yang semuanya dihasilkan dari area sekitar Curug Cilember. Selain itu, ada juga laboratorium tempat penangkaran kupu-kupu dimana kalian bisa melihat proses metamorfosis kupu-kupu itu sendiri, mulai dari telur, lalu berubah menjadi ulat kemudian kepompong dan selanjutnya kupu-kupu. Menarik banget ya? Jadi semacam tempat untuk mengedukasi juga sih disini.

Fasilitas lain yang ditawarkan di kawasan wisata ini adalah dengan adanya penginapan, camping ground dan area outbound dimana wisata ini ramah sekali untuk berwisata bersama keluarga. Pengen kesini juga? Yuk segera jadwalkan!

Video by nara114

Tips and Trick

  • Air terjun ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 - 21.30 WIB.
  • Gunakan kendaraan pribadi, agar lebih menghemat waktu dan menghemat biaya.
  • Siapkan stamina untuk trekking.
  • Gunakan sandal gunung atau alas kaki yang nyaman.
  • Bawa baju ganti dan perlengkapan mandi.
  • Bawa air mineral dan makanan ringan.
  • Bawa kamera.
  • Bawa jaket.
  • Jaga kebersihan.

Gallery (12)

Comments (1)