129 views | 1 Likes

Jalan-Jalan ke Pulau Samosir? Jangan Lupa Singgah Di Museum Huta Bolon Simanindo

4 star (from 1 people)
Samosir, Sumatera Utara, Indonesia
Category: Historical Places

Posted on 20 February 2019, 11:44:30
luna
Sightseeing

Museum Huta Bolon Simanindo adalah salah satu wisata budaya yang ada di Pulau Samosir dan merupakan kampung tradisional Batak. Sebagai warga Medan...

How to Get There

Akhir-akhir ini gue lagi seneng banget buat explore daerah kelahiran gue, Medan. Pasalnya, kawasan Sumatera Utara ini punya banget potensi wisata yang keren-keren. Beberapa waktu lalu, gue sempet pergi ke Salju Panas Tinggi Raja dan kali ini gue mau pergi ke salah satu wisata yang ada di Pulau Samosir, yaitu Museum Huta Bolon Simanindo. Ngga cuma ada wisata alam, ternyata Sumatera Utara juga punya wisata sejarah yang ngga kalah seru untuk diexplore.

Museum Huta Bolon berada di Desa Simanindo, Pulau Samosir. Kalo dari Medan, kalian bisa menuju ke Parapat kemudian naik kapal ke Pulau Samosir dan turun di Ambarita atau Tomok. Dari sana, perjalanan dilanjutkan dengan naik kendaraan menuju ke museum yang jalaknya sekitar 16 hingga 21 kilometer yang membutuhkan waktu 30 hingga 40 menit. Selama perjalanan, kalian akan dimanjakan dengan keindahan pemandangan alam yang berupa perbukitan dan danau.

What to Do

Museum Huta Bolon Simanindo adalah salah satu wisata budaya yang ada di Pulau Samosir dan merupakan kampung tradisional Batak. Sebagai warga Medan yang juga berdarah Batak, pengalaman mengunjungi museum ini bener-bener mengasyikkan. Jadi ngga cuma berwisata, tapi juga bisa belajar sejarah tentang budaya Batak yang pastinya menarik sekali.

Setelah memasuki gerbang utama, kalian bisa melihat beberapa makam raja Batak dan keluarganya. Makam-makam ini bentuknya khas banget guys. Sebelum masuk ke museum, setiap pengunjung diharuskan membayar tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang. Tapi kalo kalian pengen nonton pertunjukan Tari Batak Tradisional, diharuskan bayar tiket masuk sebesar Rp 50.000 per orang. Jadwal pertunjukan tarinya adalah jam 10.30 - 11.45, 11.45 - 12.10 dan 11.45 - 12.30 (kecuali hari besar/Minggu).

Huta Bolon adalah nama dari sebuah kampung tua. Huta merupakan kampung tradisional orang Batak yang dikelilingi oleh benteng dan pohon bambu yang berguna untuk menghalangi musuh yang hendak masuk ke dalam kampung tersebut. Huta cuma punya satu pintu gerbang dan dulunya gerbang ini dijaga oleh penjaga yang memegang tombak beracun. Kampung ini sepi banget guys, jadi cocok banget buat kalian yang suka wisata yang sunyi dan tenang. 

Rumah-rumah di Huta berbaris disamping kiri dan kanan dari rumah raja, rumah raja ini diberi nama Bolon. Didepan rumah raja ada sebuah lumbung yang diberi nama Sopo. Diantara Bolon dan Sopo ada sebuah halaman yang dulunya digunakan sebagai Mangalahat Horbo yang berarti acara adat memotong kerbau dan memukul gondang. Ditengah halaman inijuga ada sebuah Tonggak yang berhiaskan dedaunan yang melambangkan pohon suci (Pohon beringin), Tonggak ini diberi nama Borotan. Kerbau tersebut biasanya akan digiring dan disembelih di Borotan ini.

Memasuki museumnya, kalian akan dibawa ke masa lalu. Disini terdapat koleksi barang-barang kuno yang bersejarah dan bernilai adat sangat tinggi milih etnis Batak Toba yang sangat terpelihara. Kalian bisa melihat Pustaka Laklak, Perhalaan, Ulos adat yang langka, perlengkapan adat untuk upacara, alat musik tradisional, aneka mainan tradisional seperti dalu putar dan janggar juga ada disini.




Museum ini juga memiliki dua koleksi patung Sigale-gale yang tersimpan dalan satu kotak yang sama. Salah satu patung tersebut menggambarkan perempuan Batak dan dari berbagai tempat, ternyata hanya museum ini yang memiliki patung Sigale-gale perempuan.

Menurut aku, museum ini unik banget dan cukup informatif. Museum ini juga bisa menjadi sarana edukasi bagi pengunjung untuk mengetahui lebih jauh tentang budaya Batak.

Video by Sipayung Saribudolok

Tips and Trick

  • Jangan lupa buat bawa foto.
  • Bawa air mineral.
  • Jangan buang sampah sembarangan.
  • Jangan rusak benda-benda bersejarah di museum ini.

Gallery (8)

Comments (2)