177 views | 1 Likes

Jatuh Cinta Dengan Danau Yeh Malet: Primadona Baru Pulau Bali

4 star (from 1 people)
Karangasem, Bali, Indonesia
Category: lake

Posted on 25 October 2018, 13:31:01
clarissaputri
Sightseeing

Sesampainya di danau ini, ternyata masih ngga dikenakan tiket masuk karena memang danau ini sebenernya belum terlalu terkenal dan ngga banyak juga...

How to Get There

Hai guys, akhirnya bisa jalan-jalan lagi nih. Setelah kemarin-kemarinnya aku share pengalaman jalan-jalan ke banyak Pantai, seperti Pantai Gunung Payung dan Pantai Canggu, kali ini aku mau jalan-jalan ke sebuah danau yang belakangan ini banyak dibicarakan orang, yaitu Danau Yeh Malet yang lokasinya ada di Banjar Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Manggis, Karangasem. 

Bali sendiri sebenernya punya beberapa danau yang indah dan pastinya sudah sering dikunjungi oleh banyak wisatawan. Nah, kebetulan kemarin aku diajakin jalan-jalan sama salah satu temen aku buat ke danau itu. Temenku ini bernama Made dan dia berasal dari Karangasem. Jadi sekalian dia pengen ke rumah orang tuanya dan jalan-jalan. Maklum lah, kita sekarang tinggalnya di Denpasar dan jarang banget jalan-jalan.

Sabtu sore kemarin, kami berangkat menuju Karangasem dengan rute by pass Ida Bagus Mantra yang jaraknya sekitar 39 km dan dari Pura Goa Lawah sekitar 2,5 km. Simple nya sih setelah tugu perbatasan Kabupaten Klungkung dan Karangasem, lalu ada rest area di kanan jalan di pinggir pantai Yeh Malet, ngga jauh dari situ ada pertigaan lalu belok kiri menuju Jalan Taman Sari dan sekitar 750 meter, sampailah di Danau Yeh Malet.

What to Do

Sesampainya di danau ini, ternyata masih ngga dikenakan tiket masuk karena memang danau ini sebenernya belum terlalu terkenal dan ngga banyak juga wisatawan yang datang. Kebanyakan sih wisatawan lokal yang berkunjung kesana, seperti kami. Danau Yeh Malet ini dulunya dipenuhi oleh tanaman enceng gondok dan juga tanaman kapu-kapu. Namun sekarang, danau ini sudah tertata rapi berkat kerja keras mahasiswa KKN di sebuah universitas dan juga warga sekitar, kemudian danau ini diberi julukan Danau Cinta Yeh Melet karena ada simbol cinta di tengah danaunya yang terbuat dari tanaman enceng gondok. Kreatif banget ya? 

Sebenernya, danau ini bukanlah danau alami, namun merupakan kolam penampungan air hujan yang bagian dasar danau ini terdapat mata air alami tapi sekarang sudah tidak mengeluarkan air lagi. Akhirnya, danau ini dikembangkan menjadi sebuah objek wisata karena potensi alamnya yang sangat cantik sehingga banyak menarik perhatian pengunjung.

Danau Cinta Yeh Malet punya pemandangan yang sangat cantik karena lokaisnya yang dikelilingi oleh perbukitan hijau yang asri. Selain itu, tanaman enceng gondok yang tumbuh di danau ini juga menjadi daya tarik karena punya bunga yang berwarna ungu yang indah, jadi spot foto yang menarik banget. Ngga heran, mulai banyak couple yang melakukan sesi prewedding disini.

Ohya, disini kalian bisa sewa rakit untuk jalan-jalan berkeliling danau. Dengan bayar sekitar 10 ribu - 15 ribu per orangnya, kita akan diajak untuk menuju ke tengah danau dengan pemandangan yang super cantik ini. Agak ngeri sih awalnya pas naik rakit bambu ini, soalnya ngga ada pengamannya tapi lama kelamaan seru juga, toh air disini ngga terlalu dalam.

Tempat ini juga cocok banget lho buat nongkrong santai sore-sore, soalnya udaranya enak banget. Anginnya semilir, pemandangannya indah dan lagi ada warung penjual makanan dan minuman yang bisa kalian beli kalo udah ngerasa lapar. Betah banget deh rasanya berlama-lama disini.

So, buat kalian yang yang pengen backpackeran ke Bali dan lagi nyari wisata yang keren buat foto-foto tapi harganya murah meriah, baiknya memasukkan wisata ini sebagai list yang wajib kalian kunjungi. 

Video by NET Biro Bali

Tips and Trick

  • Jangan lupa bawa kamera.
  • Waktu yang tepat untuk menikmati danau ini adalah saat sore hari, pasalnya kalo pagi atau siang hari, pantulan cahaya matahari di pagi atau siang hari akan menimbulkan hasil foto yang kurang bagus.
  • Jaga kebersihan selalu, jangan buang sampah ke dalam danau.

 

Gallery (4)

Comments (1)