Sedapnya Laksa Nyonya dan Laksa Penang, Kuliner Malaysia Wajib Coba

Laksa enak di Malysia

Zulfa | Traveler
Kuala Lumpur, Kuala Lumpur, Malaysia | halal
02 Oct 2019


Sedapnya Laksa Nyonya dan Laksa Penang, Kuliner Malaysia Wajib Coba
Mie tebal dalam genangan kuah kare kental hadirkan rasa gurih yang menantang lidah

Ke Malaysia tanpa menikmati semangkok laksa terasa hambar perjalanannya. Selain nasi lemak, laksa ini menu wajib yang harus dicoba. Laksa di Malaysia sendiri memiliki beberapa perbedaan di setiap daerah. Entah ada berapa macam laksa, ada laksa murni Malaysia dan ada juga laksa peranakan. Semuanya menghadirkan citarasi gurih dan memiliki keunikan tersendiri.

Ketika berkunjung ke Genting High land bersama teman teman, kami makan bersama di Skyevenue Mall. Di bagian paling bawah mall, terdapat food court atau lebih dikenal dengan medan selera. Disini dijual berbagai makanan halal.

Laksa enak di Malysia


Menu di medan selera ni macam macam, ada msakaan khas Malaysia, India, china hingga western. Karena sudah dua hari berada di Malaysia dan saya belum cobain laksa, ketika berada di medan selera, saya memesan laksa. Oh ya, dua hari sebelumnya sebelumnya saya sudah coba Keria, asam pedas claypot, masakan India dan tentu saja nadi lemak. Sekarang waktunya memanjakan lidah dengan laksa.

Saya pesan laksa nyonya dan teman saya pesan laksa Penang. Saya suruh beda karena kami bisa saling incip. Hahaha. Mumpung di negeri orang, kenapa nggak mencicipi sesuatu yang berbeda.

Laksa enak di Malysia


Ketika semangkok laksa terhidang di lampan (baki) yang saya bawa. Saya langsung tertegun sambil mikir. Bagaimana menghabiskan laksa sebanyak ini. Porsi gede banget. Satu porsi bisa dihabiskan untuk 2 orang.

Ntah gimana habisin laksa ini yang penting makan dulu. Saya sruput kuah laksa, hmmm gurih dengan sedikit sentuhan rasa pedas. Kuahnya kental. Santannya terasa banget.  Bumbunya seperti bumbu lengkap kuning. Dalam kuahnya ada semburat rasa gurih udang. Lezat. Nggak salah jika Laksa Nyonya ini favourite wisatawan.

laksa penang


Mienya sendiri tebal dan sepertinya dibuat dengan tangan. Mantep waktu dikunyah. Selain mie didalam laksa nyonya terdapat irisan tahu, telur dan juga udang. Kasih udangnya juga nggak pelit, gede dan banyak. Puas lah pokoknya.

Saya kemudian mencicipi Laksa Penang teman saya. Laksa penang ini pun porsinya sama gedenya dengan laksa nyonya. Jika laksa nyonya yang saya makan dihidangkan dengan gorengan tahu diatasnya, dan serabut telur goreng, laksa penang diatasnya ditaburi kecambah segar. Maksudnya taugenya tidak dimasak.

Laksa enak di Malysia


laksa penang


Seperti biasa saya sruput dulu kuahnya. Terasa kental dan tebal. Demikian juga dengan rasa bumbunya, tebal banget rasanya. Segitu tebalnya kuahnya jadi seperti bubur. Kalau diumpamakan seperti masakan Indonesia, ini seperti bumbu langsung ditumis dengan santan kental. Sepertinya hanya santan bagian atas saja yang dipakai. Gurihnya kebangetan, rasa udangnya terasa banget. Ada rasa udang giling dalam bumbu laksa Penang ini. Enak banget sampai neg. Kalau kebanyakan memang terasa neg pada akhirnya. Untung saja, saya sudah siapkan es sprite untuk ngimbangi rasa.

Pada akhirnya saya dan teman saya tidak bisa menghabiskan laksa kami. Ampun ampun deh kami. Karena porsinya yang naudzubillah. Semoga Allah mengampuni kami ya karena tidak menghabiskan porsi yang terhidang.

laksa malaysia


Saranku kalau kamu ke SkyAvenue di genting Hihgland dan mencari makanan halal, langsung meluncur saja ke medan selera yang berada di lantai bawah. Dan satu porsinya jangan dimakan sendiri, sebaiknya makan berdua. Biar nggak mubazir. Dan maaf ya, aku lupa harganya. Tapi nggak mahal mahal amat kok. Karena sudah menjadi rahasia umum, wisatawan Indonesia kalau ke genting bawa bontotan karena di Genting semua serba mahal tapi menurutku makanan disini masih ramah kantong, apalagi dalam porsinya juga gede.

 Fyi, didepan medan selera juga terdapat musholla untuk menjalankan ibadah shalat.

SUGGESTED PARADISE
No data.
SUGGESTED CULINARY
No data.