466 views | 4 Likes

Surga penikmat ketenangan ala Nusa Penida versi Lowbudget

4 star (from 4 people)
Denpasar, Bali, Indonesia
Category: Beach Exploring

Posted on 01 July 2018, 15:07:07
mirzatfakhriz
Sightseeing

Untuk mereka yang ingin mencari ketenangan dari penatnya kota Nusa Penida menjadi salah satu destinasi untuk memenuhi dahaga kalian akan ketenangan yang nyata. deburan ombak dan langit biru akan menemani setiap perjalanan kalian dengan low budget tentunya

How to Get There

Sanur

Untuk menuju kesana yang harus kalian tuju pertama adalah pulau bali. jika via udara kalian harus turun di Bandara Ngurah Rai Bali kemudian kalian bisa menuju Terminal Ubung di Denpasar, naiklah angkot rute Ubung - Tegal kemudian Tegal - Sanur. Nah dari pantai Sanur kalian harus menyebrang ke nusa penida meggunakan fast boat yang sudah disediakan oleh beberapa jasa transportasi kapal cepat. Tiap jasa penyebrangan memilik jam pemberangkatan yang berbeda jadi pastikan kalian sudah memperhitungkan jam tiba kalian di sanur. Saya menggunakan kapal Maruti Express yang berangkat setiap jam 08.30, 10.00, dan 16.00 WITA dengan tiket Rp. 75.000,-. Jam 10.00 saya dan rombongan berjumlah 6 orang berangkat menuju surga yang disebut nusa penida tersebut. kapal nya sangat nyaman dan bersih jadi kami manfaatkan untuk terlelap sejenak, yah walau dengan kondisi guncangan kapal yang beberapa kali membangunkan kami. 

 

What to Do

Nusa Penida

jam menunjukan pukul 11.00 WITA kapal yang mengantar kami sudah besandar di pelabuhan Sampalan. Setibanya disana jujur saya takjub dengan beningnya air di pesisir dekat dermaga, tidak ada sampah yang berenang sejauh mata memandang haya warna biru laut dan langit yang berlomba menonjolkan warna nya. disuguhi juga dengan pemandangan bongkar muat barang dan juga banyak lapak yang awalnya saya kira pangkalan ojek ternyata mereka adalah penyedia jasa sewa motor. 1 motor nya dibanderol dengan harga Rp. 75.000,-/24jam dan sudah terisi dengan 2liter bensin. dan mudah nya lagi bapak-bapak di persewaan tersebut juga menawarkan penginapan dengan harga yang bervariasi dari yang termurah Rp. 100.000 dan seterusnya. Kebetulan pada saat saya kesana masih belum ada hotel besar paling mentok cottage yang banyak tersebar. saya dan rombongan memutuskan menggunakan penginapan yang tidak jauh dari dermaga dengan harga Rp. 150.000 per malam sudah dengan fasilitas kamar mandi dalam dan bisa di isi 3 orang. Penyedia penginapan biasanya menyediakan makanan untuk dijual berupa nasi ayam dan telur dengan harga yang sangat ekonomis cukup Rp. 15.000,- disini saya tidak menemukan makanan khas sini. Jam 12.30 setelah menyimpan barang dan sedikit rapat kecil kami memutuskan untuk membagi jalur eksplorasi kita menjadi dua karena banyak lokasi wisata disini jadi tidak memungkinkan untuk dijelajahi semua dalam sehari,dihari pertama kami akan menyisir pesisir timur dan hari kedua di pesisir barat. 

Pantai Atuh 

Membutuhkan waktu sekitar 60 menit untuk kesana, sebenarnya tidak terlau jauh namun dikarenakan medan perjalanan yang curam dan berkelok juga kurangnya penunjuk jalan. Untuk masuk kesana kalian harus membayar parkir Rp. 5000,- dan tiket masuk Rp.5000,-. Sesampainya disana saya cuman terdiam kagum karena pemandangan didepan saya melebihi ekspektasi saya. Saya kira hanya seperti pantai pasir pada umumnya, nyatanya barisan tebing yang kokoh membentuk sebuah pemandangan landscape yang indah dibalut dengan wana biru laut dan biru langit. Diringi suara hantaman ombak ke tebing dan deburan angin menjadi  kesan yang kelak saya rindukan ketika menjelajahi pantai ini.

 

Tidak berhenti disitu beberapa menit mengelilingi tebing kita juga akan disuguhkan pemandangan tebing yang sangat unik karena menyerupai Gajah dan pastinya menjadi spot foto yang instagramable. 

Kami menghabiskan waktu kami disana hingga sore dan kembali kepenginapan. Baiknya hindari perjalanan malam hari dikarenakan susah nya akses dan tidak adanya penerangan jalan. setelah maghrib Nusa Penida terasa seperti kota mati karena sangat sepi dan tidak ada aktivitas apapun disana.

Broken Beach

Dari Penginapan kami berangkat jam 04.00 WITA karena ingin mengejar udara pagi disana, perjalan ke barat memakan waktu 2 jam karena kondisi jalan yang kurang memadai dan curam. dikarenakan kedatangan kami yang terlalu pagi tidak ada penjaga parkir dan penjaga tiket disana. sesampai nya di lokasi broken beach kami disambut oleh sang mentari yang baru saja terbit, hening tidak ada siapapun selain kami di sini. Entah kenapa kami ber enam seperti terhipnotis dengan apa yang ada didepan mata kami, tidak ada yang berbicara ataupun mengobrol seperti yang biasa kami lakukan. Hanya diam menikmati proses naik nya matahari dibarengi suara deburan ombak. Walau hanya diam Tanpa berucap seolah kami sepakat tempat ini sangat menenangkan.

