154 views | 1 Likes

Hutan Mangrove, Wisata Anti Mainstream Nusa Lembongan

5 star (from 1 people)
Klungkung, Bali, Indonesia
Category: Mangrove Exploring

Posted on 20 March 2019, 11:22:14
clarissaputri
Sightseeing

Keesokan harinya, pagi-pagi banget kami langsung berangkat menuju hutan mangrove. Untuk berkeliling hutan mangrove, kami menyewa perahu dengan harga...

How to Get There

Minggu lalu, kebetulan gabut dan pengen banget liburan. Kalo biasanya aku banyak menghabiskan liburan di Karangasem buat mengunjungi wisata-wisata keren seperti Taman Ujung Water Palace, Pura Luhur Lempuyang dan Danau Yeh Malet, kali ini aku mau liburan ke tempat yang deket-deket aja yaitu Nusa Lembongan. Kata temenku sih disana ada Mangrove Forest yang keren banget. 

Dari Bali menuju ke Nusa Lembongan, kami berangkat menggunakan fast boat tujuan Pantai Sanur - Lembongan. Setelah sampe di Dermaga Jungut Batu, kami putuskan buat sewa mobil soalnya aku berangkatnya berempat bareng temen-temen dan langsung menuju hotel. Kami stay in Puri Sari Mangrove yang lokasinya ngga jauh dari Hutan Mangrove itu.




What to Do

Keesokan harinya, pagi-pagi banget kami langsung berangkat menuju hutan mangrove. Untuk berkeliling hutan mangrove, kami menyewa perahu dengan harga Rp 50.000 per orangnya. Karena kami wisatawan lokal jadi harganya lebih murah, soalnya kalo turis asing biasanya harganya bisa 3 kali lipat lebih mahal. Perahu ini ngga terlalu besar guys, cukup diisi 4 sampe 5 orang termasuk guide nya dan perahunya bukan perahu motor lho. Jadi lupakan kalo kalian bakal naik perahu bermesin, melainkan ini adalah perahu dayung yang super ringan dimana ketika kami semua naik rasanya agak serem karena takut oleng. Hahaha... Tapi guide nya expert banget lho, meskipun perempuan setengah baya, tapi beliau bisa mendayung perahu ini sendirian. Oiya, harga Rp 50.000 per orang tadi adalah harga sewa perahu untuk 25 menit ya guys.

Perjalanan pun dimulai. Ternyata hutan mangrove pulau Nusa Lembongan ini areanya luas banget guys. Sepanjang perjalanan kami bener-bener menikmati hijaunya hutan mangrove ini, ditambah lagi airnya yang jernih banget jadi terlihat semak-semak dari pohon bakau yang merambat didalam airnya. Kami dibuat terkagum-kagum dengan deretan pohon bakau yang melilit sehingga menjadikan hutan ini terlihat unik. Jalur yang meliuk-liuk pun membuat perjalanan kali ini terasa lebih menyenangkan dan santai. Meskipun gitu, kami tetep ngga lupa buat mengabadikan momen. Hahaha..

Asyiknya lagi, suasana bener-bener sepi dan tenang karena ngga terdengar suara mesin perahu. Katanya sih disini ada aturan ngga boleh menggunakan perahu motor biar ngga merusak lingkungan. 

Semakin lama perjalanan, perahu ini memasuki jalur yang sungainya semakin sempit dengan tebaran pohon-pohon bakau di sisi kanan kirinya. Kalo diperhatikan lagi, air sungainya pun terlihat semakin gelap hingga tak terlihat dasar sungainya. Beda banget sama diawal perjalan tadi yang airnya bening. Kesannya agak serem sih, tapi menurut aku sih masih terlihat keren karena semakin terlihat pemandangan hutan mangrovenya yang indah dan alami dengan akar pohon bakau yang terlihat kokoh dan besar-besar. Bener-bener berasa ada di tengah hutan.

Hijaunya pohon bakau ini menjadi habitat alami bagi burung Jalak Bali lho guys. Maka ngga heran kalo pengunjung bisa melihat burung jalak Bali berterbangan dan hinggap di ranting-ranting pepohonan. Selain Jalak Bali, disini juga menjadi habitat Ular yang biasanya terlihat menggantung di pepohonan juga biawak yang biasanya terlihat berenang disekitar sungai.

Setelah kurang lebih 25 menit, akhirnya perahu kami keluar dari hutan mangrove ini, rasanya kayak baru keluar dari goa gitu guys soalnya kami langsung bisa melihat laut lepas yang lebih cerah dan terang. Pantai hutan mangrove ini ngga kalah cantik kok guys, pemandangan pohon bakau menjadikan nilai tambah tersendiri bagi pantai ini. Ditambah lagi terlihat Gunung Agung dari kejauhan sebagai backgroundnya. Pantai ini punya air yang jernih lho guys, jadi bikin pengen terjun langsung dan berenang disini. 



Puas bekeliling di sekitaran pantai hutan mangrove, perahu pun kembali ke starting point nya tadi dan kita segera kembali ke hotel untuk kemudian sarapan. 

Weekend Gateway kami kali ini bener-bener berkesan karena akhirnya kami bisa pergi ke Hutan Mangrove yang belum pernah kami kunjungi sebelumnya. Nah, buat kalian yang pengen liburan anti mainstream di Bali, ngga ada salahnya buat pergi ke Mangrove Forest Nusa Lembongan ini. Ngga rugi deh, pemandangannya cantik banget.

Video by Sarah ME

Tips and Trick

  • Waktu yang tepat untuk berkeliling mangrove adalah pagi atau sore.
  • Bawa kamera untuk mengabadikan moment.
  • Pakai sunblock.
  • Jangan buang sampah disepanjang sungai.
  • Bawa air mineral.

Where to Stay

Puri Sari Mangrove
Jungut Batu Street, Lembongan

Gallery (8)

Comments (2)