Bernostalgia rasa legenda ala jajanan anak 90an yang tak lekang oleh waktu

kuliner di surabaya

mirzatfakhriz | Sightseeing
Surabaya, Jawa Timur, Indonesia | halal
05 Aug 2018


Bernostalgia rasa legenda ala jajanan anak 90an yang tak lekang oleh waktu
Kenangan tak hanya sebatas ingatan tentang perasaan atau kejadian yang masih terngiang indah di pikiran, namun juga ada "Rasa" yang membentuk cerita dan melempar kita kembali ke masa itu. Yap jajanan-jajanan yang dulu selalu menemani di jam masuk, istirah

Jika Berbicara tentang street food khas indonesia ingatan kita pasti akan langsung merespon dengan jajanan-jajanan yang dulu sering kita beli dipinggir jalan, entah di sekolah atau pedagang yang lewat di komplek rumah. seiring berjalan nya waktu jajanan-jajanan tempo dulu ini mulai tergeser keberadaan nya dengan munculnya varian jajanan baru yang lebih kekinian dan modern contohnya seperti es kepal milo, Kebab atau burger dan yang terbaru donat indomi. Nah di sini saya akan menjelaskan betapa jajanan-jajanan lawas tidak bisa dianggap remeh dan dapat bersaing dengan jajanan modern dan yang pasti tidak akan kalah enak karena ada memori indah di setiap gigitan jajanan-jajanan masa kecil ini.

1. Telur Gulung

Siapa yang ga suka sama jajanan satu ini, telur ceplok yang di goreng dan disajikan dengan di tusuk sate. rasa telur goreng ditambah cita rasa campuran garam dan masako kemudian di beri saus pada saat masih panas, yumyy.......


Salah satu jajanan yang sampai saat ini pun masih dinikmati cara memasaknya dikarenakan tidak mudah melakukannya. dengan adonan telur yang sudah dicampur dengan garam dan penyedap rasa yang melegenda yaitu Masako yang juga biasa digunakan untuk jajanan lain nya. Kemudian dengan satu sendok teh dituangkan adonan ke dalam wajan yang sudah panas, dan saat telur mulai mengembang diambilah tusuk sate dan dengan gerakan khas abangnya, simsalabim telur yang tadi diwajan sudah berpindah posisi melilit di tusukan sate nya.



jangan lupa meminta disiram saus tomat, saus sambal dan kecap ya agar rasanya makin komplit, tapi selera masing-masing karena terkadang ada yang hanya suka tanpa tambahan apapun. Untuk harga nya sendiri saat ini per tusuk nya rata-rata dihargai Rp. 1.000 dan ukurannya menurut saya masih sama seperti dulu relatif kecil yang sekali lahap habis :D



Yap untuk sebagian anak SD pada saat itu, jajanan ini termasuk jajanan agak MAHAL dibandingkan jajanan lain nya karena porsinya yang hanya dapat sedikit, sekali hap langsung habis dimulut dan kurang memuaskan tentunya. Teman- teman dapat menemukan makanan ini di SD terdekat atau kalian bisa pergi ke SD Muhammadiyah pucang untuk menemukannya.




2. Kerupuk Upil atau Kerupuk Pasir + Es Tape

Nah kalo yang satu ini kebalikan dari telur gulung, selain harganya yang murah porsinya juga banyak atau bisa dibilang porsi ramai-ramai karena cocoknya dimakan beramai-ramai. Dan juga penjual kerupuk ini biasanya juga menjual es tape bersamaan.


Es Tape dengan dominan warna pink dan ada campuran ketan hitam dan degan kelapa namun jumlah nya hanya sedikit lebih mendominasi es batu yang diserut tidak terlalu halus. Untuk rasa nya sangat segar apalagi pas siang bolong, sedikit ada rasa asam tape dan ketan hitam. Untuk Harga juga relatif murah hanya Rp. 2000 per porsi.


Dan untuk Kerupuk upil sendiri Entah sejak kapan kerupuk ini dipanggil seperti nama kotoran hidung padahal tidak ada unsur hidung didalam penyajiannya melainkan pasir sebagai bahan baku untuk menggoreng kerupuk ini. Yap PASIR bukan minyak goreng, mungkin karena itu harga nya murah dan bebas kolestrol tentunya. Rasa nya yang khas dan sangat renyah juga murah meriah menjadi daya tarik kerupuk ini apalagi untuk cemilan saat sedang berkumpul bersama banyak orang.



Agar lebih afdol biasanya kerupuk ini disantap dengan petis kental berwarna coklat gelap, dan entah kenapa jika tanpa petis rasanya seperti ada yang kurang bagai sayur tanpa garam. Dan jangan salah petis ini sangat favorit petis berbahan udang ini selalu diminta lebih saat membeli kerupuk upil.



Untuk harga relatif masih sangat murah Rp. 2.000 per bungkus nya dan porsi sebungkusnya menggunakan kantong plastik ukuran kecil. Nah untuk yang satu ini agak sedikit susah menemukannya karena penjualnya selalu keliling dan tidak kalaupun berhenti di lokasi tertentu itu hanya sebentar, kebetulan menemukan nya di jalan manyar airdas tepat didepan gapura masuk.



