Indahnya Pulau Samosir Pulau di Tengah Danau Toba


Reni  December 5, 2017  0 Comment

Pulau Samosir adalah sebuah pulau vulkanik yang berada di tengah-tengah Danau Toba, Sumatra Utara. Pulau yang satu ini memang menawarkan pemandangan yang sangat indah, itu sebabnya, ada banyak sekali objek wisata di tempat ini.

Danau unik

pulau samosir

Seperti diketahui bersama, Pulau Samosir ini berada di tengah-tengah Danau Toba, namun tahukah Anda bahwa ada 2 danau lain yang berada tepat di tengah Pulau Samosir tersebut. Nama danau tersebut adalah danau Sidihoni dan juga Danau Aek Natonang. Danau Aek Natonang berada di hutan wisata yang mempunyai luas sekitar 105 Ha, dan berlokasi di desa Tanjungan, Kecamatan Simanindo. Sedangkan danau Sidihoni sendiri berada di kecamatan Ronggurnihuta, danau ini terletak tepat di tengah-tengah Pulau Samosir, dan mendapat  julukan, « danau di atas danau ».

Kampung Siallagan

Kampung Siallagan

Adalah kampung Siallagan, yang terletak di desa Ambarita, Pulau Samosir. Perkampungan yang satu ini berada dekat dengan Danau Toba, dan bentuk perkampungan ini mirip seperti sebuah benteng. Ketika mengunjungi kampung ini, Anda akan melihat batu-batu berukuran besar yang disusun secara rapi mengelilingi kampung. Dahulu batu-batu tersebut adalah tembok yang sengaja ditumpuk dan dilengkapi dengan bambu. Fungsinya untuk menjaga kampung dari gangguan binatang buas dan serangan dari suku lainnya.

Pada awalnya kampung ini dibuat oleh seorang raja yang bernama Raja Siallagan, yang kemudian diwariskan turun-temurun hingga sekarang. Ada yang unik dari kampung yang satu ini, yaitu adanya Batu Parsidangan. Seperti namanya, batu tersebut berfungsi untuk mengadili para penjahat atau yang melanggar hukum adat. Praktek adat ini mirip seperti praktek kanibalisme, namun sejak kedatangan seorang pendeta asal Jerman yang bernama Dr. Inger Ludwig Nommensen, di pertengahan abad ke-19. Maka praktek ini perlahan menghilang,  bahkan raja Siallagan pun kemudian memeluk agama Kristen.

Baca juga :  10 Tempat Wisata Horor di Sleman Banyak Mantra Juga Kutukan

Desa Suhi Hui

Desa Suhi Hui

Kampung berikutnya yang dapat Anda kunjungi ketika berkunjung ke Pulau Samosir adalah desa Suhi Hui, yang letaknya tidak jauh dari pelabuhan Tomok dan juga Kabupaten kota Samosir. Desa yang satu ini dapat diakses sekitar 20 menit jika melalui jalan darat dari arah panguran, sedangkan dari desa Tomok, membutuhkan waktu sekitar 40 menit. Yang akan Anda temukan di desa ini, selain dapat melihat rumah adat Batak adalah, adanya para pengerajin ulos tradisional. Pengerajin ulos tradisional ini kini kian langka, namun di desa Suhi Hui  ini, sebagian besar wanitanya masih mengerjakan kain tradisional tersebut.

Karena proses pengerjaannya yang tergolong rumit dan membutuhkan waktu, maka harga kain ulos yang di tempat ini dibandrol dengan harga mulai dari Rp 250.000 hingga 5 juga rupiah.

Bukit Tarabunga, Balige

Bukit Tarabunga

Apabila Anda ingin menikmati keindahan Pulau Samosir secara utuh, Anda dapat mengunjungi Bukit Tarabunga, di Balige. Disini Anda dapat melihat pemandangan, berupa barisan bukit yang berada di pinggir danau. Pemandangan yang paling menarik adalah ketika matahari terbit dan matahari terbenam. Anda akan melihat gradasi warna jingga yang berada di garis horizontal, nan indah. Ditambah efek danau yang membiru, tentunya membuat pemandangan di tempat ini sangat memukau mata.

Aek Sipitu Dai, Samosir

Aek Sipitu Dai

Tempat wisata yang berlokasi di kecamatan Sianjur Mula-Mula ini, adalah sebuah tempat wisata sumber air. Maksudnya di tempat ini, Anda akan melihat sebuah sumber air, yang keluar dari 7 saluran yang berbeda, dan masing-masing memiliki rasa yang berbeda-beda. Air yang keluar dari mata air ini, diyakini oleh masyarakat Batak, dapat mengatasi berbagai macam penyakit.