Kita bisa jalan mengelilingi tebing disebrang dan bahkan kita juga bisa kebawah ke lokasi lubang dengan menyewa kapal seharag Rp. 150.000/orang lewat Crystal Bay.

Dibawah sini menjadi spot favorit untuk melihat ikan pari berenang, ombak nya juga relatif tenang.

Angel's Billabong

Tidak Jauh dari Broken Beach cukup berjalan kaki 5 menit sudah membawa kami di angel's billabong. Daya tarik utama dari temat ini adalah laguna alami yang terbentuk oleh alam dengan air yang sangat jernih. kalian WAJIB berenang disana air nya sangat segar dtemani ikan-ikan kecil dna beruntungna disana hanya ada rombogan kami jadi serasa kolam pribadi tetapi harus tetap berhati-hati karena untuk menuruninya cukup curam dan apesnya saking ingin nya segera melompat saya lupa kalo saya masih mengantogi HP saya.

Dikarenakan diakhir laguna ini adalah tebing yang sangat tinggi juga berhadapan langsung dengan lautan lepas. terkadang jika ombak cukup besar air akan mencapai laguna jadi harus tetap selalu berhati-hati.

Crystal Bay

Selesai berganti pakaian kami langsung bergegas menuju crystal bay, masih sama seperti sebelumnya kami masih sering kesasar dan bertanya ke penduduk sekitar karena kurangnya penunjuk jalan. 30 menit yang kami tempuh, sesampainya disana kami membayar uang masuk Rp. 2.000,- cukup murah. Pantai disana cukup bersih pantai nya dan membentuk sebuah teluk pasirnya tidak terlalu putih tapi sangat ramai banyak orang bersnorkling disekitar pantai. Disana kalian akan langsung ditawari oleh nelayan-nelayan setempat untuk snorkeling dengan harga Rp. 150.000,- per/orang dengan minimal 4 orang yang berangkat, sudah termasuk alat snorkeling dan 4 spot snorkeling.

kapal nya berupa perahu kecil dengan warna putih yang mencolok terang di tengah biru nya laut. Perjalanan memakan waktu kurang lebih 20 hingga 30 menit untuk menuju tiap spotnya. selama perjalanan kita disuguhi pemandangan tebing karena kita menyusuri di sisi tebing.  Terkadang ombak juga cukup membuat kami berpegangan erat dan selalu membuat bapak nelayannya berkata "tenang saja" sembari tertawa.

Disini saya menyadari mengapa tempat ini diberi nama Crystal bay,  air disini sangat jernih dan bersih layaknya kristal. Pemandangan bawah air nya pun sangat indah terumbu karang bervarian warna dan ikan-ikan hias layaknya didalam akuarium menambah kekaguman kami pada pulau ini.

Rasanya waktu terasa sangat singkat disini, rasanya hanya berenang sebentar. Mungkin benar kata pepatah "tidak akan ada habisnya waktu untuk mengaggumi Ciptaan Tuhan"

Jangan lupa selfie sebelum kembali kedaratan sekalian pamitan dengan para penghuni laut yang baik nan lucu ini. Jam menunjukan pukul 12.00 sudah waktunya kami untuk kembali karena jadwal kapal jam 01.00 megharuskan kami untuk sudah didermaga. Untuk tiket nya masih sama Rp. 75.000,- kondisi ombak lebih besar mungkin karena sudah siang. sesampai nya di Sanur kami sepakat untuk berpisah disana dan kembali ke kota masing-masing. Dan begitulah petualangan 2 hari 1 malam di Nusa Penida  banyak cerita yang bahkan kata-kata pun tidak akan bisa menggambarkan keseruan perjalanan kami dan berakhir pula review dari saya semoga sangat informatif dan bermanfaat untuk para pembaca dikemudian hari.

Tips and Trick

1. ketika di ubung hindari masuk ke terminal, baiknya naik angkot dari luar terminal saja. Banyak oknum yang memaksa dan memberikan harga yang tidak masuk akal.

2. selalu siapkan uang pas ketika naik angkot karena banyak kejadian uang tidak diberi kembalian, saran saya jika bergrup baiknya naik taxi online yang lebih praktis dan jelas harganya

3. perhitungkan schedule kalian dengan baik karena jadwal kapal yang selalu tepat waktu.

4. Siapkan tenaga karena perjalan full kegiatan dan hanya beristirahat etika dipenginapan.

5. usahakan pada saay di nusa penida yang membawa motor adalah orang yang terbiasa karena akses jalan yang sangat ekstrim.

6. selalu cek kondisi motor yang disewa mulai dari ban hingga rem.

7. selalu bawa bensin cadangan karena hanya ada satu pom bensin dan jarang yang menjual bensin eceran, kalaupun ada harganya sangat mahal.

8. Total budget yang harus disiapkan dari denpasar dengan cara sharecost ini adalah sekitar 500 ribuan saja.

Where to Stay

Penginapan jasmine inn
lokasi tidak terlalu jauh dari dermaga
harga permalam Rp.150.000

Gallery (0)

Comments (6)