83 views | 2 Likes

Mengenal Candi Cangkuang, Satu-satunya Candi Hindu di Jawa Barat

4 star (from 2 people)
Garut, Jawa Barat, Indonesia
Category: Historical Places

Posted on 29 March 2019, 11:11:31
bozerwin
Sightseeing

Wisata sejarah yang mengedukasi tapi terjangkau? Ke Candi Cangkuang aja!

How to Get There

Mumpung gue masih tugas di Tasikmalaya, weekend lalu gue sempetin buat pulang ke Garut. Meskipun cuma bentar, tapi lumayan lah Sabtu Minggu bisa makan masakan rumahan. Sabtu pagi, kebetulan adek gue libur sekolah dan dia ngajakin buat jalan-jalan. Karena emang kita udah lama ngga ketemu, akhirnya gue pun ajakin dia jalan-jalan yang tujuannya dia sendiri yang pilih. Ternyata dia ngajakin ke Candi Cangkuang. Padahal gue pikir dia bakal ngajak ke Pantai Ranca Buaya.

Gue sih udah pernah denger soal candi ini dulunya pas jaman sekolah, tapi belum pernah datengin. Ternyata menuju kesananya cukup mudah lho, kami pun boncengan naik motor dari rumah menuju kecamatan Leles, tempat candi ini berada. Buat kalian yang mungkin ngga bawa kendaraan pribadi, kalian bisa naik bus ke Garut trus sampe di alun-alun Leles, kalian bisa naik andong atau ojek menuju Candi Cangkuang.




What to Do

Candi Cangkuang ini ternyata cukup unik lho guys, pasalnya lokasi candi ini ada di sebuah pulau kecil yang dikelilingi oleh danau. Jadi dari pintu masuk pertama tadi, kita harus menempuh perjalanan lagi sekitar 250 meter dengan perahu tradisional atau rakit dengan biaya sewa sekitar Rp 5.000 aja per orang untuk rute pulang pergi. Sementara tiket masuk candi ini juga ngga kalah terjangkau, yaitu Rp 3.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 5.000 untuk wisatawan asing. Murah banget kan guys?

Candi Cangkuang ini memang kerap dijadikan destinasi wisata oleh warga Garut. Candi ini merupakan peninggalan masa Hindu yang diperkirakan dibangun sekitar abad 8 Masehi. Candi Cangkuang ini adalah satu-satunya candi Hindu di Jawa Barat lho guys. Menariknya nih guys, meskipun berasal dari masa Hindu, tapi disekitar candi ini banyak ditemukan peninggalan masa Islam awal di Jawa Barat, hal ini terlihat adanya makam Eyang Embah Dalem Arif Muhammad yang berada persis di pinggir candi. Beliau dikenal sebagai salah satu penyebar agama Islam di Jawa Barat dan warga setempat menganggap mereka adalah keturunan langsung dari Embah Dalem Arif Muhammad.

Nama Candi Cangkuang sendiri diambil dari nama desa tempat candi ini berada. Cangkuang sendiri merupakan nama tanaman sejenis pandan yang terdapat di sekitar makam. Candi ini ditemukan sekitar tahun 1966 oleh tim peneliti yang salah satunya adalah Uka Tjandrasasmita. Penelitian ini dilakukan berdasarkan laporan dalam buku sejarah mengenai adanya arca Siwa dan makam Muslim di bukit Kampung Pulo. Setelah dipugar, arca Siwa tersebut kemudian disimpan didalam candi.

Selain mengunjungi Candi Cangkuang ini, kalian bisa sekalian mampir ke Kampung Pulo yang unik. Penduduk di kampung ini masih menjaga budayanya hingga saat ini dan ada beberapa peraturan yang ngga boleh dilanggar. Seperti dilarang beternak hewan berkaki empat, dilarang adanya dua kepala keluarga dalam satu atap dan masih banyak lagi lainnya. Unik juga ya guys? Gue jadi teringat sama Kampung Naga.


Aktivitas lain yang bisa kalian lakukan disini adalah pengunjung bisa melihat-lihat beragam peninggalan sejarah selain candi, seperti Al-Quran dengan media kulit kayu, buku fiqih, lukisan, rumah adat dan masjid. Buat kalian yang suka mancing, kalian bisa mancing di Situ Cangkuang tadi, katanya sih ikan-ikan di danau ini lumayan banyak. Tapi kalo gue sih mending duduk santai di pinggir danau sambil menikmati keindahan alam setelah lelah menjelajah.


Buat kalian yang berencana liburan ke Jawa Barat, ngga ada salahnya buat masukin Candi Cangkuang ini sebagai destinasi kalian. Wisata ini cukup edukatif buat kalian yang suka belajar sejarah.

Video by Yuk Liburan Lagi

Tips and Trick

  • Pakai alas kaki yang nyaman.
  • Bawa kamera.
  • Ajak keluarga dan sahabat.
  • Jaga kebersihan.

Gallery (9)

Comments (2)