Mengenal Suku Karen di Desa Wisata Baan Tong Luang Chiang Mai

chiang mai

sugengcool | Traveler
Chiang Mai, Chiang Mai, Thailand | Culture & Art
30 Jan 2020


Mengenal Suku Karen di Desa Wisata Baan Tong Luang Chiang Mai
Baan Tong Luang menjadi kawasan desa wisata yang menarik untuk dikunjungi saat berada di Chiang Mai. Keunikan Suku Karen menjadi daya tarik bagi wisatawan dari berbagai negara. Seperti apa disana?

How to Get There

Hari kedua di Chiang Mai, setelah semalam aku menghabiskan waktu buat kulineran sambil menikmati Live Music di Ploen Ruedee Night Market, aku pun segera istirahat dan saving energy untuk explore hari ini. So, hari ini aku dan keluarga akan mengunjungi salah satu wisata budaya di kota Chiang Mai yang cukup terkenal yaitu Baan Tong Luang atau yang biasa dikenal dengan Long Neck Village.

Untuk menuju Baan Tong Luang ini kalian bisa naek tuktuk guys. Kalian tinggal sebutkan aja tujuan kalian dan tanya berapa tarif menuju kesana. Ngga usah khawatir mahal ya, soalnya kalo naek tuktuk ini harganya bisa ditawar kok, asal kalian bisa Bahasa Thailand ya. Wkwkwk..

chiang maiPintu Masuk Desa Baan Tong Luang

What to Do

Memasuki desa wisata Baan Tong Luang ini setiap pengunjung dikenakan tiket sekitar 500 Bath per orangnya. Lumayan mahal sih guys, apalagi kalo buat traveler budget jadinya agak mikir. Tapi yaa harga segitu worth it banget menurut aku guys. Ada apa aja sih disana?

chiang maiTiket Masuknya

Dulunya Baan Tong Luang ini menjadi tempat tinggal Suku Karen aja, tapi sekarang udah ada beberapa suku lain yang tinggal disini. Meskipun begitu, yang paling menarik perhatian wisatawan adalah Suku Karen ini guys.

Buat kalian yang belum tahu, Suku Karen adalah salah satu suku yang tinggal di pedalaman Thailand. Suku Karen selalu menarik perhatian wisatawan karena memiliki tradisi unik, yaitu semua wanita Suku Karen diwajibkan memanjangkang leher menggunakan tumpukan kawat yang terbuat dari kuningan. Saat ini, semua Suku Karen hanya tinggal di desa wisata seperti di desa Baan Tong Luang ini. Jadi mereka udah ngga ada yang tinggal di pedalaman atau di pegunungan seperti aslinya. Maka dari itu, desa ini juga sering kali disebut sebagai Long Neck Village.

chiang maiKita juga bisa nyobain lho pake kalungnya cool

Meskipun tinggal di pedalaman Thailand, tapi Suku Karen ini bukanlah asli Thailand. Suku Karen awalnya tinggal di dataran tinggi Tibet yang kemudian berpindah ke Myanmar, tepatnya di Karen State dimana daerah ini berbatasan langsung dengan Thailand.

chiang mai

Suku Karen pada dasarnya menganut kepercayaan animisme, tapi sejak Myanmar dijajah Inggris di abad ke-18, misionaris Kristen pun melebarkan sayapnya. Sekarang sekitar 15% Suku Karen di Myanmar dan Thailand menganut agama Kristen. Ngga heran kalo di desa wisata Baan Tong Luang ini ada sebuah gereja yang digunakan untuk tempat ibadah mereka.

chiang maiGereja di Desa Baan Tong Luang

Para perempuan Suku Karen mulai mengenakan kalung bertumpuk-tumpuk sejak mereka masih gadis. Karena semakin panjang leher, maka semakin cantik mereka di mata pria. Tradisi yang unik sekali kan?

Hampir semua suku asli Thailand memiliki kerajinan tangan berupa tenun. Menemun adalah kegiatan yang biasa dilakukan oleh wanita, mereka menenun kain untuk digunakan sebagai topi, pakaian, kaus kaki hingga selimut. Sementara yang pria, mereka bekerja sebagai petani. Desa ini cukup luas dengan banyak persawahan dan lumbung padi, ngga heran kalo banyak yang menjadi petani.

chiang maiSuku Karen sedang menenun

chiang mai

Beberapa kerajinan khas yang bisa dibeli pengunjung

chiang mai

chiang mai
chiang mai
Area persawahan yang luas

chiang mai

Anyway, Desa Baan Tong Luang ini cukup besar guys dan butuh waktu yang ngga sedikit untuk menyusurinya. Apalagi kalo setiap pemilik rumah mempersilahkan kalian untuk masuk dan mengijinkan untuk memotret. Pasti kalian akan betah berlama-lama disini. Maka dari itu, aku bilang worth it banget dengan membayar harga tiket segitu untuk menyusuri desa wisata ini.

chiang mai

Video by Our Life Thai

Tips and Trick

Kalo kalian ada rencana pergi ke Chiang Mai, jangan lupa untuk mengunjungi desa Baan Tong Luang ini ya. Tapi sebelumnya, ada beberapa tips yang perlu kalian perhatikan:

  • Jangan lupa bawa kamera.
  • Jaga kebersihan desa ini.
  • Pakai alas kaki yang nyaman.

Where to Stay
SUGGESTED PARADISE
SUGGESTED CULINARY