pribadiganda | Tourist
Buton, Sulawesi Tenggara, Indonesia | Hiking & Trekking
27 Apr 2020


Akhir Pekan Sambil Trekking Menyenangkan di Bukit Teletabis Rongi
Wisata pantai dan pemandian selalu menjadi destinasi favorit di akhir pekan, tapi kalau mau berwisata di perbukitan sambil sedikit mendaki, Bukit Teletabis di Rongi adalah pilihannya.

How to Get There

Alternatif wisata di daerah dataran tinggi, perbukitan, atau pegunungan, memang kurang diminati banyak orang dibanding dengan destinasi wisata pantai dan pemandian. Mungkin karena tidak banyak orang yang menyenangi aktivitas mendaki atau trekking yang terkesan merepotkan dan melelahkan.

Apalagi, untuk melakukan kegiatan berkemah membutuhkan peralatan dan keahlian tersendiri yang tidak semua orang miliki. Jadi wajar bila berwisata sambil mendaki bukan pilihan saat ingin menghabiskan akhir pekan.

bukit teletabis rongi
Namun berbeda dengan Bukit Teletabis yang terletak di daerah Rongi, Buton Selatan. Bukit yang dinobatkan sebagai bukit terpanjang di Provinsi Sulawesi Tenggara ini justru selalu ramai di akhir pekan. Walau tidak seramai dengan destinasi pantai atau pemandian lainnya, tapi berakhir pekan di Bukit Teletabis sambil sedikit trekking dan berkemah pasti menyenangkan.


Jaraknya tidak terlalu jauh dari Kota Baubau, hanya sekitar 35 kilometer. Bisa ditempuh sekitar 45 menit menggunakan sepeda motor. Titik lokasi pendakian biasanya dimulai dari Desa Rongi, Kecamatan Sampolawa. Biasanya pengunjung memarkir kendaraannya di kaki bukit, yang tidak terlalu jauh dengan puncak bukit yang dikunjungi.

Perjalanan ke lokasi Bukit Teletabis dari Kota Baubau melewati hutan lindung dan perbukitan dengan jalan yang berkelok-kelok. Begitu melewati perbatasan kabupaten, akan tampak pemandangan perbukitan yang lebih kontras.

Di sebelah kanan ada hutan perawan dengan pohon-pohon yang rapat. Sedangkan di sebelah kiri, deretan Bukit Teletabis dapat disaksikan jelas dengan hamparan savana menghijau. Di daerah ini, pengunjung juga akan melewati beberapa perkampungan yang tidak begitu padat.

What to Do

Nama aslinya adalah Bukit Lamando. Istilah nama Bukit Teletabis dipakai karena bukit ini cukup landai, dan hanya ditumbuhi oleh rerumputan dan savana, sehingga tampak seperti bukit-bukit yang ada di film serial “Teletubbies” di televisi.

Tidak hanya nama dan gelarnya sebagai bukit terpanjang, Bukit Teletabis di Rongi ini cukup populer oleh masyarakat Kepulauan Buton sebagai tempat wisata alternatif. Karena tidak hanya dikunjungi oleh para remaja yang senang mendaki, anak-anak maupun orang dewasa juga biasa datang ke tempat ini di akhir pekan.

Bila ingin menikmati pemandangan Bukit Teletabis ini secara komplit, maka disarankan untuk berkemah sebelum sore hari. Menjelang petang, pengunjung pasti akan disuguhkan momen indah matahari terbenam di ufuk Barat. Tidak hanya matahari terbenam, di sana juga dapat disaksikan dengan jelas bentangan Laut Banda yang indah.

bukit teletabis rongi
bukit teletabis rongi
Ada dua pilihan lokasi berkemah, yaitu di puncak tertinggi bukit atau di bukit kecil tepat di depan bukit tertinggi. Pengunjung yang berkemah di bukit tertinggi adalah mereka yang sudah biasa datang ke sini, jadi mereka mampu bertahan saat badai datang. Bahkan setiap pagi, kabut juga rutin menyelemuti kawasan perbukitan ini.


Pasalnya, bukit-bukit yang ditaksir memiliki ketinggian sekitar 500 mdpl ini juga rawan angin kencang. Itulah kenapa meski di siang hari saat matahari bersinar terik, udara di atas bukit tetap terasa sejuk oleh angin yang selalu bertiup.

Dengan struktur yang cukup landai, memudahkan pengunjung trekking sampai ke puncak bukit. Kondisi tanah di puncak bukit juga lebih rata, sehingga tenda lebih mudah didirikan. Ada beberapa jalur pendakian yang tampak samar dan bisa dilihat dari kaki bukit.

bukit teletabis rongi
Untuk mendaki sampai ke puncak, pengunjung biasanya tidak sampai menghabiskan waktu 30 menit. Itu pun sudah termasuk saat harus berhenti di tengah pendakian, untuk berfoto dan mengabadikan momen. Sehingga kegiatan mendaki tetap menyenangkan.


bukit teletabis rongi
Di malam hari, pengunjung dapat menikmati indahnya langit bersih. Menyaksikan pemandangan bintang-bintang di langit sembari menyantap makan malam atau sekedar bernyanyi ria di depan api unggun sambil menyeruput kopi, sungguh mengasyikkan.


Menjelang pagi hari, tampak fenomena yang indah, di mana terjadi perubahan langit yang sangat kontras dari yang berwarna ungu gelap ke biru kehijauan. Pemandangan matahari terbit lebih indah disaksikan dari puncak bukit.

bukit teletabis rongi
bukit teletabis rongi
Tidak hanya itu, pemandangan savana hijau tampak sejauh mata dapat melihat. Tanpa pepohonan, bukit-bukit yang terbentang terasa menenangkan perasaan. Saat sinar matahari semakin terik di pagi hari, warna hijau rerumputan menjelma kuning keemasan.


Di dekat puncak bukit, terdapat beberapa batu karang yang menonjol. Tentu saja ini dijadikan tempat berfoto bagi pengunjung dengan mengambil latar langit atau Laut Banda. Namun saat menaiki batu karang tersebut untuk berfoto disarankan agar tetap berhati-hati.

bukit teletabis rongi
bukit teletabis rongi
Kelebihan dari berwisata di Bukit Teletabis ini, selain karena mudah untuk dijangkau banyak titik berfoto cantik dengan berlatar alam hijau dan tentu saja lebih menyehatkan. Selain itu, berwisata di tempat ini bisa dilakukan kapan saja, asal tetap menjaga kebersihan perbukitan.

Tips and Trick
  1. Menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.

  2. Menjaga sikap dan tutur kata selama melakukan perkemahan di bukit.

  3. Membawa perlengkapan mendaki secukupnya.

  4. Menyediakan kebutuhan air untuk minum dan memasak karena tidak ada sumber mata air terdekat.
  5. bukit teletabis rongi


     

Where to Stay
Belum ada tempat penginapan yang tersedia di dekat lokasi wisata, karena jarak ke kota lebih dekat dan mudah dicapai.
SUGGESTED PARADISE
SUGGESTED CULINARY