3. Pisang molen mini

Untuk versi asli dari jajanan ini sebenarnya berukuran besar namun karena dijual di sekolah dasar atau konsumen nya adalah anak-anak sekolah maka ukuran nya dikurangi agar sesuai dengan porsi anak-anak dan juga agar sesuai dengan kantong anak sekolah.


Sama seperti molen ukuran aslinya bahan utama nya menggunakan pisang raja dan adonan campuran tepung terigu untuk kulit molen nya. Ciri khas dari makanan ini adalah renyahnya kulit molen dan manis nya isian pisang nya karena memang menggunakan pisang raja yang dikenal lebih manis dari pisang jenis lain nya.

Unntuk kulitnya merupakan adonan campuran dari tepung terigu, telur, gula, garam dan margarin. dan untuk membentuk hasil kulit molen yang baik adalah dengan menggunakan mesin gulungan mie atau pasta. agar mendapatkan kulit yang tipis dan tidak rusak.



Nah untuk molen ini sendiri saat ini sudah mengalami banyak perubahan terutama bagian isi nya karena sudah banyak pedagang yang menambahkan isian baru sebagai varian rasa nya seperti coklat, keju dan bahkan di beberapa kafe besar sudah ada yang menyediakan dengan isian grentea.


Untuk harga tergantung isian nya, yang jelas isian keju akan sedikit lebih mahal dari pisang molen biasa yang seharga Rp. 1000 per 3 biji. Teman-teman dapat menemui jajanan ini di banyak sekolah tapi saya merekomendasikan yang ada di depan SD Muhammadiyah pucang ini karena menurut saya rasanya lebih enak dari tempat lain yang biasa saya beli. 

4. Pentol goreng Korea

Masih dengan jajanan jaman SD dulu yang memiliki nama nyeleneh, orang pasti berfikir pentol goreng ini berasal dari korea atau yang masak orang korea padahal tidak ada unsur kekorea-korean dalam makanan ini, namun saya juga belum tahu pasti alasan dibalik nama ini. 

Pentol goreng korea ini sendiri sebenarnya adalah pentol pada umumnya hanya saja berbahan utama kentang atau juga daging ayam. yang kemudian di goreng dengan telur dan menggunakan wajan khusus yang memiliki banyak lubang adonan pada permukaan nya.

Hanya dengan Rp. 1000 per tusuk  kita sudah bisa menikmati 3 pentol goreng ini, biasa dinikmati dengan disiram saus atau hanya ditaburi masako, yang pasti dua-dua nya sama-sama enak kok.

Untuk Lokasi nya saya membeli pentol ini di CFD Bungkul Surabaya karena ada satu penjual yang menurut saya rasanya sangat gurih dan tidak enek saat dimakan. Lokasi nya di depan apotik Kimia farma, namun jajanan ini juga dapat ditemukan di banyak SD.

5. Es Potong

Jajanan terfavorit setelah pulang sekolah jatuh kepada makanan satu ini. Yap es potong dengan berbagai varian rasa, mulai dari rasa kacang hijau, rasa ketan, rasa coklat dan yang terfavorit rasa durian. 

Tekstur es potong ini berbeda sepeti ice cream yang biasa dijumpai di fastfood restaurant yang bertekstur lembut. untuk es potong ini lebih sedikit padat dan enak untuk digigit bagi mereka yang tahan ngilu :p Dan untuk bentuk nya bervariasi, kebetulan yang saya temui persegi panjang terkadang ada yang berbentuk silinder dan ciri khasnya adalah di balut dengan plastik bening dan ditusuk. Untuk rasanya sendiri selain rasa durian rasa yang lainnya sangat terasa sekali, mungkin karena harga buah durian yang mahal jadi rasa durian nya tidak terlalu dominan.

Diantara jajanan lain nya menurut saya ini adalah yang tersulit untuk di temukan, tidak di semua SD ada dan jam nya juga susah diprediksi. kebetulan saya menemukannya di CFD taman Bungkul Surabaya, disana teman-teman dapat menemukannya dengan sedikit usaha mencari. Harganya masih sangat murah Rp. 2000 per es potong.



Sekian Review dari saya terkait jajanan legendaris jaman sekolah dasar dulu yang terkadang sering membuat rindu akan rasa nya. tetap pertahankan jajanan-jajanan nostalgia ini jangan sampai tergerus oleh jajanan kekinian. tetap apresiasi pedagang yang menjual jajanan lawas dengan membeli dagangan nya agar keberlangsungan hidup pedagang dan dagangan nya tetap ada seiring berjalan nya waktu. Semoga review ini menginspirasi dan bermanfaat untuk para pembaca dan saya mohon maaf jika ada salah-salah kata atau informasi yang kurang tepat dari review saya, Sekian dan Terima Kasih.












 

Opening Hours
Senin - Sabtu 07.30 - 13.00 Kecuali hari minggu tutup
SUGGESTED PARADISE
SUGGESTED CULINARY