174 views | 2 Likes

Explore Surabaya Naik Surabaya Heritage Track. Seru, Banyak Ilmu, dan Gratis!

4 star (from 2 people)
Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Category: City Trip

Posted on 30 July 2019, 11:48:45

Oke seperti yang udah aku tulis di review sebelumnya, jadi sebelum nongkrong di Colab Cafe aku dan dua temenku ceritanya lagi pengen explore Surabaya naik Surabaya Heritage Track.

How to Get There

Sebenernya udah  kepingin lama sih tapi baru keturutan minggu kemarin karena aku pilih booking dulu. Takutnya kalau nggak booking nggak kebagian kursinya. Oke sebelum kalian nanya gimana cara pesennya, aku kasih nomor telfonnya disini ya. Catet! (+62) 31 3539000.

tiket surabaya heritage track

Ticket!

Nah Surabaya Heritage Track  ini ada tiga rute dengan waktu yang berbeda-beda. Rute pertama akan dimulai jam 09:00 – 10:00, rute kedua 13:00 – 14:00, dan yang terakhir dimulai 15:00 – 16:00. Aku booking seminggu sebelum keberangkatan untuk 3 kursi dan ambil yang kloter ke 3. Kemarin aku dapat rute yang Ex. De Javasche Bank – Kebonrojo Post Office – Kepanjen Curch. Rute ini nggak sesuai sama yang aku lihat waktu browsing ya, jadi sewaktu-waktu bisa berubah tanpa pemberitahuan. Surabaya Heritage Track ini beroperasi mulai hari Selasa – Minggu, hari Senin TUTUP. Jadi jangan sampai salah hari ya!

bus surabaya heritage track
Ini dia bis Surabaya Heritage Track!

Untuk titik kumpul dan start pemberangkatannya berada di House of Sampoerna. Sedikit cerita aku datang udah mepet banget waktunya kira-kira jam 14:50 aku baru sampai. Dan untung aja pemberangkatan Surabaya Heritage Track ini sesuai dengan jadwalnya. Jadi nggak di majuin atau nggak dimundurin atau telat. Tepat pukul 15:00 bisnya mulai berangkat ke rute pertama.

 

What to Do

Bis Surabaya Heritage Track ini kira-kira muat sekitar 20 orang. Begitu masuk kita bisa pilih tempat duduknya. Oke untuk fasilitas bsa ini pertama ada AC, kursi, dan speaker. Begitu masuk kita akan diberi id card untuk dipakai. Tapi sayangnya jumlahnya terbatas jadi nggak semua penumpangnya dapet. Setelah semuanya siap, tour guide dan pengemudi siap membawa kita berkeliling!

bus surabaya heritage track

rute surabaya heritage track

Jadi dalam perjalanan si tour guide akan memberi penjelasan singkat dari bangunan yang kita lewati dan sejajrahnya pada dulu kala. Karena rute ini masih dalam kawasan kota tua atau old town-nya Surabaya jadi banyak banget cerita penjajahan dan pelajaran yang kita ambil. Untuk menuju ke lokasi pertama hanya perlu waktu lima menit saja.

museum bank indonesia

museum bank indonesia
Setelah sampai di Ex. De Javasche Bank (BI) kita dipersilahkan masuk dan diberi briefing singkat tentang gedung ini. Selanjutnya kita diberi waktu sekitar 10 menit untuk melihat-lihat dan beroto. Gedung ini mempunyai dua lantai. Dan spot foto yang bagus menurut aku ada di lantai dua. Jadi di lantai dua ada seperti hall yang luas gitu bagus kalau untuk foto. Selain itu ada pintu bank kuno yang jadul banget mirip sama scene Harry Potter yang di bank itu! Nggak hanya itu disini juga miniatur-miniatur dan penjelasannya. Puas mengelilingi  Ex. De Javasche Bank ini saatnya naik ke bis lagi untuk menuju ke rute selanutnya.

museum bank indonesia

Ex. De Javasche Bank


Sama dengan tadi sekitar 5 menit kami sampai di lokasi kedua yaitu Kebonrojo Post Office. Karena ini hari Minggu tentu saja kantor posnya tutup. Kantor pos Kebonrojo ini dulu kantor pos pertama yang ada di Jawa Timur. Bangunannya masih khas Belanda juga, dan halamannya luas banget. Disana kita bisa melihat rak-rak jadul untuk menyimpan berkas yang diterima atau yang akan dikirim. Semuanya masih terlihat kuno. Kesan Belandanya dapet banget. Apalagi begitu masuk ke gudang penyimpanannya bakalan lebih terasa lagi. Gudangnya gede banget dengan atap yang tinggi. Sekilas mirip di dalem pabrik, tapi ini bukan. Itu tempat untuk mempacking paket.

rute surabaya heritage track

rute surabaya heritage track
Kantor Pos Kebonrojo

Untuk rute selanutnya yaitu Kepanjen Curch atau Gereja Merah Kepanjen ini nggak jauh lokasinya dari Kantor Pos Kebonrojo.  Hanya berjalan kaki saja sudah sampai, tenang nggak jauh kok cuma 100m saja!

gereja kepanjen
Gereja Merah Kepanjen

Begitu sampai di Gereja Kepanjen bawaanya langsung inget castlenya Disney! Karena beneran bangunannya tinggu menjulang dengan dinding dari batu bata merah. Belum lagi pilar-pilarnya bikin bangunannya terlihat megah. Begitu masuk kita diberi penjelasan lagi tentang Gereja Kepanjen ini. Gereja ini juga peninggalan Belanda ya guys, dan dalemnya luas banget! Bagian atapnya berbentuk kubah yang tujuannya agar suara yang didalamnya keras dan menggema. Kita diperbolehkan untuk berfoto tapi tidak boleh menaiki tempat untuk bersujudnya. Disana juga ada goa Maria yang cocok untuk spot foto!

gereja kepanjen
gereja kepanjen

gereja kepanjen
Karena udah di rute terakhir berarti usai sudah jalan-jalan kita dengan Surabaya Heritage Track ini. Saatnya kembali ke bis untuk menuju ke House of Sampoerna lagi. Karena masih punya banyak waktu kami memutuskan untuk masuk ke House of Sampoerna. Karena sayang banget tuh masak kesini cuma buat titik kumpul naik bisnya aja? Jadi harus sekalian dong! Untuk masuk ke House of Sampoerna ini nggak bayar juga, cukup dengan menunjukan KTP aja kita udah boleh masuk dan melihat-lihat.

house of sampoerna
house of sampoerna
house of sampoerna
house of sampoerna
House of Sampoerna

Didalamnya ada barang-barang antik jadul yang digunakan untuk membuat rokok. Kesan pertama begitu masuk adalah bau tembakau! Jadi yang suka ngerokok pasti tau banget nih hahaha.

Oke kalau dari aku sendiri sangat menikmati perjalanan menggunakan bis ini karena selain menambah wawasan kita juga bisa lebih mengenal dan tau cerita bersejarah tentang negara kita ini, banyak banget pelajaran yang bisa kita ambil. Lebih cocok lagi kalau kita ajak anak atau adik kita selain jalan-jalan juga bisa mengajarkan ilmunya! Apalagi tiketnya FREE, jadi nggak ada alasan lagi kan buat kalian untuk tidak naik Surabaya Heritage ini?

 

Tips and Trick

1. Booking biar dapet kursi

2. Datang tepat waktu

3. Bawa kamera

4. Catat hal-hal penting bersejarah

 

Gallery (17)

Comments (2)