nur | Traveler
Sleman, Yogyakarta, Indonesia | Historical Places
29 Jun 2018


Monumen Jogja Kembali, Awal Kembalinya Kedaulatan Republik Indonesia
sejarah yang ada di Monumen Jogja, kembalinya kedaulatan Republik Indonesia, yang wajib kamu ketahui!

How to Get There

Kalo bahas tentang wisata sejarah di Jogja memang ngga akan pernah habis ya guys. Hal ini dikarenakan Jogja menyimpan perjuangan selama masa penjajahan Belanda. Kemarin, saya sempat jalan-jalan ke salah satu museum yang menjadi saksi perjuangan masyarakat Jogja dalam merebut kembali kedaulatan negara, yaitu Museum Monumen Jogja Kembali atau lebih sering dikenal sebagai Monjali. 

Monjali terletak di Dusun Jongkan, Sariharjo, tepatnya di Jalan Lingkar Utara, Sleman. Monumen ini ada dipinggir Ringroad Utara dna untuk mencapai lokasi ini kalian bisa menggunakan kendaraan umum Trans Jogja jalur 2A dan 2B lalu turun di halte Monjali. Atau kalian juga bisa bawa kendaraan pribadi karena parkiran disini luas banget

.

What to Do

Sesampainya disana, kalian wajib membayar tiket masuk sebesar Rp 7.500 per orang untuk wisatawan nusantara maupun wisatawan asing. Kalo kalian datang bersama rombongan lebih dari 30 orang, maka tarif akan dipotong 10% sedangkan anak-anak TK akan mendapat potongan 50%. Monjali buka mulai pukul 08.00-16.00 setiap hari Selasa sampai Minggu, sedangkan hari Senin tutup. 

Video by Museum Yogyakarta

Memasuki area Monumen di kanan kiri ditempatkan 2 replika pesawat yang merupakan pesawat Cureng yang terdapat di sisi timur dan pesawat Guntai disisi barat. Masuk pelataran monumen terpampang nama-nama pahlawan yang gugur dalam perlawanan terhadap penjajah pada 19 Desember 1948 sampai 29 Juni 1949. Tujuan dari pembangunan monumen ini adalah untuk menghargai para pejuang yang merebut kembali Yogyakarta dari tangan penjajah yang berujung pada penarikan tentara Belanda pada 29 Juni 1949.

wisata di yogyakarta

Monjali memiliki bentuk kerucut dan terdiri dari 3 lantai yang dilengkapi dengan ruang perpustakaan dan ruang serbaguna. Dalam 4 ruang museum di lantai 1 terdapat benda-benda koleksi seperti realia, replika, foto, dokumen, heraldika, berbagai jenis senjata, bentuk evokatif dapur umum dalam suasana perang kemerdekaan 1945-1949. Selain itu juga ada tandu dan dokar yang pernah digunakan oleh Panglima Besar Jendral Soedirman. 

wisata di yogyakarta

Monumen ini dikelilingi oleh kolam atau jagang yang biasa dibangun oleh beberapa kerajaan sebagai satu pertahanan. Selain itu, monumen ini memiliki 4 pintu yang masing-masing membelah kolam sehingga menjadi 4 bagian. Pintu yang menghadap ke barat dan timur merupakan pintu masuk dan keluar lantai satu. Pintu selatan dan utara dengan menaiki tangga menuju ke lantai 2 yang berisi diorama mengelilingi ruangan yang menggambarkan perjuangan melawan penjajah. Selain itu, di lantai ini juga ada lukisan dinding yang menggambarkan perjuangan bangsa Indonesia pada waktu itu dengan 2 Dimensi.  Di lantai 3, terdapat ruang hening yang merupakan tempat untuk berdoa merenungi perjuangan para pahlawan dan mendoakan mereka yang telah gugur dalam membela bangsa dan negara. Pada bagian tengah ruangan ini terdapat bendera merah putih berkibar yang melambangkan kemerdekaan Indonesia yang dibelakangnya terdapat lukisan tulisan Mantan Presiden RI kedua yaitu Alm. Soeharto.

Museum ini dulunya diresmikan oleh presiden RI kedua, Alm Soeharto pada 6 Juli 1989 dan membutuhkan waktu 4 tahun untuk membangun museum ini. Pembangunan museum ini bertepatan dengan upacara adat peletakan kepala kerbau oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII.

Pada 17 Desember 2011, Monumen Jogja Kembali melalukan kerja sama dengan investor untuk menambah wisata baru, wisata ini bernama Taman Pelangi. Taman Lampion menyajikan berbagai mainan dan kuliner. Jadi, kalo kalian berkunjung ke Monjali, sekalian saja berkunjung ke Taman Lampion. Taman ini buka setelah Monjali tutup, yaitu mulai pukul 17.00 sampai 22.00 dengan harga tiket Rp 10.000 untuk hari biasa dan Rp.15.000 untuk hari libur.

wisata di yogyakarta

Tips and Trick

Monumen Jogja Kembali ini menjadi pilihan wisata sejarah dan edukasi yang bagusuntuk generasi muda bangsa. Maka dari itu, jika berkunjung ke Jogja sempatkan untuk mengunjungi Museum Heroik ini. Nah, sebelum datang kesini berikut ada beberapa tips yang perlu kalian perhatikan:

  • Bawalah kamera. Jika kalian membawa kamera DSLR maka akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 1000.
  • Waktu terbaik untuk berkunjung adalah siang hari menuju sore, karena bisa sekalian berkunjung ke Taman Lampion yang sangat indah.
  • Jaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Where to Stay
SUGGESTED PARADISE
SUGGESTED CULINARY