Air Terjun Batu Sawan

Air Terjun Batu Sawan

Mendengar kata air terjun, tentu Anda berpikir bahwa air terjun yang ada di tempat ini jatuh dari ketinggian, namun tidak dengan air terjun Batu Sawan. Air terjun yang tercipta di tempat ini memang tidak terlalu tinggi, namun ada beberapa hal unik yang akan Anda peroleh dari air terjun yang satu ini. Air terjun yang berada di desa Sarihamit, memperoleh nama berdasarkan air terjun tersebut bermuara di sebuah batu besar, yang bentuknya seperti cawan. Lokasi yang satu ini, dianggap keramat oleh masyarakat sekitar, karena tempat ini dipercaya sebagai tempat mandi raja Namartua Pusuk Buhit atau raja Uti, dan hingga kini ada banyak aktifitas ritual yang masih diselanggarakan di tempat ini. Hal unik lainnya dari air terjun ini, adalah rasanya yang cukup unik, campuran dari rasa asam dan segarnya mata air murni.

Baca juga :  7 Tempat Wisata di Mandailing Natal, Sumatera Utara

Tuk Tuk Siadong

Tuk Tuk Siadong

Lokasi Berikutnya yang dapat Anda kunjungi ketika berada di Pulau Samosir adalah Tuk Tuk Siadong. Ini adalah lokasi wisata atau tepatnya sebuah desa yang berada di tepi Danau Toba, yang letaknya dekat dengan pintu gerbang Pulau Samosir. Desa yang satu ini menyuguhkan pemandangan alam yang indah. Untuk masalah fasilitas, Anda tidak perlu khawatir, di tempat ini ada berbagai macam villa, hotel, restoran, dan aneka fasilitas lainnya.

Panatapan Sibodiala, balige

Panatapan Sibodiala

Lokasi wisata lainnya yang dapat Anda kunjungi di Pulau Samosir adalah Panatapan Sibodiala, Soposurung, Balige, Toba Samosir. Ada berbagai hal unik yang akan Anda peroleh, jika mengunjungi kawasan yang satu ini, baik di siang maupun malam hari. Disini Anda akan melihat kota Balige dan Danau Toba di atas dataran tinggi. Disini, Anda juga dapat melihat hamparan pasir putih yang ada di pesisir danau. Sedangkan ketika malam hari, Anda akan melihat langit yang bertabur bintang. Kerlap kerlip bintang yang ada di langit dipadukan dengan kemilau sinar lampu dan air danau menjadi pemandangan yang sangat memukau.
Ada catatan penting yang perlu Anda perhatikan, ketika mengunjungi kawasan ini di malam hari, yaitu kawasan ini belum ada lampu penerangan, dan jalan yang harus dilalui menuju lokasi ini cukup sempit.

Open Stage Samosir

Open Stage Samosir

Lokasi wisata yang satu ini berada di kecamatan Pangururan, dimana open stage Samosir ini adalah sebuah bangunan panggung terbuka, yang ada di tengah-tengah kota Pangururan. Tempat yang satu ini menjadi salah satu tempat untuk mementaskan berbagai kesenian dan budaya masyarakat lokal, untuk para turis, baik mancanegara maupun turis lokal.

Pantai Pasir Putih Parbaba, samosir

Pantai Pasir Putih Parbaba

Siapa bilang Pulau Samosir tidak memiliki pantai. Lokasinya berada di tengah-tengah Danau Toba, membuat pulau yang satu ini memiliki beberapa jenis pantai, salah satunya adalah Pantai Pasir Putih Parbaba, Samosir. Pasir pantai yang ada di tempat ini memang berwarna putih, dan pas jika Anda gunakan untuk lokasi bersantai bersama keluarga, atau bahkan melakukan beberapa kegiatan olahraga, seperti bermain bola volly pantai, dll. Untuk masalah fasilitas, tidak perlu khawatir, lokasi ini sudah memiliki fasilitas yang terbilang lengkap, seperti adanya beberapa rumah makan, toilet, dan beberapa fasilitas lainnya.

Baca juga :  13 Tempat Wisata Dieng Paling Indah dan Eksotis Tenangkan Hati

Dengan adanya ulasan ini, Anda tidak perlu khawatir atau bingung ketika hendak mengunjungi Pulau Samosir yang berada di tengah Danau Toba.



Leave a Reply