263 views | 1 Likes

Pasar Lodra Jaya: Destinasi Digital Pertama Yang Unik Di Banjarnegara

5 star (from 1 people)
Banjarnegara, Jawa Tengah, Indonesia
Category: Meet Locals

Posted on 21 February 2019, 11:04:03
lalacempala
Sightseeing

Jawa barat ternyata punya Destinasi Digital yang unik di daerah Banjarnegara!

How to Get There

Throwback liburan ke Jawa Tengah akhir tahun lalu, aku dan cowokku ngga cuma mengunjungi wisata-wisata di Purwokerto seperti Small World, tapi kita juga berwisata ke Banjarnegara. Jarak dari Purwokerto ke Banjarnegara pun ngga terlalu jauh, butuh waktu sekitar 1,5 jam perjalanan aja. Sebelum berangkat, aku sempet baca berita kalo di Banjarnegara ini katanya ada Destinasi Digital baru yang recommended banget buat dikunjungi, yaitu Pasar Lodra Jaya. 

Pasar Lodra Jaya ini berlokasi di Desa Winong, Kecamatan Bawang, Banjarnegara. Kalo dari pusat kota Banjarnegara bisa ditempuh sekitar 20 menitan dan akses jalannya gampang banget, bisa dilewatin motor ataupun mobil. 

wisata di jawa barat


What to Do

Pasar Lodra Jaya menjadi destinasi digital pertama di Banjarnegara dan biasa disebut pasar zaman now. Pasar ini hanya beroperasi di hari Minggu mulai jam 7 pagi sampe jam 12 siang. Untungnya, kemaren pas aku ke Banjarnegara itu pas hari Minggu, jadinya bisa mampir ke pasar ini deh. Sesampainya di area parkir dan menitipkan kendaraan, kami agak sedikit kaget soalnya kami harus melewati lorong tanah yang panjangnya sekitar 50 meter setelah itu barulah terlihat keramaian pasar. 

wisata di jawa barat

Pasar ini memadukan konsep digital dan tradisional dimana pasar ini akan mengajak pengunjung untuk kembali ke suasana zaman kerajaan. Selain menjajakan makanan tradisional dengan peralatan tradisional juga, di pasar ini juga ada arena dolanan bocah seperti engrang dan maish banyak lagi lainnya. Hal itu terlihat saat memasuki gerbang, kami melihat gubug-gubug yang didalamnya ada penjual makanan dan minuman khas tempo dulu. Ngga cuma itu, pasar ini juga punya spot-spot yang instagramable banget. Meskipun kesannya jadul, tapi fasilitas di pasar ini cukup lengkap lho guys, ada toilet dan gazebo-gazebo yang biasa digunakan untuk makan.

wisata di jawa baratwisata di jawa barat

Masuk ke pasar ini ngga dikenakan tarif lho guys, kalian cukup langsung berbelanja makanan ataupun minuman sesuka kalian disini. Tapi, di pasar ini kalian ngga bisa berbelanja langsung dengan mata uang rupiah yang kalian punya, melainkan kalian harus menukarkannya terlebih dahulu dengan uang kethip. Kethip ini terbuat dari bambu dan bentuknya kayak koin. Satu koin kethip bernilai Rp 2.500 dan semua pedagang disini hanya menerima uang kethip. Nanti misalnya setelah selesai berbelanja dan uang kethip kalian masih ada, kalian bisa menukarkannya kembali kedalam Rupiah.


wisata di jawa barat

Di dalam pasar ini terdapat sekitar 20 lapak yang menyajikan beragam jajanan tradisional, mulai dari makanan berat hingga makanan ringan seperti Rujan Suun, Sate Ayam, Pecel, Soto Gobyos, Bakso Moro, Sega Jengkol, Cimplung, Klepon, Aneka bubur, Dawet Ayu, Es Badeg, Teh Rempah dan maish banyak lagi lainnya. Saking banyaknya, sampe bingung mau cobain yang mana dulu. Hehehe..

wisata di jawa baratwisata di jawa barat

wisata di jawa baratwisata di jawa barat
Setelah galau mau makan apa, akhirnya aku mutusin buat beli Rujak Suun. Aku belom pernah makan ini sebelumnya dan emang di kota aku makanan ini ngga ada. Uniknya nih guys, rujak ini disajikan dengan menggunakan batok kelapa, rujak ini ada kuahnya yang mirip kuah pempek, ada potongan pempeknya juga, mie suun, timun, kecambah dan kerupuk. Meskipun porsinya ngga terlalu besar, tapi rasanya enak banget. Penasaran? Cobain sendiri aja langsung! Untuk minumannya aku pesen susu rempah yang rasanya enak banget.

wisata di jawa barat

Hal menarik lainnya dari pasar ini adalah para pedagangnya yang menggunakan kostum unik, ada yang pake kebaya, lurik, trus kalo bapak-bapaknya pake blangkon gitu, bener-bener berada ada di jaman dulu deh. Dan lagi nih guys, pedagang disini mereka menggunakan bahasa Ngapak. Jadi kalo orang yang dari luar daerah Ngapak seperti aku gini, bakal geli sendiri kalo denger mereka ngomong Ngapak. Hihihi..

Karena pasar ini konsepnya back to nature, jadi kalian yang mau beli souvenir ataupun bungkus makanan, mereka menggunakan keranjang yang terbuat dari bambu gitu. Unik deh!

Gimana? Tertarik buat kesini?

Video by Tophan & my white cloud

Tips and Trick

  • Jangan lupa bawa kamera.
  • Jangan buang sampah sembarangan.
  • Pakai sandal aja biar praktis.
  • Bawa uang yang banyak.

Gallery (10)

Comments (4)