260 views | 1 Likes

Explore Air Terjun Kapas Biru Lumajang [part 1]

5 star (from 2 people)
Lumajang, Jawa Timur, Indonesia
Category: Waterfall

Posted on 30 April 2019, 13:48:23
Effida
Tourist

camping disini berasa di air terjun milik pribadi..

How to Get There

Liburan liburan! Udah lama banget nggak liburan kayaknya. Kali ini aku mau liburan ke salahsatu air terjun yang ada di Lumajang, Jawa Timur. Kalau yang aku tahu, di Lumajang ada Air Terjun Tumpak Sewu, tapi kali ini kami nggak mau ke situ. Tujuan kami adalah ke Air Terjun Kapas Biru.

Dari Surabaya Jawa Timur, perjalanan ke Lumajang membutuhkan waktu sekitar 4 jam perjalanan, kalau dilihat dari google maps sih wkwk. Tapi karena kami mampir mampir macet makan dll, jadi perjalanan berangkat kemaren kurang lebih 5 - 6 jam perjalanan. 

Kami berangkat rame rame, 15 orang. Dan nggak ada yg tahu jalan hihi. Buat kalian yang nggak tahu jalan nggak udah khawatir, bisa pake google maps kok. Seperti biasa, perjalanan dari Surabaya ngelewatin kota Sidoarjo, Pasuruan, Malang, dan baru sampe Lumajang. Pas udah mau nyampe, kami malah nyasar karena kurangnya penunjuk jalan menuju ke Air Terjun Kapas Biru dan kurang akuratnya google maps hihi. Tapi gapapa lah, bisa tanya ke warga sekitar kok. 

What to Do

Perjalanan dengan menggunakan motor udah selesai untuk berangkatnya, yah lumayan pegel juga ya pantat panas haha. Untuk masuk ke kawasan Air Terjun Kapas Biru, kami dikenakan biaya masuk sekitar kurang lebih 180 ribu rupiah. Biaya tersebut udah termasuk tiket masuk + parkir menginap 8 motor. Setelah bayar tiket masuk dan parkir, eh hujan. Akhirnya kami memutuskan buat neduh dulu daripada trekking sambil hujan hujan, ngeri juga wkwk. 

Oh iya, bawaan kami cukup banyak karena berencana ngecamp 1 malam. Seru bukan? Persiapan dari mulai tenda, matras, sleepingbag, alat masak, kompor, bahan makanan, semua udah rapi deh tersusun di carier masing masing. Setelah tanya ke mas yang jaga pintu masuk katanya sih trekkingnya sekitar 1 kilometer gitu. Pas hujan reda langsung deh capcuss. 

Perjalanan menuju ke Air Terjun Kapas Biru nggak semudah yang aku kira haha. Awalnya sih enak, kanan kiri jalan ada pohon salak yang tumbuh subur, jalanan pun cukup oke. Tapi, beberapa meter kemudian kalian akan ngelewatin jalanan yang mulai menyulit wkwk. Karena habis hujan, nggak heran kalau jalanannya jadi berlumpur dan licin. Yang paling berkesan adalah tangga. Yak, kalian harus ngelewatin tangga 90 derajat untuk sampai ke air terjun. Wajib banget berhati-hati karena sendal gunung udah dalam posisi berlumpur dan licin huhu. Selain ngelewatin tangga 90 derajat, kalian juga akan nyebrangin sungai dan lewat sumber air yang kecil gitu. Wah ngeri sumpah, apalagi ini perngalaman pertama buat aku, lainnya mah anak gunung wkwk.

air terjun kapas biru

kayak gini nih kira2 jalannya, gak sempet ngefoto sendiri karena hujan dan becek, yang ini gambar dr google ya

Perjalanan sekitar mungkin 15 menit udah dilalui, dengan medan yang cukup curam dan sangat berbahaya, alhamdulillah kami selamat hehe. Setibanya di kawasan Air Terjun Kapas Biru, langsung deh taruh tas masing masing dan duduk dulu untuk istirahat. Indahnya Air Terjun Kapas Biru emang bener-bener dah, indah dan masih alami banget!

air terjun kapas biru

air terjun kapas biru

air terjun kapas biru lumajang

air terjun kapas biru lumajang

Karena kami tiba di lokasi Air Terjun Kapas Biru sekitar pukul 2 siang, langsung deh sebelum matahari pergi, si cowo langsung bangun tenda dan cewe mulai nyiapin masakan untuk makan sore, laper banget sudah! Kami bangun 3 tenda di sekitar Air Terjun Kapas Biru. Oh iya, menu makan sore itu adalah ayam guling bakar. Jadi, ayam yang sebelumnya udah kami siapin dengan bumbu ungkep tinggal dibakar di lokasi camp. Seru!

air terjun kapas biru lumajang

air terjun kapas biru lumajang

air terjun kapas biru lumajang

air terjun kapas biru lumajang

air terjun kapas biru lumajang

air terjun kapas biru lumajang

air terjun kapas biru lumajang

Aliran air terjun yang deras dan jernih bikin kami nggak betah buat nyebur dan nyobain airnya. Nyebur udah, bangun tenda udah, siapin makanan juga udah, saatnya makan sambil ngopi dan ngobrol deh setelahnya. Sayang sekali hujan turun dan bikin kami harus masuk ke tenda masing masing. Sekitar pukul 8 malam, udah ada yang keroncongan dan memutuskan buat bikin mie instan. Bikinnya dijadiin satu di panci dan dimakan bareng, hahaha seru! 

Setelahnya langsung bobo deh buat njaga stamina buat balik dan beraktivitas esok hari, lanjut ke Part 2 ya besok, seeu!

Tips and Trick

Tips yang palig mantul : Jangan kesini pas musim hujan!

 

  • Jaga dan siapkan stamina yang fit
  • Siapkan peralatan dengan lengkap
  • Karena jalanan yang dilalui sangat berbahaya dan belum aman, pengunjung wajib selalu waspada dan berhati-hati.

Where to Stay

Kayaknya nggak ada hotel atau homestay, jadi kalau mau bermalam harus ngecamp.

Gallery (12)

Comments (4)