De Oak Cafe: Romantic Woody Cafe in the Heart of Surabaya

de oak cafe

sisil | Sightseeing
Surabaya, Jawa Timur, Indonesia | halal
28 Jun 2018


De Oak Cafe: Romantic Woody Cafe in the Heart of Surabaya
De Oak menawarkan ruangan indoor dan outdoor. Cafe De Oak ini romantis banget, apalagi ditambah dengan adanya gelas lilin yang menghiasi tiap meja...

Setelah lama ngga kulineran di Surabaya, akhirnya liburan kemarin aku sempetin buat kumpul-kumpul dengan beberapa teman SMA. Kami pergi berempat dan salah satu teman kami yang bernama Winda, nyaranin kita buat nongkrong di Cafe De Oak. Aku pribadi sih belum pernah ke cafe ini, tapi kata Winda sih keren tempatnya dan kita segera berangkat bareng kesana dari rumah Winda.

De Oak Cafe ini terletak di Jalan Raya Ngagel No 209, Surabaya. Ngga susah kok cari cafe ini karena lebih dekat dengan Jagir Wonokromo. Kalo dari arah utara, cafe ini berada di kiri jalan setelah Novotel Surabaya. Tapi, kalo kalian dari arah selata, cafe ini berada di kanan jalan tak jauh setelah jembatan Jagir Wonokromo. Atau sekitar 200 meter dari Stasiun Wonokromo. Sekilas kalo dari luar, cafe ini ngga keliatan kayak cafe, tapi kayak lapangan futsal karena area parkirnya yang luas dan banyaknya lampu-lampu yang gemerlap. Dateng ke cafe ini paling enak kalo malam hari guys, soalnya romantis banget.

Saat pertama kali masuk ke cafe ini, area parkirnya luas banget dan enaknya lagi gratis. Sesuai dengan namanya, tema cafe ini adalah woody dan langsung terasa begitu aku melangkahkan kaki ke dalam cafe ini. Pemandangan pertama saat memasuki cafe ini adalah beja bar dan kasir. De Oak menawarkan ruangan indoor dan outdoor. Ruangan indoor nya berdinding kaca dan ber Ac, tempat duduknya pun tinggi-tinggi. Karena cuaca lagi cerah, aku dan teman-teman memutuskan untuk duduk di area outdoor. 

Karena pas kami datang itu sore hari menuju malam, pas banget lampu-lampunya dinyalakan. Lampu-lampu redup di Cafe De Oak ini romantis banget, apalagi ditambah dengan adanya gelas lilin yang menghiasi tiap meja. Anyway, meja-meja di cafe ini terbuat dari potongan pohon oak lho. 

de oak cafe

Lalu, buat menu makanannya sendiri banyak macemnya guys. Mulai dari camilan, pasta, junk food, nasi dan lauk traadisional. Aku pun ingin mencoba menu yang terdengar unik karena menggabungkan menu lokal dan luar, yaitu Rawon Pasta. Kayaknya menu ini jadi khas di De Oak soalnya aku belum pernah liat di cafe manapun. Harga seporsi Rawon Pasta ini hanya Rp 35.000 saja dan porsinya lumayan banyak. Spaghetti nya disajikan dalam mangkuk yang sudah dilengkapi dengan dua garlic bread dan taburan kecambah kecil. Lalu ada semangkuk kecil kuah rawon hitam yang berisi potongan daging. Ohya, ngga lupa mereka juga ngasih sambal terasi di dalam piring kecil.

Rasa dari Rawon Pasta ini enak. Aku ngga nyangka bakal seenak ini karena untuk makan rawon biasanya pakai nasi, bukannya pasta. Rasa kuah rawonnya enak dan gurih, dagingnya juga empuk. Mungkin karena kuah rawonnya yang gurih jadi rasanya cocok sama spaghetti. Garlic Bread nya juga enak. Kalo biasanya garlic bread di cocol di saus keju, nah ini dicocol ke kuah rawon. 

Winda dan dua teman aku lainnya pesan Spaghetti Carbonara dan Chicken Teriyaki Mashed Potato yang rasanya juga super yummy. Ohya, kemarin kami juga pesen camilan, yaitu Crispy Oyster Mushroom dengan harga Rp 15.000. Jamur krispi ini enak banget, sesuai sama harganya. Ukuran dari jamurnya juga besar-besar dan cukup renyah.

Untuk minumannya, kami memesan Red Velvet Frappe Ice, Chocolate Milkshake, Cappucino Ice dan Almond Frappe. Harganya pun cukup masuk akal, mulai daro Rp 25.000 sampai Rp 28.000. 

Overall, cafe ini cukup recommended buat kalian kunjungi untuk nongkrong-nongkrong cantik bareng sahabat atau pasangan. Meskipun terkesan agak berisik karena lokasinya pas dipinggir jalan, tapi tetap ngga mengurangi keromantisan dari Cafe De Oak ini. So, kapan kalian mau kesini? 

Video by Hello Daishe

 

Opening Hours
Buka Setiap hari mulai pukul 11.00 - 00.00
SUGGESTED PARADISE
SUGGESTED CULINARY