99 views | 2 Likes

Exsotisme Goa Akbar Yang Sarat Akan Sejarah

5 star (from 2 people)
Tuban, Jawa Timur, Indonesia
Category: Cave Exploring

Posted on 21 August 2019, 09:51:12
Zulfa
Tourist

Goa unik berada tepat dibawah pasar ini memiliki stalaktit dan stalagmit cantik yang menjadi jejak sejarah peryebaran agama Islam di pulau Jawa

How to Get There

Ikutin jalur Surabaya - Semarang berhenti di pasar baru Tuban. Dari pasar baru cukup berjalan kaki menuju goa Akbar

What to Do

Kota Tuban di juluki kota seribu goa. Sederet goa yang berada di Tuban tak hanya menawarkan keindahahan stalaktit dan stalagmit juga menjadi bukti sejarah Indonesia. Salah satu adalah Goa Akbar.

Goa Akbar andalan wisata kota Tuban menjadi tujuan wisata saya setelah sebelumnya berkunjung ke Kelenteng Kwan Sing Bio. Penamaan Akbar berasal dari keberadaan pohon Akbar yang berada di mulut Goa. AKBAR sendiri merupakan akronim dari kata “ALLAHU AKBAR”.




Berjalan menuju loket saya melewati pasar tradisional. Nah, inilah keunikan goa Akbar, letaknya berada tepat di bawah pasar yang kami lewati. Jadi, diantara hiruk pikuk pasar yang menjual ikan, sayur dan jajanan ini dibawahnya terdapat sebuah goa dengan segala ketenangannya.

Setelah tiket ditangan, saya dan beberapa pengunjung tidak langsung menuju goa, melainkan di suguhi deretan aneka satwa burung. Jumlah burung lumayan banyak, lengkap dengan nama jenisnya dan asal daerahnya.

Masuk kedalam mulut goa suasana lembab mulai terasa. Tanaman tumbuh sumbur diatas langit mulut goa. Untuk menyusuri goa tersedia anak tangga dilengkapi pagar besi. Ketika menyusuri anak tangga, pengunjung tidak diperkenankan balik arah agar tidak tersesat kedalam goa yang luasnya hampir 1 hektar. Pagar besi ini juga berfungsi sebagai jalur menyusuri perut Goa.







Di dalamnya, Mata kami dibuai dengan kealamian panorama stalaktit dan stalagmit. Ukuran dan bentuknya berbeda beda, ada yang lancip mengerucut menghadap kebawah, ada juga yang besar seperti tutup panci. Panorama ini terlihat lebih dramatik dengan pencahayaan yang cantik dan terlihat natural.

Stalaktit dalam goa terus menerus meneteskan air murni. Tetesan air kemudian ditampung dalam ceruk ceruk tanah, sehingga membentuk seperti kolam dalam dasar goa. Kolam air menambah keindahan goa. Didalam kolam terdapat ikan yang berkeliaran dengan lincahnya.







Tak hanya ikan, sebagaimana kebanyakan goa lainnya, goa Akbar dihuni oleh ratusan kelelawar yang berterbangan kesana kemari. Aroma lumayan menyengat. Apalagi suasana dalam goa begitu lembab. Sepanjang menyusuri goa, rasa begidik terkadang menyapa ketika menatap kegelapan dalam goa.




Menyusuri perut gua terdapat beberapa ceruk ceruk di dinding dengan beberapa batu didalamnya. Dahulunya tempat ini menjadi tempat bersemedi atau tirakat Sunan Bonang dan Sunan Kalijogo. Hal ini menjadi bukit bahwa goa Akbar menjadi saksi sejarah penyebaran Islam di Indonesia.

Selain dua wali tersebut, dikatakan bahwa sembilan wali yang menyebarkan agama Islam di ditanah Jawa pernah melakukan pertemuan di dalam goa Akbar, hal ini bisa dilihat dengan adanya bukti ruang pertemuan dengan batu mimbar yang mirip seperti podium atau tempat rapat dalam Goa.




Di ujung goa terdapat terdapat Musholla yang digunakan beribadah oleh jamaah hingga saat ini. Keluar dari goa deretan penjual souvenir seperti baju dan makanan menyambut kita di sini.

 




Wisatawan dikenakan karcis masuk Rp. 5000.

Jam buka 08.00 – 16.00 WIB

 

 

Tips and Trick

  • Gunakan masker jika anda tidak tahan dengan suasana lembab dalam goa dan banyaknya kelewar membuat aroma dalam goa kurang sedap,
  • Karena goa luas dan panjang, serta pengunjung harus mengikuti jalur besi yang sudah dibuat, saya sarankan untuk ke toilet terlebih dahulu sebelum menyusuri goa
  • Kondisi tanah licin, sebaiknya menggunakan sandal atau sepatu yang sesuai
  • Jika anda berwisata ke Goa Akbar jangan lupa berkungjung ke makam Sunan Bonang yang letaknya tidak terlalu jauh.

Gallery (8)

Comments (1)