150 views | 0 Likes

Susuri River Of Life Hingga Masjid Jameek Kuala Lumpur, Malaysia

0 star (from 0 people)
Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Malaysia
Category: City Trip

Posted on 04 October 2019, 16:00:00
Zulfa
Tourist

Berjalan sepanjang pedestrian diayomi pepohonan berteman sungai yang bersih menjadi kehangatan tersendiri ketika berkunjung ke Kuala Lumpur

How to Get There

Dari daerah bukit bintang, tempat menginap selama di Kuala lumpur, saya menggunakan bus GoKL purple line menuju pasar seni. Iya, saya kesini terlebih dahulu karena ingin menikmati lezatnya makanan di Yusuf and Mashoor yang terkenal itu. Restaurant ini berada di depan central market atau pasar seni.

Ketika sampai pasar seni, mendung menggelanyut sendu. Gundah, antara makan dulu atau menuju Masjid langsung, karena nampaknya hujan bakalan turun deras, akhirnya dengan berjalan kaki dengan langkah cepat saya menuju Masjid Jamek.

masjid jamek kuala lumpur


Jika menuju Masjid Jamek lewat pasar seni, kita akan melewati Kasturi walk, lurus saja, belok kiri kita akan menemukan sebuah jembatan dengan aliran sungai yang bersih dibawahnya. Jembatan dengan pemandangan latar belakang Masjid Jamek ini dikenal dengan River of life, ada cerita sejarah mengenai sungai yang mempertemukan sungai Klang dan sungai Gombak ini.

masjid jamek kuala lumpur


What to Do

Dari jembatan, berjalan menyusuri pedestrian disepanjang sungai terasa adem dan super nyaman. Jalanya zaman diayomi pepohonan. Berteman sungai mengalir bersih. Kebetulan waktu kesini sedikit ramai, karena bertepatan dengan hari kebangsaan Malaysia, 16 September. Banyak saya jumpai penduduk setempat menggunakan  baju adat. Menarik. Pingin foto foto banyak tapi mendung nampak ingin menumpahkan airnya, saya gegas menuju ke Masjid.

Seperti halnya masjid lain, untuk memasuki Masjid jamek Kuala Lumpur, pengunjung diharuskan menggunakan busana muslim. Jika tidak, maka pihak Masjid menyediakan jubah lengkap dengan penutup kepala untuk wanita. Sedangkan untuk  laki laki tersedia sarung.

Bagian depan letaran masjid, terdapat patung patung besar seperti masjid Nabawi.. Payung payung ini membuat pelataran masjid menjadi teduh. Ditambah gemericik air mancur membuatnya terlihat menarik.

masjid jamek kuala lumpur


 

Seperti biasa, ketika mengunjungi suatu negara, saya mneyempatkan diri untuk menjalankan Shalat di Masjid Jamik atau central Mosque. Begitu pula ketika berkunjung ke Kuala Lumpur, Malaysia. Saya agendakan untuk menjalankan shalat di salah satu Masjid tertua di Malaysia, Masjid Jamek Kuala Lumpur.

Alhamdulilah setelah sampai didalam Masjid, hujan menggugur dengan derasnya. Saya jalankan shalat wajib dengan rasa syukur. Alhamdulilah terasa adem.

masjid jamek kuala lumpur


Masjid Jamek atau juga dikenal dengan Masjid Sultan Abdul Samad ini ukuranya tidak terlalu besar. Tapi memiliki design yang unik. Bergaya Moor, sebutan untuk orang muslim dari zaman pertengahan yang tinggal di Andalus (Spanyol). Jika melihat dari luar memang mengingtakan kita dengan masjid masjid di Spanyol. Sedangkan, Masjid Jamek sendiri dibangun oleh pedagang pedagang muslim dari India.

masjid jamek kuala lumpur

masjid jamek kuala lumpur


Saya sempat heran juga ya, di India kebanyakan masjid didirikan dengan bergaya Mughal dengan sentuhan kombinasa arsitektur India dan Persia. Sedangkan pedagang muslim India membangun Masjid disini dengan design Moor. Menarik untuk di telisik!

Di bagian dalam dipisah antara tempat shalat Wanita dan laki laki. Dibagian tengah, tempat untuk wisatawan yang ingin melihat bagian dalam masjid. Ada Seorang pemandu yang menjelaskan tentang sejarah masjid. Saya berada di Masjid cukup lama, menunggu hingga hujan reda.

 

Tips and Trick

Untuk kamu yang ingin berkunjung kesini, Masjid Jamek ini berada di sekitaran dataran merdeka. Dekat juga dengan beberapa wisata wajib dikunjungi di Kuala lumpur. Seperti Pasar Seni atau central market, Kasturi walk, Sultan abdul somad building dan galeri seni KL plus Petaling street. Kalau membuat Itineray sekalian ke semua tempat tersebut, Seharian ublek ublek tempat wisata tersebut dijamin nggak capek dan lebih menikmati jalan kaki menyusuri tempat tempat wisata tersebut. Berinteraksi dengan warga Malaysia yang ramah menjadi hal yang tak terlupakan.

Happy travelling!

Where to Stay

Izumi Hotel- kuala lumpur

Gallery (6)

Comments (0)