175 views | 3 Likes

Jajan Hemat di Semarang? Cobain Mie Kopyok yuk!

4 star (from 5 people)
Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Category: halal

Posted on 21 November 2018, 14:59:49
gizeline
Tourist

Jalan-jalan ke Semarang memang belum lengkap kalo belum mencicipi kuliner khasnya. Sebelum mengunjungi Pantai Marina untuk menikmati sunset, aku pun...

Culinary Detail

Jalan-jalan ke Semarang memang belum lengkap kalo belum mencicipi kuliner khasnya. Sebelum mengunjungi Pantai Marina untuk menikmati sunset, aku pun memutuskan untuk mengisi perut terlebih dahulu. Setelah mengunjungi salah satu wisata sejarah di Semarang, yaitu Klenteng Sam Poo Kong, aku pun mencari kuliner khas Semarang yang katanya sih enak banget, yaitu Mie Kopyok. Dan ngga perlu cari terlalu jauh, ternyata tak jauh dari Klenteng Sam Poo Kong, tepatnya di parkiran depannya ada penjual Mie Kopyok yang bernama Mie Kopyok Mbak Tomi. Warungnya sih sederhana, hanya warung tenda gitu dengan gerobak dan beberapa meja kursi yang lumayan besar. 

Penjualnya ada dua orang wanita, yang satunya udah tua dan satunya setengah baya. Mungkin mereka adalah ibu dan anak, tapi aku lupa tanya Mbak Tomi itu yang mana. Hehehe.. Aku pun langsung memesan mie kopyok ini karena udah laper plus penasaran banget gimana sih rasanya mie kopyok ini dan mereka pun langsung membuatkan dua porsi mie kopyok buat aku dan temanku.

Ngga perlu nunggu waktu yang terlalu lama, mie kopyok pesenanku pun langsung tersaji didepan mata. Menurut aku, mie kopyok ini terlihat minimalis dan sederhana, sesederhana proses pembuatannya. Kuliner khas Semarang ini merupakan campuran mie basah yang direbus terlebih dahulu, potongan tahu goreng, irisan lontong dan tauge. Sebagai toppingnya, diberi taburan bawang goreng, irisan seledri dan remukan kerupuk gendar. Buat kalian yang belum tahu kerupuk gendar itu apa, gendar ini sejenis kerupuk yang terbuat dari adonan nasi yang diberi bumbu rempah dan penambah rasa.

Rasanya? Pertama kali aku cicipi kuahnya terlebih dahulu dimana rasa kuahnya lebih dominan gurih bawang putih. Pantes aja sih karena memang air bawang menjadi salah satu komposisi bumbu untuk mengolah mie kopyok ini. Buat kalian yang suka makanan dengan bumbu yang strong, mungkin kalian bakal kurang suka sama mie kopyok ini. Tapi, kalo kalian suka banget sama makanan yang bumbunya minimalis, mie kopyok ini akan menjadi salah satu makanan favorit kalian.

Kebetulan aku pribadi orangnya ngga terlalu suka sama makanan yang bumbunya strong, so mie kopyok ini masih oke lah untuk dicoba. Agar semakin sedap, aku kemaren juga menambahkan kecap dan perasan air jeruk nipis pada kuahnya dan ternyata memang bener rasanya semakin seger. Apalagi kalo dimakan pas siang-siang. Mienya lembut banget dan tahu gorengnya juga enak. Ditambah lagi dengan potongan lontongnya yang lembut, jadi bikin makin bersemangat makannya. Biar makin enak, aku kemarin juga nambahin mie kopyok ini dengan rempeyek kacang yang super tebel dan renyah.


Ohya, ada yang unik nih dari kuliner khas Semarang ini, yaitu proses pengolahannya yang bisa dibilang masih tradisional. Proses memasak Mie Kopyok ini, penjualnya menggunakan anglo atau tungku yang menggunakan bahan bakar arang. Pantes aja kalo aroma dari makanan ini lebih khas gitu. 

Well, untuk harga seporsi mie kopyok di Warung Mbak Tomi ini murah banget guys, yaitu Rp 10.000 aja. Kalo untuk satu buah rempeyeknya kalian bisa nambah Rp 2000 aja. Murah banget kan? Untuk porsi mie kopyok yang cukup lezat dan mengenyangkan ini.

So, buat kalian yang lagi traveling ke Semarang, jangan lupa buat cobain Mie Kopyok Mbak Tomi ini ya. Jadi sekalian jalan-jalan ke Klenteng Sam Poo Kong, cicipi juga kuliner lezatnya.




Opening Hours

pagi - sore

Gallery (8)

Comments (6)