235 views | 1 Likes

Nekat! Uji Nyali di Museum Santet

4 star (from 1 people)
Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Category: Historical Places

Posted on 19 August 2019, 09:56:46
Zulfa
Tourist

Selain menyimpan alat alat kesehatan zaman dahulu, Disini terdapat berbagai alat seks tanah kuburan, keris, kendi, rambut, kayu dan beberapa peralatan mistik lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.

How to Get There

Saya datang ke museum Kesehatan menggunakan kendaraan pribadi, cukup mengarahkan kendaraan menuju museum yang berada di Jl. Indrapura - Surabaya.

What to Do

 

Masih tentang “wisata horror” di Surabaya, jika kemarin saya berkunjung ke museum kematian yang bikin merinding disco. Sekarang urat nyali diasah kembali di museum santet Surabaya. Sebenarnya nama museum ini adalah museum kesehatan. Karena menyimpan berbagai macam klenik berhubungan dengan santet, museum ini lebih dikenal sebagai museum santet. Terus apa hubungannya antara antara museum kesehatan dengan santet? kamu ikutin aja ceritanya.

koleksi museum santet surabaya

Namanya juga uji nyali, seperti halnya kemarin waktu berkunjung ke Museum kematian, saya datang kemari juga …sendirian. Bedanya, sebelumnya saya pernah ke museum kematian, tapi ke museum santet ini saya datang untuk pertama kali. Saya masih blank dengan apa yang akan saya “temui” disini. Sehoror itu kah seperti yang ditulis di internet tentang musem santet ini?

Bismillah. Tiket Rp. 3000 memasuki museum yang berada di Jl.Indrapura sudah ditangan. Dengan santai saya memasuki museum yang terlihat tua dengan gaya kolonial. Memasuki museum terpampang berbagai macam foto pengobatan di masa lalu baik di Indonesia maupun luar negeri. Di sini juga tergantung foto foto menteri kesehatan Republik Indonesia.

koleksi museum santet surabaya

Museum kesehatan dirintis oleh Dr.dr Haryadi Soeparto, adalah seorang dokter sekaligus ahli supranatural. Museum yang didirikan tahun 1990 an ini dahulunya merupakan rumah sakit kelamin. Dan merupakan rumah sakit kelamin terbesar di Asia.

Nah, memasuki ruangan berikutnya disini terpampang banyak sekali alat kesehatan yang sudah tua. Bentuknya berukuran besar dibandingkan alat medis terbaru. Ada alat sterilisasi, alat bantu pernafasan, mikroskop, peralatan P3K hingga alat alat bantu seks.

Alat bantu seks mulai seperti boneka, Koleksi alat penis, koleksi dildo sampai alat pembesar penis. Semua alat ini sukses bikin pipi saya merah dan salah tingkah. Karena dahulunya museum ini adalah rumah sakit kelamin, jadi menyimpan semua koleksi benda tersebut.

koleksi museum santet surabaya

Ruangan ini juga menyuguhkan anatomi flora dan fauna. Bagian ini dikenal dengan sasana flora dan fauna. Di bagian ruangan juga dipamerkan beberapa flora dan fauna yang sudah diawetkan. Sampai disini semua perasaan masih tenang.

Jadi, koleksi museum kesehatan ini secara umum menggambarkan upaya manusia di dalam menjaga kesehatan serta alat-alat yang digunakan di dalam proses penyembuhan penyakit. Baik penyembuhan secara medis maupun non medis. Sesuai dengan cara pengobatan, museum Kesehatan ini dibagi menjadi dua bagian, medis dan non medis.

koleksi museum santet surabaya


koleksi museum santet surabaya

koleksi museum santet surabaya


Saya kemudian berjalan menuju bagian kedua, yaitu pengobatan non medis. Namanya juga pengobatan non medis, jadi cara pengobatan disini dilakukan dengan cara yang tidak masuk akal. Memasuki ruangan kedua, aura mistis sudah terasa dan bikin bulu kuduk berdiri.

Ruangan ini diberi nama sasana Supranatural. Terdapat beberapa peralatan santet dan juga alat penyembuhannya. Oleh karena itu museum kesehatan lebih dikenal dengan museum santet. Disini terdapat tanah kuburan, keris, kendi, rambut, kayu dan beberapa peralatan mistik lainnya dari berbagai daerah di Indonesia. Koleksi yang ada di disini asli dari mbah dukun atau diambil dari pasien yang terkena santet. Disini juga terdapat benda untuk memanggil arwah termasuk ouija, jailangkung dan Nini Towok.

koleksi museum santet surabaya

koleksi museum santet surabaya

koleksi museum santet surabaya



Untunglah ketika memasuki ruangan non medis barengan dengan beberapa wisatawan dari sebuah perusahaan sebuah minuman terkenal di Indonesia, mereka sedang berwisata di Surabaya. Kebetulan juga, Bpk. Soeparmo perintis museum kesehatan mendampingin mereka. Saya turut mendengarkan penuturan beliau tentang pengobatan non medis. Beliau juga bercerita tentang penggunaan jailangkung dan nini towok. Mendengar cerita beliau, bulu kuduk berdiri. Alamak, nggak bisa mbayangin jika saya memasuki museum ini sendiri dan tetiba ada suara tanpa manusia. Atau ada yang iseng menyapa tanpa rupa. Aaahhh…

Berkunjung ke museum kesehatan ini membuat wawasan meluas. Sakit dalam tubuh manusia tak selamanya dikarenakan adanya penyakit akibat turunnya imun tubuh bakteri, virus yang menyerang imun tubuh. Bisa jadi karena serangan dari benda benda yang tak kasat mata dan itu …NYATA.

Bagaimana, berani datang ke museum unik ini?

 

 

Tips and Trick

  • Karena banyak benda mistis sehingga saya menyarankan agar kalian menjaga sikap dan lisan selama di sana untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.
  • Buka mulai hari senin hingga sabtu jam 08.00 – 15.000
  • Hari minggu buka jam 09.00 – 15.00

Gallery (9)

Comments (0)