100 views | 2 Likes

Rumah Makan Gulai Itiak Lado Mudo: Hidangan Istimewa di Ngarai Sianok

5 star (from 2 people)
Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia
Category: halal

Posted on 20 May 2019, 13:46:44

Cobain makanan enak khas bukittinggi disini ya!

Culinary Detail

Hai guys, gue balik lagi nih setelah liburan panjang ke daerah Sumatera Barat kemaren! Ceritanya, beberapa waktu lalu gue diajak cowok gue liburan di Sumbar, karena sekalian mengunjungi beberapa keluarga dia yang tinggal disini. Lumayan lama juga sih gue perginya, hampir dua mingguan gitu. Beberapa cerita liburan udah sempet gue share kemarennya, seperti pengalaman gue mengunjungi Danau Singkarak, Danau Diateh dan Istana Bung Hatta. Karena udah banyak share pengalaman tempat wisata, akhirnya kali ini gue mutusin buat share pengalaman kulineran gue selama disana. Sebenernya banyak banget kuliner yang gue cobain, tapi yang paling lezat menurut gue adalah di Rumah Makan Gulai Itiak Lado Mudo Ngarai, Bukittinggi.

Video by Official NET News

Lho? Kok bukan rendang? Secara rendang adalah kuliner Sumatera Barat yang paling mendunia. Well, kalo menurut gue pribadi sih rendang dan gulai itiak ini sama-sama enak tapi mungkin karena gue udah sering nyobain rendang sebelumnya, makanya gue rasa amaze sama Gulai Itiak ini yang belum pernah gue cobain sebelumnya.

Rumah Makan Gulai Itiak Lado Mudo Ngarai ini lokasinya ada di tepi Ngarai Sianok lho guys, tepatnya di Jalan Binuang no 49, Kota Bukittinggi. Karena lokasinya yang deket Ngarai Sianok ini, banyak banget pengunjung yang dateng buat cobain lezatnya Gulai Itiak ini. Fyi nih guys, yang makan disini ngga cuma wisatawan lokal aja lho, tapi juga banyak banget wisatawan asingnya.

rumah makan lado mudo
rumah makan lado mudo

Jadi, apa sih gulai itiak lado mudo ini? Gulai Itiak adalah gulai itik atau bebek dengan menggunakan Lado Mudo atau cabai hijau. Kuliner ini punya cita rasa yang pedas tapi juga enak dan gurih. Menariknya nih guys, yang bikin kuliner ini enak banget rasanya adalah proses pembersihan dan mengolahnya. Itik benar-benar harus dibersihkan agar saat diolah nanti ngga akan amis. Bebek yang digunakan untuk gulai ini adalah bebek muda yang dagingnya masih empuk, biasanya sih umurnya sekitar 6 bulan.

rumah makan lado mudo

Proses pengolahan Gulai Itiak Lado Mudo pun ngga sebentar guys, butuh waktu yang lumayan lama yaitu sekitar 12 jam. Setelah bebek tadi di potong, kemudian direndam dalam air panas dan disiram air dingin. Kemudian bulu-bulunya dibersihkan dengan tangan. Setelah itu, bebeknya dibakar sebentar untuk menghilangkan bulu yang masih tersisa sebelum akhirnya dicuci kembali dan dipotong jadi empat bagian. Selesai dipotong, bebek tadi dimasak selama satu malam dengan menggunakan kayu bakar.

rumah makan lado mudo

Tujuan dari proses pengolahannya yang lama ini adalah agar pedas cabai meresap hingga serat daging dan dagingnya menjadi empuk juga menghilangkan bau amis. Ohya, bumbu-bumbu yang digunakan antara lain adalah cabe hijau, bawang merah, bawang putih, lengkuas, jahe, kunyit, daun jeruk dan lainnya. Bedanya dengan gulai-gulai lainnya adalah gulai ini sama sekali ngga pake santan jadi rasanya lebih segar.

rumah makan lado mudo

Buat kalian yang ngga suka atau ngga bisa makan pedes tapi pengen cobain kuliner yang satu ini, rumah makan ini juga menyediakan itik goreng krispi dengan menggunakan sambal pecel atau kecap. Tergantung selera kalian aja guys.

rumah makan lado mudo

Rumah makan yang idah berdiri sejak tahun 2000 ini memang terkenal banget ngga cuma sama wisatawan lokal tapi juga wisatawan asing. Bahkan beberapa mereka sering banget buat beli gulai itik beku ini untuk dibawa pulang ke negara mereka. Untuk harga satu ekor bebek ini dihargai sekitar 200 ribuan dan kalo beli setengah ekor harganya sekitar 100 ribuan. Seekor bebek ini pastinya cukup banget buat dimakan rame-rame guys.

rumah makan lado mudo

Nah, buat kalian yang berencana main ke Bukittinggi, ngga afdol rasanya kalo belom nyobain kuliner yang satu ini. So, selamat mencoba guys!

Opening Hours

Everyday 07.00 - 16.00

Gallery (7)

Comments (5)