Rujak Bebeg: Kuliner Legendaris Betawi yang Mulai Jarang Ditemui

rujak bebeg jakarta

Liszt1213 | Sightseeing
Jakarta Barat, Dki Jakarta, Indonesia | halal
08 Nov 2018


Rujak Bebeg: Kuliner Legendaris Betawi yang Mulai Jarang Ditemui
Rujak Bebeg adalah kuliner Legendaris Betawi yang susah sekali di temukan, Tapi kamu bisa mendapatkan rujak bebeg disini!

Siang-siang enaknya jajan yang seger-seger emang guys. Apalagi cuaca Jakarta lagi panas-panasnya kayak gini. Minggu lalu, saya sempet jalan-jalan ke daerah Kota Tua Jakarta dan saya mengunjungi Museum Fatahillah. Ini adalah salah satu museum favorit saya untuk berwisata sejarah di Jakarta. Setelah keluar dari kawasan Museum, saya pun lapar dan pengen banget makan yang seger-seger karena memang waktu itu siang-siang. Tak jauh dari museum, saya bertemu dengan penjual Rujak Bebeg. 

Bapak penjual rujaknya udah lumayan tua dan jualannya pake pikulan gitu guys. Menurut saya, kuliner rujak bebeg ini udah mulai jarang ditemui. Soalnya kemaren pas saya ada di sekitaran Museum Fatahillah cuma ketemu beberapa penjual rujak bebeg ini dan salah satunya adalah bapak ini. 

rujak bebeg jakarta

Buat kalian yang mungkin belum begitu familiar dengan kuliner ini, saya mau sedikit jelaskan. Rujak bebeg adalah salah satu kuliner khas Betawi yang saat ini mulai jarang ditemukan. Rujak bebeg sepeti rujak pada umumnya yang terdiri dari aneka buah-buahan segar seperti mangga, jambu, mentimun, pepaya, bengkoang, nanas, kedondong dan ubi. Kadang juga diberi pisang batu atau mengkudu muda dalam racikannya.

rujak bebeg jakarta

Buah-buah tersebut kemudian dikupas dan dipotong kecil-kecil. Setelah itu, potongan dari buah-buah tersebut dimasukkan kedalam lesung atau semacam alu kecil yang terbuat dari kayu dan bambu. Bumbunya pun terdiri dari gula merah, cabe rawit, garam, terasi dan air asam. Buat kalian yang doyan pedes, kalian bisa request tingkat kepedesan sesuai selera kalian karena nantinya penjualnya akan menyesuaikan jumlah cabai seperti yang kalian mau.

rujak bebeg jakarta

Potongan buah-buahan dan bumbunya tadi akan ditumbuk atau dibebeg dengan cepat. Maka dari itu rujak ini diberi nama rujak bebeg karena proses mengolahnya dibebeg atau ditumbuk. Biasanya sih rujak ini ditumbuk sampe teksturnya agak sedikit halus, sehingga masih tersisa tekstur buah aslinya. Unik banget ya guys? Setelah buah-buahan tadi tertumbuk, kamudian disajikan dalam wadah dan sendok plastik kecil dimana kalian bisa langsung memakannya. Kalo dulu sih, sewaktu saya masih kecil penyajian rujak bebeg ini menggunakan pincuk daun pisang yang berukurang kecil dan sendoknya juga dibuat dari lipatan daun pisang. Jadi aroma dan rasa rujaknya makin enak karena wangi dari daun pisangnya tadi sangat alami. Sayangnya, sekarang udah menggunakan plastik. Mungkin biar lebih praktis aja kali ya?

rujak bebeg jakarta

rujak bebeg jakarta

Untuk seporsi rujak bebeg ini harganya cukup terjangkau guys, kisaran 6000 - 8000 rupiah aja. Harga ini murah banget sih untuk ukuran rujak yang enak banget ini. Cita rasa dari rujak bebeg ini campuran dari manis, asam, pedas dan sedikit pahit. Cocok banget sih dikonsumsi saat siang hari dan kalo saya sih, seporsi ngga akan cukup. Karena kemaren saya beli 3 porsi sekaligus. Hehehe.. Lumayan sih buat ngelarisin dagangan penjualnya. 

rujak bebeg jakarta

Gimana? Pasti udah ngiler-ngiler kan pengen cobain kuliner khas Betawi yang satu ini. Yuk buruan cobain Rujak Bebeg ini. Selain di kawasan Museum Fatahillah, kalian juga bisa nemuin banyak penjual pikulan rujak bebeg ini di kawasan Tangerang, Jakarta, Bogor hingga Klaten. Kalo dijakarta sih setahu saya selain di deket Museum Fatahillah, juga ada di area Pasar Cikini. Kabarnya sih, banyak banget orang yang rela antri buat cicipi rujak bebeg ini. Maklum lah karena kuliner ini udah mulai susah ditemui. 

rujak bebeg jakarta

So, buruan cobain yuk dan lestarikan selalu kuliner lokal Nusantara :)

Video by Street Foods Village

SUGGESTED PARADISE
No data.
SUGGESTED CULINARY
No data.