168 views | 4 Likes

Masjid Cheng Ho: Simbol Perpaduan Budaya di Palembang

4 star (from 4 people)
Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia
Category: Religious Place

Posted on 07 August 2018, 11:29:31
olive
Tourist

Masjid Cheng Ho Palembang sebenarnya bernama Masjid Al Islam Muhammad Cheng Hoo Sriwijaya Palembang yang didirikan atas prakarsa para sesepuh,...

How to Get There

Hai guys, sudah lama tidak menulis tentang pengalaman jalan-jalan lagi karena sudah lama tidak menulis karena beberapa kesibukan. Dan sekarang mumpung lagi liburan, jadinya saya sempatkan untuk menulis sekalian pengalaman kali ini. Saya dan beberapa orang teman memutuskan untuk liburan ke salah satu kota yang sebentar lagi akan digunakan untuk Asian Games 2018, yaitu Palembang. Ada apa sajakah di Palembang?

Well, kemarin sih juga sempat searching beberapa tempat keren di Palembang dan ternyata banyak banget. Karena kita sampai disana ketika hari mulai sore, jadilah untuk melanjutkan jalan-jalannya keesokannya. Namun, sebelum check in di hotel, saya menyempatkan untuk sholat di salah satu masjid yang cukup terkenal di kota pempek ini, yaitu Masjid Cheng Ho. Namun, setelah sholat, ada hal yang membuat saya tertarik untuk mereview tempat ini. 

Masjid Cheng Ho ini terletak di 15 Ulu, Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Jembatan Ampera. Cukup banyak kok transportasi umum yang melewati kawasan ini. Atau kalau kalian tidak mau ribet, pilih saja transportasi taksi online atau ojek online yang siap mengantar kapanpun. Buat kalian yang datang dari luar kota seperti saya, kalian bisa naik pesawat dari kota asal kalian ke Palembang. Dari bandara Sultan Mahmud Baddarudin menuju masjid ini berjarak sekitar 22 kilometer.




What to Do

Masjid Cheng Ho Palembang sebenarnya bernama Masjid Al Islam Muhammad Cheng Hoo Sriwijaya Palembang yang didirikan atas prakarsa para sesepuh, penasehat, pengurus Persatuan Islam Tionghoa Indonesia di Sumatera Selatan. Masjid ini merupakan masjid bernuansa Muslim Tionghoa yang didirikan oleh Choirul Rizal. 

Hal pertama yang membuat saya tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang sejarah masjid ini adalah bangunannya yang khas. Berbeda dengan masjid pada umumnya yang sudah pernah saya lihat sebelumnya. Masjid ini memiliki desain arsitektur yang unik dimana memadukan unsur-unsur budaya lokal Palembang dengan nuansa China dan Arab. Masjid Cheng Ho ini dibangun diatas tanah seluas 5000 meter persegi dan lokasinya ada di perumahan kelas menengah. Menara di kedua sisi masjid ini meniru model klenteng-klenteng di China yang dicat warna merah dan hijau giok.

Masjid ini memiliki dua lantai dan mampu menampung sekitar 600 jamaah. Masjid ini memiliki 2 lantai dimana lantai pertama digunakan untuk jamaah laki-laki dan lantai 2 untuk jamaah perempuan. Konon, pembangunan masjid ini menelan biaya sekitar 4 miliar rupiah serta beberapa fasilitas, seperti Tempat pendidikan Al-Quran untuk anak-anak, perpustakaan masjid dan ruang serbaguna. 

Masjid Cheng Ho juga memiliki menara yang tingginya mencapai 17 meter dimana angkat tersebut melambangkan jumlah rakaan yang perlu dikerjakan oleh setiap muslim dalam sehari. Sementara dibagian luar menara terdapat ornamen khas Palembang yang berupa tanduk kambing. Penggunaan simbol tersebut juga memiliki arti lho, yaitu karena masjid ini dibangun di tanah Palembang sehingga masyarakat menyadari adanya kedekatan antara kebudayaan Palembang dengan kebudayaan Tionghoa.

Tujuan awal dari pembangunan masjid ini adalah untuk menjaga hubungan baik antara masyarakat keturunan Tionghoa dengan masyarakat Palembang pada umumnya, selain itu juga sebagai tempat untuk memperdalam ajaran agama Islam dan memperkenalkannya pada masyarakat luas. Pantas saja ya disini ada tempat pendidikan Al-Quran untuk anak-anak, gratis pula.

Penamaan Cheng Ho sendiri juga bukan tanpa alasan lho guys. Cheng Ho merupakan nama seorang panglima angkatan laut Tiongkok dari abad XV yang dipercaya memimpin ekspedisi perdagangan menyusuri wilayah nusantara dengan menggunakan armada besar. Meskipun perjalanan yang dilakukannya merupakan untuk perdagangan, namun secara tidak langsung ia juga memperkenalkan Islam diwilayah yang disinggahinya. Karena perilakunya yang sangat baik, ia pun memiliki banyak pengikut. 

Untuk itu, nama Cheng Ho diharapkan mampu mengingatkan kita akan pentingnya meneladani apa yang sudah dilakukannya, yaitu menyebar kedamaian kepada siapapun yang ditemuinya.

Video by Official NET News

Tips and Trick

Well, sekian dulu cerita tentang perjalanan saya di kota Palembang di hari pertama ini. Karena setelah sholat di masjid ini, saya memutuskan untuk langsung menuju hotel dan istirahat agar besok bisa explore lagi. Anyway, buat kalian yang kepengen kesini juga, kalian bisa langsung aja dateng karena masjid ini selalu terbuka. Bawa kamera buat kalian yang suka foto-foto bangunan unik dan jangan lupa untuk berpakaian sopan ya kalau mau masuk masjid.

 

Gallery (7)

Comments (4)