56 views | 1 Likes

Menelusuri Jejak Para Raja di Museum Simalungun

5 star (from 1 people)
Pematang Siantar, Sumatera Utara, Indonesia
Category: Museum

Posted on 04 July 2019, 14:01:23
luna
Sightseeing

Museum Simalungun merupakan salah satu museum bersejarah di Pematang Siantar..

How to Get There

Udah lama juga ngga main ke Pematang Siantar guys. Kebetulan masih dalam suasana liburan dan masih ada beberapa anggota keluarga yang masih liburan di Medan, aku pun mengajak mereka untuk jalan-jalan ke Pematang Siantar. Terakhir main kesana aku nyobain berenang di Wisata Bah Air Sampuran. Kali ini aku mau ngajakin mereka buat berwisata sejarah ke Museum Simalungun.

Museum Simalungun ini lokasinya ada di Jalan Sudirman no 20, Kota Pematang Siantar. Lokasinya sih ada di tengah kota guys, jadi ngga susah buat kesananya. Kalian bisa temukan berbagai transportasi untuk menuju kesana.

What to Do

Museum Simalungun berada dalam bangunan yang berbentuk rumah adat Simalungun dan dibangun oleh Para Raja Simalungun pada tanggal 10 April 1939. tujuan pembangunan museum ini bertujuan untuk menyimpan dan melestarikan benda-benda peninggalan yang bersejarah sekaligus sebagai cagar budaya.

Sejarah museum ini berdiri sebagai keputusan pertemuan Harungguan yang diadakan pada 14 Januari 1937 oleh Raja Simalungun, Kepala distrik, Tungkat, Tokoh Masyarakat dan tokoh pemerintahan. Awalnya, museum ini disebut sebagai Rumah Pusaka Simalungun, diresmikan pada 30 April 1940. kemudian berganti menjadi Museum Simalungun yang dikelola oleh Yayasan Museum Simalungun yang didirkan pada tanggal 27 September 1954.

Koleksi yang ada di dalamnya juga bermacam-macam guys, seperti koleksi arkeologi, bermacam-macam mata uang, gabah dan keramik, berbagai kerajinan tangan hingga naskah kuno yang merupakan isi dari hasil observasi alam seperti ilmu astrologi dan ilmu ramuan obat tradisional. Kalo dijumlah semua koleksinya bisa mencapai 800an buah.

Pengunjung yang datang bisa melihat koleksi-koleksi yang ada disini berikut dengan penjelasan singkat dibaliknya. Museum ini akan memberikan kalian pengetahuan dan gambaran mengenai kota Pematang Siantar dan kehidupan warga Batak Simalungun waktu itu.

Koleksi-koleksi tersebut masih terjaga dengan baik, meskipun sebagiannya ada juga yang butuh perhatian dari pihak pengelola. Beberapa koleksi dari kerajaan yang bisa kalian lihat disini antara lain pingga pasu yang merupakan piring yang digunakan khusus untuk raja. Selain itu juga ada peralatan hidup sehari-hari warga Simalungun yang dulunya sering digunakan, seperti tempat penyimpanan garam atau dalam Bahasa Simangulun disebut Abal-Abal. Selain Abal-Abal juga ada Parborason yang merupakan tempat penyimpanan beras, Taduhan atau tempat penyimpanan ikan dan Tatabu yang merupakan tempat penyimpanan air. Wah, banyak juga ya koleksinya guys?

Oiya, disini kalian juga bisa melihat berbagai jenis perhiasan dan pakaian adat tradisional Simalungun seperti doramani yang merupakan perhiasan buat laki-laki, Bulang atau perhiasan untuk perempuan, suri-suri atau selendang yang digunakan untuk perempuan, gondit atau pengikat kain di bagian pinggang untuk wanita dan suhul gading atau keris.

Sejak dibangun, Museum Simalungun ini udah dipugar sebanyak dua kali. Pertama kali dipugar sekitar tahun 1968 di masa pemerintahan Bupati Radjamin Purba, museum ini direnov dengan tetap mempertahankan keadaan aslinya yang terbuat dari kayu. Jadi kesannya masih terlihat tidak terawat. Lalu tahun 1982 saat pemerintahan bupati Letkol (purn) JP Silitonga, museum ini kembali direnov.

Museum ini memang kurang banyak peminatnya guys, tapi kita sebagai anak muda ngga seharusnya melupakan sejarah juga kan? Overall, Museum ini tempat yang cocok buat kalian yang suka berwisata sejarah atau buat kalian yang pengen tahu lebih dalam soal sejarah kota Pematang Siantar. So, kalo main ke Sumatera Utara jangan lupa mampir ya guys..

Youtube by The Duduts

Tips and Trick

  • Museum ini buka setiap hari mulai jam 19 pagi sampai jam 4 sore.
  • Jangan lupa ajak temen-temen atau keluarga kalian.
  • Bawa kamera buat foto-foto.
  • Jangan merusak koleksi yang ada disini.
  • Jaga kebersihan selalu.

Gallery (6)

Comments (1)