Al Hamra Restaurant: Makan Ala Raja Timur Tengah

al hamra restaurant

lingling | Sightseeing
Surabaya, Jawa Timur, Indonesia | halal
19 Sep 2018


Al Hamra Restaurant: Makan Ala Raja Timur Tengah
Saat ini, kuliner Korea dan Jepang memang masih merajai dunia perkulineran di Indonesia. Memang sih bisa dibilang kuliner dari kedua negara itu enak dan harganya masih cukup terjangkau di kalangan banyak orang. Nah, buat kalian yang suka banget explore ku

Minggu lalu, saya dan keluarga sempat mencoba salah satu kuliner khas Timur Tengah yang recommended banget di Surabaya, tepatnya di Al Hamra Restaurant. Sebenernya di Surabaya sendiri ada banyak banget tempat penjual makanan khas Timur Tengah, seperti di Kampung Arab misalnya. Karena kebetulan kami pas jalan-jalan di sekitar pusat kota, kami pun langsung menuju Al Hamra. Restoran Al Hamra berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto no 19, Surabaya. Ngga usah bingung kalo mau cari restoran ini karena restoran ini ada pas di deketnya Balai Kota Surabaya.

Pertama sampe sana, saya dan keluarga langsung disambut dengan pelayannya yang ramah dan memilihkan tempat duduk. Yang unik dari restoran ini, setelah pelayannya ngasih buku menu, mereka ngga mencatatat apa yang dipesen, tapi mereka langsung menghafal apa yang kami pesen. Konsep dari restoran ini juga ngga kalah seru, yaitu modern Timur Tengah gitu. Ada dua pilihan kursi, lesehan ala Turki dan meja kursi kalo ngga pengen lesehan. Kebetulan kami kemaren pilih yang duduk di meja kursi aja.

Sebenernya saya dan keluarga kurang familiar dengan masakan Arab atau khas Timur Tengah lainnya, jadinya kami sekeluarga pesen makanan yang direkomendasiin sama pelayan disini, antara lain, Chanai, Sambousa, Lamb Mande, Chicken Mandee, Chicken Meshwi, Potato & Chicken Salad, Arabian Gulf Choco, Tamer Float dan Syai Bil Na’ Na’. Oiya, harga makanan disini bisa dibilang ngga murah tapi juga ngga mahal banget. Menurut saya masih standard dan worth to try.

Saya cobain menu appetizer nya terlebih dahulu, yaitu Sambousa dan Chanai. Saya agak familiar dengan chanai ini karena di beberapa mall di Surabaya sudah banyak yang menjual makanan ini, tapi untuk Sambousa rasanya asing banget ditelinga. Sambousa ini mungkin sejenis gorengan yang berisi daging cincang yang dimasak dengan rempah. Sekilas mengingtakan saya dengan lumpia, tapi rasanya lebih enak. Untuk roti Chanai nya juga enak, meskipun ukurannya lebih kecil dibandingkan yang dijual diluaran. Cuma uniknya, Chanai disini disajikan dengan sejenis kecap.

Menu Lamb Mandee adalah yang paling menarik perhatian karena menurut para pelayannya hidangan ini menjadi favorit disini dan merupakan hidangan yang biasa dimakan oleh Raja-Raja Arab. Lamb Mandee merupakan nasi Basmati yang dimasak ala Biryani dan dilengkapi dengan 2 potong kambing oven yang besar, acar ala Mediterania dan sambal. Bisa dibilang porsi dari nasi ini banyak sekali dan tekstur berasnya yang panjang-panjang sehingga bikin cepet kenyang. Yang paling saya suka adalah aroma rempahnya dan daging kambingnya yang kembut dan sama sekali ngga bau.

Kalo kalian ngga doyan kambing, kalian bisa cicipi Chicken Mandee yang ngga kalah lezatnya. Sebenernya makanan ini pesenan mama saya, tapi saya juga tergoda untuk mencobanya. Isinya sih kurang lebih sama hanya potongan dagingnya diganti dengan daging ayam yang sangat empuk dan berwarna kekuningan karena bumbunya meresap sempurna. Acaranya juga seperti rasa acar pada umumnya, tapi sedikit asam dan terdiri dari timun, tomat dan zaitun yang mampu menetralisir rasa aneh di lidah kalo kebanyakan makan rempah.

Menu selanjutnya ada Chicken Meshwi yang bisa kalian pesen kalo ngga pengen makan nasi. Ini adalah menu pesenan kakak saya yang kebetulan lagi ngga pengen makan nasi. Chicken Meshwi adalah menu steak ayam ala Timu Tengah dengan sentuhan modern yang berisi potongan daging ayam bumbu rempah, kentang goreng, roti Arab, hummus dan tumis sayuran. Potongan ayamnya lumayan besar dna bumbunya yang strong meresap sempurna. Rotinya mirip dengan roti pita versi kempes karena warna dan rasanya mirip dan enak banget kalo dicocol dengan hummus. Kentang gorengnya juga dibumbui dengan garam dan sejenis herb yang rasanya super yummy.

Salad kedua pesanan kami adalah Potato & Chicken Salad yang isinya selada, ketimun dan tomat yang dibalut dressing yang light dan disajikan dengan ayam rempah. Rasa kentangnya enak banget guys. Rasa ayamnya juga lezat meskipun lebih light daripada menu ayam di Chicken Meshwi tadi.

Untuk minumannya, saya pertama cobain punya mama yang kebetulan pesen Arabian Gulf Choco. Minuman ini rasanya manis dan berempah pastinya. Minuman ini disajikan hangat dan cocok banget buat minuman penutup meskipun akhirnya terlalu eneg akibat kebanyakan rempah-rempah. Hehehe.. 

Minuman pesenan saya adalah Tamer Float atau jus kurma yang rasanya manis dan disajikan dingin. Rasa kurmanya masih khas dan terasa banget. Enak deh pokoknya. Untuk masalah harganya tadi masih masuk akal kok guys, sekitar 50.000 - 100.000 per porsinya dan itu worth banget buat dicoba karena semua makanannya enak plus pelayanannya oke. Apalagi restorannya yang super mewah ini, bikin kamu merasa makan bareng bangsawan Timur Tengah. hehehe..

In the end, saya merekomendasikan kalian yang lagi ada di Surabaya dan sekitarnya buat nyobain kuliner khas Timur Tengah di Al Hamra Restaurant ini. Mungkin kalian yang bosen sama kuliner yang itu-itu aja, kuliner khas Timur Tengah ini bisa menjadi pilihan. Dijamin bikin gendut!

Video by Zakaria

Opening Hours
Buka setiap hari mulai pukul 10.00 - 22.00 WIB
SUGGESTED PARADISE
SUGGESTED CULINARY