375 views | 0 Likes

Budug Asu, Bukit Indah Tersembunyi di Lawang

0 star (from 0 people)
Malang, Jawa Timur, Indonesia
Category: Hiking & Trekking

Posted on 26 May 2018, 11:52:17
Ifaafifah
Sightseeing

Pertama kali membaca namanya, terlintas di pikiran, apasih Budug Asu? Karena secara bahasa 'asu' di Jawa berarti anjing.
usul punya usul, ternyata dinamai 'asu' karena jaman dahulu di bukit ini dihuni banyak anjing yang terkena penyakit budug, sehingga d

How to Get There

Banyak jalur untuk ke Budug Asu ini, bisa dari BBIB, Sumberawan, dan Kebun Teh Wonosari.

Berangkat dari kota Malang, kita mengambil jalur Kebun Teh Wonosari, karena jalur ini yang paling aman dan biasa digunakan pengunjung.

Setelah sampai, kalian bisa tanya ke warga sekitar untuk ke Budug Asu, dan kita langsung diantarkan kesini. Jadi dari pintu masuk, kita mengambil arah ke kiri. Sebelum itu, kita memarkirkan sepeda motor dan membayar Rp 2.000.

Ini trek pertama kita, kita harus berjalan menyusuri kebun teh. Oiya, kalian bisa trek ke bukit ini dengan motrcross atau jeep, tapi kami lebih memilih jalan kaki karena lebih terasa perjuangannya hehe.

Perjalanan berlanjut, kita mengikuti penunjuk arah yang sudah dipasang di setiap titik.

Lanjut perjalanan sampai di hutan pinus, jalannya berbatu dan licin karena habis hujan. Tapi view nya indah banget, jadi bikin kita makin semangat deh.

Nah kalo ini jalur yang paling menantang dan ekstrim. Jalannya menanjak dan berkelok-belok. Harus hati-hati banget kalo melewati jalan ini karena juga licin. Beruntunglah ada teman yang selalu membantu satu sama lain, disinilah arti persahabatan timbul.

Dengan trek yang begitu sulit, kita sudah banyak yang lelah dan merasa putus asa karena memang trek nya yang sulit dilalui. Ya beginilah hikers pemula hehew. Tapi mengingat menuju ke budug asu nya tinggal selangkah lagi membuat kita tetap semangat dong. Rasa lelah sedikit terbayar dengan keindahan ciptaan-Nya.

What to Do

Akhirnya setelah 2,5 jam jalan, sampai juga di bukit ini, Istirahat sebentar dulu guys disini. Lelah banget, tapi perjalanan ini sangat kami nikmati.

Kita ditarik karcis masuk Budug Asu sebelum sampai di tempat ini sebesar Rp 5.000.

Kalo kalian lapar, disini ada beberapa warung kok, jadi jangan khawatir ya guys.

Berlanjutlah kita menikmati view Budug Asu yang mempesona. Hamparan rumput dan pohon hijau yang mneyejukkan mata, pantas saja banyak yang penasaran dan rela menempuh perjalanan berjam-jam buat kesini.

Muka pura-pura bahagia padahal lelah abis...Tapi emang beneran gak nyesel guys, pengalaman paling berharga.

Yang ini spot foto wajib disini. Gardu pandang berbentuk kepala serigala ini jadi ikon Budug Asu.

Sayang banget background belakang tertutup kabut karena memang waktu itu musim hujan.

                                                                       Pict by google

Pengennya sih seperti ini..view background nya cantik dan indah banget..kapan-kapan bisa kesana lagi ya kan waktu musim kemarau ehe.

Setelah berselfie ria, kami berbalik pulang. Tapi temen kami waktu itu ada yang gak kuat jalan dan akhirnya ditawari lah sama abang ojek. Mereka menawarkan jasanya seharga Rp 25.000 sampai di Kebun Teh Wonosari, namun kita tawar sampai Rp 18.000 dan akhirnya diperbolehkan. Sedangkan kami yang tersisa tetap melanjutkan berjalan dan kami menempuh 1.5 jam.

                                             Video by Matsuka

Gimana? udah tertarik buat trekking ala-ala seperti kita? Yuk agendakan bersama sahabatmu!

Tips and Trick

-Berangkat pagi-pagi, biar pulangnya gak kesorean apalagi kemalaman.

-Lebih baik pakai sepatu mendaki atau sepatu biasa, asal jangan pakai sandal ya, karena treknya licin.

-Persiapkan fisik dan mental dengan kuat, karena treknya cukup menguras tenaga.

-Bawa bekal secukupnya dan yang paling penting air minum.

-Pakai baju yang hangat karena hawa disini sangat dingin.

-Bawa jas hujan buat jaga-jaga, karena suhu di bukit gak bisa diprediksi, bisa saja turun hujan.

 

Gallery (0)

Comments (0)