220 views | 3 Likes

Menikmati Seni Dari Berbagai Negara di Tumurun Private Museum

4 star (from 3 people)
Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
Category: City Trip

Posted on 17 December 2018, 15:41:55

Seperti namanya, Tumurun Private Museum ini emang private gitu. Jadi, Tumurun Private Museum adalah museum keluarga yang didirikan oleh anak dari...

How to Get There

Tumurun Private Museum, kalian pernah mampir ke museum yang lagi kekinian ini ngga? Nah karena lagi ada acara kampus di Surakarta, sekalian aja deh mengunjungi tempat yang satu ini.

Lokasi dari Tumurun Private Museum ini ada di Jalan Kebangkitan Nasional, Sriwedari, Laweyan Kota Surakarta, Jawa Tengah. Berhubung berangkat sama rombongan, jadi agak kurang memperhatikan jalanan deh. Yang jelas, Tumurun Private Museum ini bisa kalian temuin di maps kok lokasinya. Jadi buat yang mau kesini tapi belum tau tempatnya coba pake google maps ya, siapa tau bisa nemuin.

Youtube : vazo achmad

What to Do

Seperti namanya, Tumurun Private Museum ini emang private gitu. Jadi, Tumurun Private Museum adalah museum keluarga yang didirikan oleh anak dari pendiri perusahaan tekstil terbesar se Asia, PT Sritex. Pendirinya bernama Iwn Kurniawan Lukminto. Dan tujuan didirikannya Tumurun Private Museum adalah untuk menghormati ayahnya yakni sebagai penikmat karya seni, menakjubkan juga isinya.

Oh iya, darimana nama Tumurun berasal? Yak, tumurun memiliki arti Turun Temurun gitu. Jadi, Tumurun Private Museum ini ditujukan untuk mewariskan dari generasi ke generasi. Meskipun milik pribadi dan bersifat private, Tumurun Private Museum ini juga dibuka untuk umum lho, tapi ya nggak sembarangan juga pengunjungnya.

Buat kalian yang pengen mengunjungi museum ini, kalian harus melakukan reservasi terlebih dahulu. Jadi, kalian harus dapet jadwal gitu untuk bisa masuk ke Tumurun Private Museum. Museum ini beroprasi di hari Senin – Sabtu, jasi, kalau bisa emang harus weekdays atau selain hari Minggu ya. Satu hari pun dibatasi reservasinya, yakni hanya 10 reservasi saja.

Karena emang termasuk milik pribadi, untuk masuk ke Tumurun Private Museum ini juga bener bener dijaga kemanannya. Untuk masuk, hanya bisa menggunakan sidik jari pemilik atau manager museum. Yak, masuk ke Tumurun Private Museum emang harus didampingi oleh guide. Selama satu kali kunjungan, kalian akan menghabiskan waktu sekitar satu jam untuk menikmati seluruh isi dan karya seni yang ada di Tumurun Private Museum ini. Sangat menggoda sih..

Tumurun Private Museum ini terdiri dari dua lantai.  Lantai dasar berisi contemporary art dan lantai dua berisi modern art. Cocok banget buat kalian yang pengen refreshing sekaligus menikmati karya seni yang datangnya nggak hanya dari dalam negeri. Tenang, Tumurun Private Museum tidak memungut biaya selama perjalanan megelilingi museum ini kok. Karena, tujuan dibuatnya Tumurun Private Museum adalah untuk mengedukasi generasi muda, jadi makin banyak pengetahuan deh..

Nggak hanya satu atau dua karya seni yang dipampangkan disini. Ada puluhan bahkan ratusan. Tak hanya itu, semuanya bikin kagum lho. Seni buatan orang-orang seni ternama pun juga ada di Tumurun Private Museum ini.

Selama perjalanan menikmati museum ini, kalian nggak perlu khawatir salah jalan atau gagal paham soal karya seni. Karena, guide siap menjelaskan dan menuntun pengetahuan pengunjung selama perjalanan. Tentunya, pengunjung juga wajib menjaga kerapian Tumurun Private Museum ini ya.

Di akhir perjalanan, pengunjung akan diberi waktu dan diizinkan untuk mengabadikan momen atau berfoto di kawasan Tumurun Private Museum ini. Gunakan 15 menitmu dnegan baik ya! Jangan lupa patuhi aturannya juga, yakni dengan cara tidak menyalakan flash camera, tidak memegang karya dan tidak berdiri terlalu dekat dengan karya atau benda yang ada di Tumurun Private Museum ini.

Yuk menikmati karya seni di Tumurun Private Museum!

Tips and Trick

Gunakan pakaian yang sopan. Jaga dan jangan merusak barang maupun fasilitas yang ada disini guys:)

Gallery (8)

Comments (2)